Peribahasa: ada

Peribahasa menggunakan kata ada

  • Ada air ada ikan.
    =Dimana kita tinggal di situlah kita mendapatkan rezeki.
  • ada angin ada pohonnya (hujan berpohon, panas berasal)
    =segala hal ada asal mulanya (sebab-sebabnya)
  • ada bangkai ada hering
    =jika ada perempuan lacur, banyak laki-laki yang datang
  • ada beras, taruh dalam padi
    =rahasia hendaklah disimpan baik-baik
  • ada biduk serempu pula
    =tidak pernah merasa puas, selalu menginginkan yang lain
  • ada gula ada semut
    =di mana banyak kesenangan di situlah banyak orang datang
  • ada hujan ada panas, ada hari boleh balas
    =selalu ada kesempatan untuk membalas dendam
  • ada nyawa (umur) ada rezeki
    =selama masih hidup kita tentu masih sanggup berusaha
  • ada nyawa, ada rezeki
    =selama masih hidup selama itu pula selalu mendapat penghidupan
  • ada nyawa, nyawa ikan
    =masih hidup, tetapi sudah hampir mati (dalam keadaan hampir mati)
  • ada nyawa, ada ikan
    =masih hidup, tetapi sudah hampir mati (dalam keadaan hampir mati)
  • ada padi segala menjadi
    =orang kaya dapat mencapai apa yang diinginkannya
  • ada rotan ada duri
    =dalam kesenangan tentu ada kesusahannya
  • ada rupa ada harga
    =harga barang ditentukan oleh keadaan barang
  • ada sampan hendak berenang
    =sengaja berpayah-payah padahal sebenarnya tidak perlu berbuat begitu
  • ada uang ada barang
    =jika sanggup membayar banyak akan mendapat barang yang lebih baik
  • ada ubi ada talas, ada budi ada balas
    =kejahatan dibalas dengan kejahatan, kebaikan dibalas dengan kebaikan
  • ada udang (berudang) di balik batu
    =ada suatu maksud yang tersembunyi
  • Air pun ada pasang surutnya
    =Senang dan susah selalu silih berganti.
  • apa yang kurang pada belida, sisik ada tulang pun ada
    =orang yang berkecukupan, tidak ada yang kurang padanya
  • asal ada kecil pun pada
    =kalau tidak mendapat banyak, sedikit pun cukup
  • Asal ada kecilpun pada.
    =Kalaupun tak mendapat rezeki yang besar, yang kecilpun mencukupi pula.
  • asal ada sama di hati, gajah terantai boleh dilepaskan
    =kalau sudah ada persetujuan, apa pun halangannya dapat diatasi
  • bagai si bisu berasian (bermimpi ), terasa ada terkatakan tidak
    =tidak dapat mengatakan meskipun tahu (mengerti)
  • cekur jerangau, ada lagi di ubun-ubun
    =masih sangat muda (belum berpengalaman)
  • daripada cempedak lebih baik nangka, daripada tidak, lebih baik ada
    =benda yang sedikit (kurang baik) pun jadilah daripada tidak sama sekali
  • jika belalang ada seekor, jika emas ada miang
    =segalanya ada aturannya sendiri
  • jikalau tidak berada-ada (ada berada, ada mengada ), masakan tempua bersarang rendah
    =jika tidak ada sebab-sebabnya (sesuatu yang tersembunyi ), tentu tidak akan terjadi yang luar biasa'
  • kalau tak ada angin, takkan pokok bergoyang
    =jika tak ada sebab, tidak akan sesuatu terjadi
  • mudah juga pada yang ada, sukar jua pada yang tidak
    =pada orang kaya adat apa pun juga mudah diisinya sedangkan pada yang miskin segalanya susah
  • pecah anak buyung, tempayan ada
    =tidak akan kekurangan perempuan untuk dijadikan istri
  • pecah buyung tempayan ada
    =tidak akan kekurangan perempuan (yang akan diambil untuk istri)
  • sampan ada pengayuh tidak
    =hendak melakukan sesuatu, tetapi tidak lengkap syarat-syaratnya
  • sebuah lesung ada seekor ayam jantannya (atau pemimpinnya)
    =tiap-tiap kaum ada seorang penghulunya atau seorang cerdik pandainya yang akan melindungi kaum itu dari kejahatan orang lain
  • semanis manis gula ada pasir di dalamnya (manis-manis gula berpasir jua, sepahit-pahit jadam menjadi obat)
    =bujuk rayu yang lemah-lembut adalah berisi tipu dan perkataan yang keras itu kadang-kadang menjadi kebajikan diri
  • sia-sia menjaring angin, terasa ada tertangkap tidak
    =jangan mengharapkan yang bukan-bukan karena akan mengecewakan saja
  • sia-sia menjaring angin, terasa ada tertangkap tidak
    =jangan mengharapkan sesuatu yang bukan-bukan supaya tidak kecewa
  • tak ada beras yang akan ditanak
    =tidak ada kelebihan yang pantas dikemukakan
  • tak ada gading yang tak retak
    =tidak ada sesuatu yang tidak ada cacatnya
  • tak ada guruh bagi orang pekak, tak ada kilat bagi orang buta
    =bagi orang yang sangat bodoh pidato yang bagus dan dalam isinya tidak ada faedahnya
  • tak ada kusut yang tak selesai
    =tidak ada perselisihan yang tidak dapat didamaikan
  • tak ada laut yang tak berombak
    =setiap pekerjaan (usaha) selalu ada risiko dan kesukarannya
  • tak ada padi yang bernas setangkai
    =tidak ada satu pun yang sempurna
  • tak ada pendekar yang tak bulus
    =tidak ada orang yang tidak pernah membuat kesalahan
  • tidak ada orang menggaruk ke luar badan
    =biasanya orang berpihak kepada kaum keluarganya (golongannya) apabila ada perselisihan
  • untung ada tuah tiada
    =ada kekayaan, tetapi tidak bahagia hidupnya
  • Waktu ada jangan dimakan, bila tiada boleh dimakan.
    =Berhemat-hematlah.

Penjelasan menggunakan kata ada

  • ada angin ada pohonnya (hujan berpohon, panas berasal)
    =segala hal ada asal mulanya (sebab-sebabnya)
  • ada bangkai ada hering
    =jika ada perempuan lacur, banyak laki-laki yang datang
  • ada hujan ada panas, ada hari boleh balas
    =selalu ada kesempatan untuk membalas dendam
  • ada rotan ada duri
    =dalam kesenangan tentu ada kesusahannya
  • ada udang (berudang) di balik batu
    =ada suatu maksud yang tersembunyi
  • adakah buaya menolak bangkai
    =orang jahat akan berbuat jahat kalau ada kesempatan
  • Adat pasang turun naik
    =Kehidupan di dunia ini tak ada yang abadi, semua senantiasa silih berganti.
  • adat sepanjang jalan, cupak sepanjang betung
    =segala sesuatu ada tata caranya
  • Aji godhong garing (aking)
    =Sudah tidak ada harganya (hina ).
  • akal tak sekali tiba
    =tidak ada suatu usaha yang sekali terus jadi dan sempurna
  • apa gunanya kemenyan sebesar tungku kalau tidak dibakar
    =tidak ada gunanya ilmu pengetahuan yang disimpan saja kalau tidak diajarkan kepada orang lain atau tidak dipraktikkan (tidak dimanfaatkan)
  • apa yang kurang pada belida, sisik ada tulang pun ada
    =orang yang berkecukupan, tidak ada yang kurang padanya
  • asal ada sama di hati, gajah terantai boleh dilepaskan
    =kalau sudah ada persetujuan, apa pun halangannya dapat diatasi
  • asal menugal adalah benih
    =setiap perbuatan tentu akan ada hasilnya (ada yang memperhatikan)
  • baik berjagung-jagung sementara padi belum masak
    =lebih baik dipakai dulu yang ada sementara yang baru belum didapatkan
  • belum bergigi hendak mengunyah (menggigit)
    =hendak melakukan sesuatu, tetapi belum ada sarananya
  • bercekak henti, silat terkenang
    =buah pikiran yang sudah terlambat tidak ada gunanya
  • berebut buluh hanyut, tangan luka buluh tak dapat
    =dua orang yang memperebutkan sesuatu sampai luka-luka, tetapi tidak ada hasilnya'
  • berebut temiang hanyut, tangan luka temiang tak dapat
    =dua orang yang memperebutkan sesuatu sampai luka-luka, tetapi tidak ada hasilnya'
  • berlayar menentang (mengadang, menuju) pulau
    =setiap usaha harus ada tujuannya: berlayar sampai ke ~, berjalan sampai ke batas, segala usaha hendaklah diselesaikan sampai tercapai maksudnya
  • bermain air basah, bermain api lecur
    =tiap pekerjaan atau usaha ada susahnya
  • bermain air basah, bermain api letup, bermain pisau luka
    =tiap perbuatan atau pekerjaan ada akibatnya (risikonya)
  • bersambung tangan
    =ada yang menolong (membantu)
  • bersurih bak sepasin, berjejak bak berkik, berbau bak embacang
    =ada tanda-tanda (bukti) yang nyata dan sah dalam suatu kejahatan'
  • bersurih bak sepasin, berjejak bak berkik, berbau bak embacang
    =kejahatan yang telah ada buktinya yang sah
  • bertali boleh dieret, bertampuk boleh dijinjing
    =ada tanda (bukti) yang jelas atau yang boleh dipegang teguh
  • calak ganti asah (menanti tukang belum datang)
    =sesuatu yang dipakai untuk sementara waktu saja sebelum ada yang lebih baik (jadi hanya sekadar mencukupi kebutuhan)
  • coba-coba menanam mumbang, kalau tumbuh sunting, (= suri, turus) negeri
    =kerjakan terus, barangkali ada hasilnya kelak
  • dikatakan berhuma lebar, sesapan di halaman
    =memegahkan kekayaan (keberanian dan sebagainya ), tetapi tidak ada tanda-tanda kekayaan (keberaniannya)
  • dilengah (dimabuk) beruk berayun
    =merasa senang (asyik) akan sesuatu yang tidak ada gunanya
  • esa hilang dua terbilang
    =mati atau hidup dengan kemuliaan, tidak ada pilihan lain
  • gigi tanggal rawan murah
    =keinginan timbul setelah tidak ada kesempatan lagi
  • habis perkara, nasi sudah menjadi bubur
    =tidak ada gunanya dibicarakan lagi
  • harapkan guruh (guntur) di langit, air di tempayan ditumpahkan
    =mengharapkan sesuatu yang belum tentu, barang yang telah ada dilepaskan
  • hendak terbang tiada bersayap
    =hendak berbuat sesuatu, tetapi tidak ada sarana'
  • hujan berpohon, panas berasal
    =segala hal tentu ada sebabnya
  • hujan panas permainan hari, senang susah permainan hidup
    =telah biasa bahwa kehidupan manusia ada kalanya susah, ada kalanya senang
  • ijuk tak bersagar lunak tak berbatu
    =seseorang yang tidak ada sanak saudaranya yang dimalui (ditakuti) orang
  • ikan biar dapat, serampang jangan pukah
    =biar tercapai maksudnya, tetapi jangan ada sesuatu yang merugikan
  • inai tertepung kuku tanggal
    =sesuatu yang sudah selesai dikerjakan, tetapi akhirnya ada kesukaran (kesusahan dan sebagainya)
  • jangan dilepaskan tangan kanan, sebelum tangan kiri berpegang
    =jangan melepaskan pekerjaan yang ada sebelum mendapat pekerjaan (pencaharian) yang baru
  • jaras dikatakan raga jarang
    =mencela orang lain, padahal diri sendiri ada celanya juga'
  • jika belalang ada seekor, jika emas ada miang
    =segalanya ada aturannya sendiri
  • jikalau tidak berada-ada (ada berada, ada mengada ), masakan tempua bersarang rendah
    =jika tidak ada sebab-sebabnya (sesuatu yang tersembunyi ), tentu tidak akan terjadi yang luar biasa'
  • kalau tak ada angin, takkan pokok bergoyang
    =jika tak ada sebab, tidak akan sesuatu terjadi
  • ke sawah berlumpur ke ladang berarang
    =tiap pekerjaan ada kesukarannya
  • kelam bagai malam dua puluh tujuh
    =suatu hal atau perkara yang sangat gelap, tidak ada bayangan sedikit pun bagaimana akan memeriksa dan menyelidikinya
  • kicang-kecoh ciak
    =perkara yang akan diperiksa hendaklah ada buktinya'
  • kilat di dalam kilau
    =ada maksud tertentu yang terselubung dalam perkataan (gerak-gerik dan sebagainya)
  • kuat ikan karena radai (kuat burung karena sayap, kuat ketam karena sepit)
    =tiap-tiap orang ada kekuatannya (kelebihannya) sendiri
  • kuat ketam karena sepit, kuat burung karena sayap, kuat ikan karena radai
    =1 merasa kuat (berkuasa) karena ada keunggulan atau kelebihan
  • kuat sepit karena kempa
    =orang kuat dalam suatu perkara karena ada yang menolong di belakangnya
  • lulus tidak berselam, hilang tidak bercari
    =orang yang menderita sengsara, tetapi tidak ada yang mau menolong
  • makan sudah terhidang, jamu belum jua datang
    =gadis yang telah besar, sudah patut bersuami, tetapi orang belum ada yang datang meminangnya
  • manusia mengikhtiarkan, Allah menakdirkan
    =ikhtiar atau akal budi ada di tangan manusia, jadi orang harus bekerja sekeras-kerasnya untuk mencapai tujuannya, tetapi berhasil tidaknya usaha itu bergantung pada takdir Tuhan
  • melanting menuju tampuk
    =setiap usaha ada maksudnya
  • membuang garam ke laut
    =melakukan suatu pekerjaan yang tidak ada gunanya (seperti memberi sesuatu kepada orang kaya)
  • menahan lukah di penggentingan
    =mencari untung pada waktu ada kerusuhan dan sebagainya
  • menangguk di air keruh
    =mencari keuntungan dan sebagainya ketika ada kekacauan (perselisihan dan sebagainya)
  • mencencangkan lading patah
    =membanggakan sesuatu yang tidak ada harganya sama sekali'
  • menebang menuju pangkal, melanting menuju tampuk
    =setiap tindakan yang dilakukan harus ada maksud dan tujuannya
  • menembak beralamat, berkata bertujuan
    =suatu perbuatan (pekerjaan) harus ada maksudnya
  • menengadah ke langit hijau
    =tidak ada harapan akan mendapat pertolongan
  • ombaknya kedengaran, pasirnya tidak kelihatan
    =telah kedengaran beritanya, tetapi belum ada buktinya
  • patah kemudi dengan ebamnya
    =sudah tidak ada harapan lagi
  • patah tumbuh hilang berganti
    =yang hilang (mati) selalu ada penggantinya
  • pekak pembakar meriam
    =tiap-tiap orang ada gunanya
  • pulau sudah lenyap, daratan sudah tenggelam
    =sudah tidak ada harapan lagi (gagal sama sekali)
  • rezeki elang tak akan dapat (dimakan) oleh musang (burung pipit)
    =setiap orang ada keuntungannya masing- masing
  • sakit menimpa, sesal terlambat
    =sesudah terlanjur (terjadi ), menyesal tidak ada gunanya
  • sawah berpematang (berpiring) ladang berbintalak
    =segala sesuatu ada batasnya
  • sebuah lesung ada seekor ayam jantannya (atau pemimpinnya)
    =tiap-tiap kaum ada seorang penghulunya atau seorang cerdik pandainya yang akan melindungi kaum itu dari kejahatan orang lain
  • sembunyi tuma (kepala tersuruk) ekor kelihatan
    =merasa tidak ada yang mengetahui, tetapi sebenarnya sudah diketahui orang banyak
  • sendok besar tak mengenyang
    =tidak ada buktinya
  • seorang ke hilir seorang ke mudik
    =tidak ada persesuaian perasaan dan pikiran antara laki bini, sahabat, dan sebagainya
  • sepandai-pandai tupai melompat, sekali gawal juga
    =sepandai-pandai orang, ada kalanya ia salah (keliru) juga'
  • sepandai-pandai tupai meloncat, sekali gawal (terjatuh) juga
    =sepandai-pandai seseorang, ada kalanya berbuat salah (keliru) juga
  • siapa sakit, siapa menyiuk
    =yang berbuat salah akan merasa jika ada yang menyindir dsb'
  • seperti buah kedempung, di luar berisi di dalam kosong
    =orang yang sombong (banyak cakap ), padahal tidak ada kelebihannya'
  • seperti gerundang yang kekeringan
    =orang yang mendapat kesukaran dan tidak ada yang menolongnya
  • seperti ikan baung dekat pemandian
    =amat rakus (segala sesuatu yang ada dimakan)
  • sudah se asam segaramnya
    =sudah tidak ada celanya (tentang pekerjaan, perbuatan)
  • sudah seasam se garamnya
    =sudah baik benar (tidak ada celanya)
  • sungguhpun kawat yang dibentuk, ikan di laut yang diadang
    =sungguhpun tampaknya tidak ada suatu maksud, tetapi ada juga yang dituju
  • tak ada beras yang akan ditanak
    =tidak ada kelebihan yang pantas dikemukakan
  • tak ada gading yang tak retak
    =tidak ada sesuatu yang tidak ada cacatnya
  • tak ada guruh bagi orang pekak, tak ada kilat bagi orang buta
    =bagi orang yang sangat bodoh pidato yang bagus dan dalam isinya tidak ada faedahnya
  • tak ada kusut yang tak selesai
    =tidak ada perselisihan yang tidak dapat didamaikan
  • tak ada laut yang tak berombak
    =setiap pekerjaan (usaha) selalu ada risiko dan kesukarannya
  • tak ada padi yang bernas setangkai
    =tidak ada satu pun yang sempurna
  • tak ada pendekar yang tak bulus
    =tidak ada orang yang tidak pernah membuat kesalahan
  • tali busur tidak selamanya dapat diregang
    =orang tidak selamanya bekerja terus-menerus, tetapi mesti ada istirahatnya
  • tampuk bertangkai
    =ada bukti (keterangan, alasan, jaminan) yang kuat
  • tebu setuntung masuk geraham gajah
    =pemberian sedikit kepada orang kaya tidak ada harganya
  • telah habis maka dimakan
    =atau lagi ada jangan ~, sudah habis baru ~, sewaktu ada pencaharian, jangan diganggu harta simpanannya, tetapi apabila tiada pencaharian lagi, barulah dipergunakan harta simpanan itu
  • terajar pada banting pincang
    =tidak ada gunanya mengajar orang yang keras kepala
  • terapung tak hanyut, terendam tak basah
    =belum ada keputusan atau ketentuan
  • terkalang di mata, terasa di hati
    =ada sesuatu yang akan dikemukakan, tetapi belum tersampaikan (terkatakan)
  • tiada kubang yang tiada berkodok
    =tidak ada negeri yang tidak ada keburukannya
  • tiada raja menolak sembah
    =tidak ada orang yang tidak suka dihormati
  • tiada rotan akar pun berguna (jadi)
    =kalau tidak ada yang baik, yang kurang baik pun boleh juga (meskipun kurang baik dapat dipakai juga)
  • tidak ada orang menggaruk ke luar badan
    =biasanya orang berpihak kepada kaum keluarganya (golongannya) apabila ada perselisihan
  • tinggi banir tempat berlindung
    =setiap hal yang istimewa ada faedahnya asal tahu menggunakannya
  • tinggi gelepur rendah laga
    =banyak cakapnya, tetapi tidak ada isinya (hasilnya, pekerjaannya)
  • tuah anjing, celaka kuda
    =nasib manusia tidak sama, ada yang beruntung dan ada pula yang celaka (tidak beruntung)
  • tuah ayam boleh dilihat, tuah manusia siapa tahu
    =tidak ada orang yang dapat menentukan nasib seseorang
  • untung ada tuah tiada
    =ada kekayaan, tetapi tidak bahagia hidupnya
  • yang dikejar tiada dapat, yang dikandung berceceran
    =yang sudah ada binasa dan habis, yang dicari tiada dapat
  • yang dikejar tidak dapat, yang dikandung berceceran
    =yang diharapkan tidak diperoleh, bahkan yang telah ada menjadi hilang
Semua Peribahasa dengan kata ada, selalu ada di situs JagoKata. Kami beri peribahasa dan penjelasan untuk seribuan peribahasa.. Lihat arti dan definisi di jagokata.
Tip: doubleclick kata di atas untuk mencari cepat