Arti kata merta menurut KBBI

merta [mer·ta]

Arti: lihat serta

Kata bijak dengen kata: merta

  • Serta merta pilu memijar di antara bekap sunyi nalarku. Rindu ini memang sialan. - Moammar Emka

  • Suami dan istri tak harus serta merta sahabat. Cinta adalah cinta, bukan pengorbanan. Perasaan adalah untuk ditolak atau dibunuh, tidak untuk dilekaskan, apalagi untuk dibiarkan mengalir. Lagipula, begitu Ibu mengikatkan diri pada Bapak, ia menunggu kapan seseorang tak hanya menggunakan perasaan, tapi juga otaknya. Ia tak pernah sekalipun, dalam proses ini, kehilangan kesabarannya. Lalu ia memilih. - Laksmi Pamuntjak

  • Kenapa sesuatu itu terasa menyakitkan? Karena kita lawan kenyataannya. Akan berbeda sekali jika kita terima. Serta merta semua jadi berubah begitu mudah. Dengan dilawan, maka dia akan terus menghimpit sesak hidup kita. Terus mengikat kaki-kaki, dan tangan-tangan kita. - Tere Liye

  • Setiap kegelisahannya bermuara pada renungan-renungan yang dirangkumnya di sesobek kertas atau di belakang buku catatan belanja. Buku yang akan disembunyikannya serta-merta saat majikannya tiba-tiba mendekat atau melintas, takut kalau membuat sang majikan tidak suka. - Ahmad Fuadi

  • Bahwa cinta adalah persoalan berusaha untuk mencintai. Bahwa cinta bukanlah gejolak hati yang datang sendiri melihat paras ayu atau janggut rapi. Bahwa sebagaimana cinta kepada Allah yang tak serta merta mengisi hati kita. Karena cinta memang harus diupayakan. Karena cinta adalah kata kerja. Lakukanlah kerja jiwa dan raga untuk mencintainya. Kerjakan cinta yang ku-maksud agar kau temukan cinta yang kau maksudkan. Cinta-mata airnya adalah niat baik dari hati yang tulus. Alirannya adalah kerja yang terus menerus. - Salim A Fillah

  • Aku memainkan semua not yang benar, tapi tidak serta merta urutannya harus benar. - Eric Morecambe

Semua kutipan dan kata-kata tentang merta

Kata-kata dekat dari merta

Tip: doubleclick kata di atas untuk mencari cepat

[merta] Makna merta di KBBI adalah: lihat. Lihat arti dan definisi di jagokata.

Database utama KBBI merupakan Hak Cipta Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kemdikbud (Pusat Bahasa)