Peribahasa: mulia

Peribahasa menggunakan kata mulia

  • hendak mulia bertabur urai
    =jika orang ingin mendapatkan kemuliaan atau ingin mulia di mata orang lain, hendaklah berani mengeluarkan uang, jangan kikir

Penjelasan menggunakan kata mulia

  • bungkuk baru betul, (buta baru celik)
    =orang hina (miskin) yang menjadi mulia (kaya) sehingga berbuat yang bukan-bukan
  • disangka panas sampai petang
    =disangka akan senang atau mulia selamanya, tetapi tiba-tiba ditimpa musibah sehingga jatuh melarat
  • hendak mulia bertabur urai
    =jika orang ingin mendapatkan kemuliaan atau ingin mulia di mata orang lain, hendaklah berani mengeluarkan uang, jangan kikir
  • kadok naik junjung
    =orang hina (miskin dan sebagainya) merasa mulia (kaya dsb)'
  • lebih berharga mutiara sebutir daripada pasir sepantai
    =seseorang yang baik, meskipun ia tidak kaya, jauh lebih berharga dan mulia daripada orang kaya yang jahat dan jahil
  • tersendeng-sendeng bagai sepat di bawah mengkuang
    =orang yang kecil dan hina hendak mendekat kepada orang besar dan mulia, nyatanya kelihatan takut dan malu
Tip: doubleclick kata di atas untuk mencari cepat
Semua Peribahasa dengan kata mulia, selalu ada di situs JagoKata. Kami beri peribahasa dan penjelasan untuk seribuan peribahasa.. Lihat arti dan definisi di jagokata.

Arti kata mulia menerut KBBI

mulia [mu·lia]

Kata Adjektiva (kata sifat)
  1. 1) tinggi (tentang kedudukan, pangkat, martabat ), tertinggi, terhormat
    contoh: 'yang mulia para duta besar negara sahabat'
  2. 2) luhur (budi dsb); baik budi (hati dan sebagainya)
    contoh: 'sangat mulia hatinya'
  3. 3) bermutu tinggi; berharga (tentang logam, msl emas, perak, dan sebagainya)
    contoh: 'logam mulia'

Lihat arti mulia lengkap