Arti kata minyak menurut KBBI

minyak [mi·nyak]

Kata Nomina (kata benda)

Arti: zat cair berlemak, biasanya kental, tidak larut dalam air, larut dalam eter dan alkohol, mudah terbakar, bergantung pada asalnya, dikelompokkan sebagai minyak nabati, hewani, atau mineral dan bergantung pada sifatn

Kata-kata dari kata dasar minyak

  • apitan minyak:

    kempa minyak;

  • cat minyak:

    cat untuk melukis yang diencerkan dengan minyak; zat perekat yang sangat kuat, diencerkan dengan terpentin;

  • geologi minyak:

    cabang geologi ekonomi yang berhubungan dengan asal, kejadian, perpindahan, pengumpulan, dan tempat terdapat pencarian minyak dan gas bumi

  • juru minyak:

    awak kapal yang bertugas melumasi bantalan dan bagian yang bergerak dari mesin induk dan mesin bantu di dalam kamar mesin kapal;

  • kantong minyak:

    tempat tertimbunnya minyak dan gas di dalam pori-pori batuan sedimen yang dapat diproduksi;

  • kasai minyak:

    Thrissoeles mystax

  • kelenjar minyak: (Biologis)

    kelenjar yang terletak di bagian dorsal ekor unggas yang menghasilkan minyak untuk meminyaki bulu sehingga tahan air;

  • kertas minyak:

    kertas yang dapat menahan minyak atau air (biasanya untuk membungkus kue);

  • ladang minyak:

    kawasan yang menjadi sumber pengusahaan minyak;

  • menanak minyak:

    memasak minyak (membuat minyak dari santan kepala);

  • mengapit minyak:

    membuat minyak dengan mengempa bahan pembuat minyak;

  • mercu minyak:

    menara untuk pengeboran minyak bumi;

  • adas manis:

    minyak yang diperoleh pada penyulingan uap dari buah anis, digunakan dalam obat batuk, juga sebagai bahan pemberi rasa;

  • minyak angin:

    obat untuk menyembuhkan kepala pusing (sakit perut dan sebagainya) yang dibuat dari campuran beberapa bahan;

  • minyak anis:

    minyak manis;

  • minyak arak:

    minyak tanpa warna yang bau dan rasanya tidak enak, terdiri atas campuran alkohol yang tinggi, etanol, dan asam lemak, merupakan hasil sampingan pada pembuatan etanol secara peragian;

  • minyak asiri:

    minyak yang terdapat pada tumbuhan aromatik, mudah menguap, digunakan dalam minyak wangi, bumbu, dan obat-obatan;

  • minyak avokad:

    minyak dari daging buah avokad yang mengandung vitamin A, D, dan E dan fitosterol serta lesitin, digunakan dalam ramuan obat untuk melembutkan kulit;

  • minyak babi:

    minyak yang terbuat dari lemak babi yang diencerkan;

  • minyak badam:

    minyak yang dibuat dari buah badam;

  • minyak bakar:

    sulingan berat, residu, atau campuran keduanya sebagai bahan bakar untuk menghasilkan panas atau tenaga;

  • minyak basah:

    minyak yang mengandung air;

  • minyak batu bara:

    minyak hasil penyulingan destruktif batu bara;

  • minyak bauan:

    minyak untuk membuat bau harum;

  • minyak bayi:

    minyak untuk membersihkan kulit bayi;

  • minyak bekas:

    minyak lumas yang sudah digunakan melumasi mesin atau peralatan mesin;

  • minyak berat:

    produksi hasil penyulingan minyak bumi mulai dari fraksi pelumas yang paling ringan sampai yang paling berat (proses);

  • minyak biawak:

    minyak yang terbuat dari lemak biawak;

  • minyak bijan:

    minyak yang dibuat dari buah bijan;

  • minyak bilas:

    minyak untuk membersihkan saluran pelumasan dan bagian yang bergerak dalam motor yang dilalui sistem jaringan pelumasan;

  • minyak bubut:

    jenis hasil pengilangan minyak bumi atau minyak hewani yang digunakan dalam proses pembubutan logam;

  • minyak bumi:
    1. 1) minyak yang ditambang dari bumi (seperti minyak tanah, bensin, kerosin);
    2. 2) campuran berbagai hidrokarbon yang terdapat dalam fase cair dalam reservoar di bawah tanah dan yang tetap cair pada tekanan atmosfer setelah melalui fasilitas pemisah di atas permukaan;
  • minyak bunga cengkih:

    minyak yang diekstraksi dengan bunga kering beraroma dari pohon cengkih, digunakan dalam pengobatan;

  • minyak bungker:

    minyak bakar atau minyak diesel yang diisikan ke dalam palka bahan bakar kapal;

  • minyak cat:

    minyak untuk mencairkan cat;

  • minyak cenduai:

    minyak wangi guna-guna (untuk menarik hati perempuan);

  • minyak cor:

    minyak yang mempunyai sifat khusus yang cocok untuk digunakan sebagai perekat pasir dalam pembuatan inti cetakan cor;

  • minyak cuci:

    sulingan minyak bumi yang daya penguapan, titik nyala, dan sifat lainnya cocok sebagai pengencer dan pelarut cat, rengas, dan produk yang sejenis;

  • minyak dan gas bumi:

    minyak yang secara alami terdapat dalam batuan petroleum;

  • minyak diesel:

    minyak bakar berat yang pembakarannya dimulai dengan nyala spontan karena tekanan, digunakan sebagai bahan bakar mesin diesel dan jenis mesin industri yang mempunyai kecepatan putar rendah atau sedang, yang tidak mem

  • minyak di tempat:

    jumlah minyak bumi yang diperkirakan ada di dalam reservoar dan belum pernah diproduk-si;

  • minyak duyung:

    minyak yang terbuat dari lemak duyung;

  • minyak ekuitas:

    bagian produksi minyak bumi yang menjadi hak perusahaan minyak dalam hal konsesi yang dimiliki bersama oleh pemerintah dan perusahaan minyak;

  • minyak eukaliptus:

    minyak yang disuling dari daun Eucalyptus;

  • minyak goreng:

    minyak yang dipakai untuk menggoreng, seperti minyak kelapa, minyak jagung, minyak kacang;

  • minyak hidup:

    minyak bumi yang mengandung gas;

  • minyak hitam:

    cairan minyak bumi yang berwarna tua, seperti minyak diesel, minyak bakar, atau beberapa jenis minyak lumas berat;

  • minyak ikan:

    minyak yang mula-mula diambil dari lemak ikan paus, tetapi kemudian juga dari ikan dan binatang laut lainnya, digunakan dalam pengobatan karena mengandung vitamin A dan D berkadar tinggi;

  • minyak isolasi:

    minyak yang digunakan dalam alat pemutus listrik, tombol listrik, transformator, dan alat listrik lainnya untuk isolasi, pendinginan, atau untuk kedua-duanya;

  • minyak jarak:

    minyak nabati yang diekstraksi dari biji tumbuhan Ricinus communis;

  • minyak jernih:

    produk minyak yang lebih mudah menguap, seperti bensin, minyak cuci, dan minyak tanah (kerosin);

  • minyak kakao: (Kimia)

    lemak cokelat yang diperoleh dari biji kakao yang diperas antara lempeng panas dan dingin, mempunyai titik lebur rendah;

  • minyak kapur barus: (Kimia)

    minyak yang diperoleh dengan menyuling kukus daun salam kapur barus Cinnamomun camphora, berupa cairan tanpa warna, berbau kuat, bersifat antiseptik;

  • minyak kasren:

    minyak bumi yang kadar belerangnya rendah;

  • minyak kasti:

    minyak bumi yang mempunyai kadar belerang tinggi;

  • minyak kastor:

    minyak jarak; kastroli;

  • minyak kayu putih:

    minyak asiri yang dibuat dari daun pohon kayu putih, digunakan sebagai obat;

  • minyak kelapa:

    minyak takasiri yang diperas dari buah kelapa, digunakan sebagai minyak makan, dalam pembuatan margarin dan sabun;

  • minyak keruh:

    minyak lumas yang diolah dari minyak bumi yang dimurnikan sampai berwarna kuning pucat jika terkena sinar, dapat berupa minyak jadi atau minyak setengah jadi;

  • minyak ketumbar:

    minyak asiri yang disuling dari buah ketumbar;

  • minyak kelenteng:

    minyak yang dibuat dari biji buah kapuk randu;

  • minyak kuku:

    minyak yang diperoleh dari kuku sapi atau biri-biri yang dicampur dengan produk minyak bumi yang sangat murni, digunakan sebagai pelumas arloji dan instrumen;

  • minyak ladan:

    minyak (perekat) yang dibuat dari damar;

  • minyak latung:

    minyak tanah;

  • minyak lavender: (Kimia)

    minyak bauan yang diperoleh dari pucuk bunga jenis Lavendula latifolia, digunakan dalam wangi-wangian;

  • minyak lemak:

    minyak yang diperoleh dari hewan dan tumbuhan, merupakan senyawa karbon, hidrogen, dan oksigen, tetapi bukan suatu karbohidrat;

  • minyak liar:

    minyak bumi yang pada tekanan rendah atau tekanan atmosfer mengeluarkan banyak gas;

  • minyak limau:

    minyak bauan yang diperoleh dari kulit limau, digunakan sebagai bahan pembau;

  • minyak lincir:

    minyak untuk melicinkan mesin dan sebagainya;

  • minyak lumas:

    pelumas cair berasal dari minyak bumi yang diberi zat lain untuk memperoleh pelumas khusus yang diperlukan;

  • minyak makasar: (Kimia)

    lemak kuning dari biji Schleichera trijuga, digunakan sebagai bahan pembau;

  • minyak manis:

    minyak goreng;

  • minyak mati:

    minyak bumi yang tidak mengandung gas lagi;

  • minyak media:

    selingan antara minyak tanah dan minyak diesel, digunakan dalam lampu sinyal, media absorpsi dalam proses perolehan bensin, media untuk bahan pemberantas serangga dan bahan penyemprot;

  • minyak medis:

    minyak hasil pengolahan yang bermutu tinggi, tidak berwarna, tidak berbau, dan tidak mempunyai rasa, berasal dari minyak bumi dan digunakan sebagai obat;

  • minyak mengering: (Kimia)

    minyak yang menyerap oksigen atau yang berpolimer menjadi massa padat dengan adanya oksigen, digunakan dalam cat untuk membentuk lapisan keras yang melekat;

  • minyak mentah:
    1. 1) minyak bumi yang belum diolah atau belum disuling;
    2. 2) campuran rumit mineral hidrokarbon yang diperoleh dari endapan geologi;
  • minyak mesin:

    minyak pelumas bantalan motor, mesin, dan sebagainya, kecuali untuk mesin uap;

  • minyak mineral:

    minyak yang berasal dari mineral, seperti minyak dan gas bumi, serpih minyak, dan batu bara;

  • minyak neroli:

    minyak bauan yang disuling dari bunga limau manis Citrus bigardia atau Citrus aurantium, digunakan dalam wangi-wangian;

  • minyak pajan:

    minyak bumi yang telah kehilangan cukup banyak komponen ringannya karena penguapan dan sebab alamiah lain selama penyimpanan dan penanganan;

  • minyak palmarosa: (Kimia)

    minyak asiri dari rumput Andropogon schoenanthus di Afrika Selatan, dapat digunakan sebagai pengganti minyak mawar;

  • minyak parafin:

    minyak berwarna terang yang tidak mengandung lilin dan diperoleh dari sulingan parafin lewat penyaringan bertekanan;

  • minyak patra:

    minyak tanah; kerosin;

  • minyak pekat:

    salep;

  • minyak pelet:

    minyak (dari ikan duyung dan sebagainya) yang diisi guna-guna untuk memikat hati perempuan atau laki-laki yang dikehendaki;

  • minyak pelumas:

    minyak lumas; minyak lincir;

  • minyak pepermin: (Kimia)

    minyak yang disuling dari pucuk bunga segar Mentha piperita, mempunyai sifat antiseptik sederhana;

  • minyak putih:

    jenis minyak lumas ringan yang dimurnikan, digunakan sebagai minyak lumas mesin pabrik makanan, dan pabrik tekstil, dan sebagai bahan keperluan farmasi;

  • minyak raksi:

    minyak wangi;

  • minyak rambut:

    minyak untuk melicinkan rambut;

  • minyak rangsang:

    minyak dari tumbuhan yang bau dan rasanya sangat merangsang saraf pencium atau saraf perasa;

  • minyak ringan:

    semua hasil sulingan minyak bumi yang diperoleh dari proses penguapan dan pengembunan pada tekanan atmosfer;

  • minyak roda gigi:

    minyak pelumas untuk roda gigi transmisi;

  • minyak samin:

    minyak yang dibuat dari lemak kambing (unta dsb);

  • minyak serai:

    minyak yang dibuat dari batang serai;

  • minyak setengah mengeringkan: (Kimia)

    minyak lemak yang mengental secara lambat pada penyingkapan thd cahaya dan udara;

  • minyak silinder:

    minyak kental yang digunakan untuk melumas silinder dan katup mesin uap;

  • minyak sinyal:

    minyak tanah (kerosin) yang cocok dipakai untuk bahan bakar lampu bakar yang menggunakan sumbu, khususnya untuk lampu sinyal atau lampu isyarat rel kereta api;

  • minyak siram jalan:

    residu minyak atau minyak bumi yang langsung dapat disiramkan pada permukaan jalan;

  • minyak sitronela:

    minyak asiri yang diperoleh dari rumput yang tumbuh di Srilangka, digunakan sebagai minyak bauan dan minyak penyembur nyamuk;

  • minyak takmengering: (Kimia)

    minyak yang tidak mengambil oksigen dari udara dan tidak memadat, tidak mengering, dan tetap cair apabila disingkapkan di udara;

  • minyak tampungan:

    minyak yang tercecer dalam berbagai kegiatan perminyakan yang dikumpulkan kembali dan dimanfaatkan lagi bagi kegiatan tsb;

  • minyak tanah:

    minyak yang diperoleh dengan menambang dari dalam tanah, digunakan untuk bahan bakar; kerosin; minyak patra;

  • minyak ter: (Kimia)

    benda hitam mudah dilebur, diperoleh dari penyulingan ter pinus, digunakan dalam pembuatan permukaan atau sambungan kalis air;

  • minyak terhidrogen: (Kimia)

    minyak cair dapat dipadatkan dengan penghidrogenan;

  • minyak trafo:

    hidrokarbon hasil pengilangan bermutu tinggi yang digunakan sebagai pendingin dan media isolasi dalam transformator;

  • minyak tung:

    minyak nabati yang berasal dari biji buah pohon Aleurites cordata, dengan cara memeras biji tsb, berwarna kuning muda, berbau tidak enak, digunakan dalam pembuatan cat, pernis, linoleum, dan pengering cat;

  • minyak tungku: (Kimia)

    minyak sulingan dengan spesifikasi khusus, digunakan untuk peralatan pemanas ruangan;

  • minyak tusam:

    terpentin;

  • minyak vetiver:

    minyak aromatik yang diperoleh dari akar Vetivertia zizantiodes, digunakan dalam wangi-wangian;

  • minyak wangi:

    barang cair asiri yang harum baunya; parfum;

  • minyak yasmin: (Kimia)

    minyak tanpa warna yang diperoleh secara ekstraksi dari bunga Jasminum grandiflorum dan jenis lain Oleaceae, digunakan untuk wangi-wangian;

  • minyak zaitun:

    minyak berwarna kuning jernih yang diperoleh dari buah zaitun, digunakan dalam sediaan farmasi, pembuatan sabun, dan sebagainya;

  • padang minyak:

    tanah luas yang mengandung minyak bumi;

  • pasir minyak:

    pasir yang menjadi reservoir minyak;

  • tahi minyak:
    1. 1) endapan pada minyak;
    2. 2) ampas dalam pembuatan minyak;

Peribahasa menggunakan kata minyak

  • hitam, hitam tahi minyak dimakan juga, putih-putih ampas kelapa dibuang (=barang yang buruk tetapi berguna disimpan, barang yang bagus tetapi tidak berguna dibuang)
  • minyak dengan air adakah (bolehkah) bercampur? (minyak dan air masa sama) (=orang yang bermusuhan atau yang tidak sehaluan mustahil dapat dicampurkan jadi satu)
  • minyak duyung perendang duyung (minyak kita jua yang digorengkannya) (=seseorang yang telah menghabiskan harta tuannya)
  • minyak habis sambal tak enak (=dikatakan untuk menyatakan kekecewaan dalam perjodohan anak dengan menantu)
  • licin karena minyak berminta, elok karena kain berselang (=sindiran untuk merendahkan orang yang angkuh karena harta atau barang yang dipinjam)
  • memasukkan minyak tanah (=menghasut)

Semua Peribahasa tentang minyak

Kutipan dan kata bijak pakai kata minyak

  • Agar lampu tetap menyala, kita harus terus mengisi minyak di dalamnya. - Bunda Teresa

  • Kehidupan sama dengan lukisan cat minyak. Kesalahanya memang tidak bisa dihapus, tapi bisa diperbaiki. - Agnes Jessica

  • Bintang-bintang, yang dibentangkan di alam surga, dan lampu-lampunya diisi oleh minyak abadi, memancarkan cahaya yang memandu pengelana yang tersesat dan kesepian sendiri. - John Milton

  • Kontrol minyak maka Anda akan kendalikan negara; kontrol pangan maka Anda akan mengendalikan rakyat. - Henry Kissinger

  • Mengapa bulan di jendela makin lama makin redup sinarnya? Karena kehabisan minyak dan energi. Mimpi semakin mahal,hari esok semakin tak terbeli. Di bawah jendela bocah itu sedang suntuk belajar matematika. Ia menangis tanpa suara: butiran bensin meleleh dari kelopak matanya. Bapaknya belum dapat duit buat bayar sekolah. Ibunya terbaring sakit di rumah. Malu pada guru dan teman-temannya, coba ia serahkan tubuhnya ke tali gantungan. Dadah Ayah, dadah Ibu, Ibucinta terlonjak bangkit dari sakitnya. Diraihnya tubuh kecil itu dan didekapnya. Berilah kami rejeki pada hari ini dan ampunilah kemiskinan kami. - Joko Pinurbo

  • Minyak bumi adalah binatang liar. Siapa yang bisa menangkapnya, dia yang memilikinya. - Jean Paul Getty

Semua kutipan dan kata-kata tentang minyak

Kata-kata dekat dari minyak

Tip: doubleclick kata di atas untuk mencari cepat

Definisi / Arti kata minyak di KBBI adalah: zat cair berlemak, biasanya kental, .... Lihat arti dan definisi di jagokata.

Database utama KBBI merupakan Hak Cipta Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kemdikbud (Pusat Bahasa)