Peribahasa: bagai

Peribahasa menggunakan kata bagai

  • anggung-anggip bagai rumput tengah jalan
    =hidup yang serba susah (sakit, miskin, dan sebagainya)
  • bagai air di daun talas
    =selalu berubah-ubah (tidak tetap pendirian)
  • bagai air ditarik sungsang
    =melakukan sesuatu yang menjadi sukar karena salah jalan
  • bagai alu pencungkil duri
    =melakukan sesuatu yang tidak mungkin berhasil
  • bagai anak sepat ketohoran
    =berbaring bermalas saja
  • bagai anjing beranak enam
    =kurus sekali
  • bagai anjing melintang denai
    =sangat gembira (sombong)
  • bagai balam dengan ketitir
    =perihal dua orang yang selalu bertengkar, masing-masing membanggakan dirinya
  • bagai batu jatuh ke lubuk
    =hilang lenyap (orang yang meninggalkan tempat)
  • bagai beliung dengan asahan
    =sangat karib (tidak pernah bercerai)
  • bagai belut digetil ekor
    =lancar (cepat sekali)
  • bagai belut diregang
    =seseorang yang tinggi kurus
  • bagai belut kena ranjau (getah)
    =seseorang yang licik dan cerdik dapat juga tertangkap atau tertipu
  • bagai bertanak di kuali
    =bermurah hati kepada orang lain sehingga mendatangkan kesusahan kepada diri sendiri
  • bagai beruk kena ipuh
    =menggeliat-geliat karena kesakitan dan sebagainya
  • bagai berumah di tepi tebing
    =selalu tidak aman hatinya
  • bagai bulan dengan matahari
    =sebanding
  • bagai bulan kesiangan
    =pucat dan lesu
  • bagai buntal kembung
    =bodoh dan sombong
  • bagai bunyi cempedak jatuh
    =bunyi seperti barang berat jatuh
  • bagai bunyi siamang kenyang
    =banyak bicara karena mendapat kesenangan
  • bagai dawat dengan kertas
    =tidak pernah bercerai
  • bagai dekan di bawah pangkal buluh
    =seseorang yang pandai menyimpan rahasia
  • bagai denai gajah lalu
    =hal yang tidak mungkin dapat disembunyikan
  • bagai dientak alu luncung
    =dialahkan oleh orang lemah (bodoh)
  • bagai dulang dengan tudung saji
    =sangat serasi
  • bagai duri dalam daging
    =selalu terasa tidak menyenangkan hati
  • bagai empedu lekat di hati
    =sangat karib, tidak terceraikan (tentang persahabatan, orang berkasih-kasihan, dan sebagainya)
  • bagai gadis jolong bersubang
    =sombong atau sangat riang (karena baru saja menjadi kaya, berpangkat tinggi, dan sebagainya)
  • bagai galah di tengah arus
    =1 menggigil keras
  • bagai galah dijual
    =sudah habis hartanya (untuk berjudi dan sebagainya)
  • bagai garam jatuh ke air
    =nasihat dan sebagainya yang mudah diterima
  • bagai getah dibawa ke semak
    =makin kusut (tentang perkara)
  • bagai guna-guna alu sesudah menumbuk dicampakkan
    =dihargai sewaktu diperlukan, setelah tidak berguna lagi dibuang
  • bagai ikan dalam keroncong
    =tidak tertolong lagi
  • bagai ikan kena tuba
    =banyak orang sakit atau mati dalam sebuah kampung (negeri)
  • bagai ilak bercerai dengan benang
    =bercerai untuk selama-lamanya (tidak akan bertemu lagi)'
  • bagai inai dengan kuku
    =tidak pernah bercerai
  • bagai itik pulang petang
    =sangat lambat (jalannya)
  • bagai jampuk kesiangan hari
    =kebingungan atau termenung karena kehilangan akal'
  • bagai jawi ditarik keluan
    =menurut saja (karena tidak dapat melawan)
  • bagai jawi terkurung
    =sangat gelisah atau kurang senang karena terpingit atau terikat oleh adat'
  • bagai kacang direbus satu
    =melonjak-lonjak kegirangan
  • bagai kambing dibawa ke air
    =enggan sekali mengerjakan suatu pekerjaan
  • bagai kambing harga dua kupang
    =1 berkelakuan yang kurang senonoh
  • bagai kapal tidak bertiang
    =perihal negeri atau perkumpulan (perhimpunan) yang tidak mempunyai pemimpin'
  • bagai kapas dibusur
    =putih bersih
  • bagai keluang bebar petang
    =ramai-ramai berkerumun'
  • bagai kena buah malaka
    =sangat terperanjat seolah-olah kena peluru karena penghinaan yang tidak disangka-sangka'
  • bagai kena santung pelalai
    =gadis yang lupa (tidak ingat) akan bersuami (karena diguna-gunai orang)
  • bagai kerakap tumbuh di (di atas) batu, hidup enggan mati tak mau
    =hidup dalam kesukaran (kemelaratan)'
  • bagai kinantan hilang taji
    =seseorang yang telah kehilangan penghargaan'
  • bagai kucing dibawakan lidi
    =sangat ketakutan
  • bagai kucing lepas senja
    =sukar dicari
  • bagai kuku dengan daging
    =tidak terceraikan
  • bagai kuku dengan isi
    =sukar diceraikan
  • bagai langau di ekor gajah
    =selalu tunduk kepada kemauan orang besar atau orang pandai
  • Bagai Makan Buah Simalakama.
    =Bagai seseorang yang dihadapkan pada dua pilihan yang sangat sulit untuk dipilih.
  • bagai manik putus talinya (pengarang)
    =perihal air mata yang bercucuran
  • bagai melihat asam
    =ingin sekali
  • bagai melulusi baju sempit (bagai terbuang ke sisiran)
    =seseorang yang merasa senang karena terlepas dari kesusahan
  • bagai membakar tunam basah
    =hal mengajar anak yang bodoh, sukar dimengerti (diterima) pelajaran itu olehnya'
  • bagai menakik darah mati dari alu (bagai menakik darah mati dari batu)
    =bekerja keras tetapi sedikit hasilnya
  • bagai mendapat durian runtuh
    =mendapat keuntungan yang tidak tersangka-sangka atau tidak dengan bersusah payah
  • bagai menentang matahari
    =melawan atau menyanggah kekuatan atau kekuasaan yang jauh lebih tinggi daripada kuasa atau kekuatan penyanggah itu tentu akan binasa
  • bagai menggenggam bara, terasa hangat dilepaskan
    =melakukan suatu pekerjaan setelah mendapatkan kesukaran, pekerjaan itu ditinggalkan
  • bagai menghela rambut dalam tepung
    =pekerjaan yang sulit atau pekerjaan yang harus dikerjakan dengan hati-hati sekali
  • bagai menghela tali jala
    =sangat berhati-hati
  • bagai menyandang galas tiga
    =pekerjaan yang ringan, tetapi sukar melakukannya
  • bagai menyesah kain dapat
    =memakai sesuatu barang (pinjaman) dengan sekehendak hati saja
  • bagai menyukat belut
    =pekerjaan yang sia-sia
  • bagai orang kena miang
    =gelisah sekali karena mendapat malu
  • bagai pahat, tidak ditukul tidak makan
    =orang yang mau bekerja apabila diperintah
  • bagai pelita kehabisan minyak
    =tidak berseri-seri lagi
  • bagai perian pecah
    =suara yang sember (tidak merdu)
  • bagai pimping di lereng
    =orang yang tidak berpendirian tetap'
  • bagai pinang belah dua
    =sama besar, serupa benar
  • bagai pintu tak berpasak, perahu tak berkemudi
    =sesuatu yang membahayakan
  • bagai pucuk (enau) dilancarkan (diluncurkan)
    =sangat lancar
  • bagai pucuk pisang didiang
    =lemah sekali
  • Bagai pungguk merindukan bulan
    =Seseorang yang membayangkan atau menghayalkan sesuatu yang tidak mungkin.
  • bagai puyuh laga
    =bercakap-cakap tidak habis-habisnya
  • bagai rambut dibelah tujuh (seribu)
    =sedikit (kecil) sekali
  • bagai rupa orang terkena beragih
    =bermuka masam karena rugi dan sebagainya (dalam perdagangan)
  • bagai serangkak tertimbakan
    =berjalan miring karena cacat pada tubuhnya
  • bagai serdadu pulang baris
    =orang yang kelihatannya selalu bergaya, tetapi pekerjaannya berat dan berbahaya
  • bagai si bisu berasian (bermimpi ), terasa ada terkatakan tidak
    =tidak dapat mengatakan meskipun tahu (mengerti)
  • bagai si kudung beroleh cincin
    =beroleh keuntungan, tetapi tidak dapat menikmatinya
  • bagai si kudung panji berbelut
    =pekerjaan yang dilaksanakan tidak berdasarkan kemampuan akan sia-sia
  • bagai si lumpuh hendak merantau
    =tidak mungkin dikerjakan
  • bagai siamang kurang kayu
    =sangat bersedih hati karena menderita kekurangan
  • bagai tanduk bersendi gading
    =jodoh yang tidak sepadan
  • bagai tanduk diberkas
    =sangat sukar untuk disatukan (karena tidak sepaham atau sependirian)
  • bagai tikus membaiki labu
    =orang yang mencoba memperbaiki sesuatu yang tidak diketahuinya, akhirnya merusaknya
  • bagai unta menyerahkan diri
    =amat patuh menurut perintah
  • berguru kepalang ajar, bagai bunga kembang tak jadi
    =ilmu yang dituntut secara tidak sempurna, tidak akan berfaedah
  • berkepanjangan bagai agam
    =perbuatan (perkataan) yang berlarut-larut
  • berleleran bagai getah di lalang
    =tidak keruan (tentang percakapan atau pembicaraan)
  • berpilin-pilin bagai kelindan
    =sudah menjadi satu benar, tidak dapat diceraikan lagi
  • bersesak-sesak bagai ular tidur
    =seseorang yang disesakkan, seperti ditagih utang berulang-ulang
  • betis bagai perut padi (padi bunting)
    =betis yang indah bentuknya
  • bulu mata bagai seraut jatuh
    =alis yang melengkung, runcing bentuknya dan bagus'
  • Di alas bagai memengat.
    =Kalau berkata pikirlah dahulu baik buruknya agar tak dicela oleh orang lain.
  • di luar bagai madu, di dalam bagai empedu
    =kelihatan bagus, tetapi sebenarnya tidak demikian halnya
  • dialas bagai memengat
    =(kalau) berkata hendaknya jangan asal berkata saja
  • disisih bagai antah
    =diasingkan dari yang lain
  • hati bagai baling-baling (~ di atas bukit)
    =tidak tetap hatinya (pendiriannya)
  • hitam bagai pantat belanga
    =sangat buruk (tentang tabiat seseorang)
  • kelam bagai malam dua puluh tujuh
    =suatu hal atau perkara yang sangat gelap, tidak ada bayangan sedikit pun bagaimana akan memeriksa dan menyelidikinya
  • keras bagai batu, tinggi bagai bukit
    =tidak mau menurut perintah
  • lengan bagai lilin dituang
    =lengan yang indah bentuknya
  • licin bagai belut
    =cerdik dan licik sehingga susah menghadapinya (menangkapnya)
  • lonjak bagai labu dibenam
    =orang yang sombong
  • lurus bagai piarit
    =orang yang tampak baik, tetapi berhati jahat'
  • manis mulutnya bercakap seperti sa-utan manisan, di dalam bagai empedu
    =mulut manis (perkataan yang manis-manis) biasanya berisi tipu semu di dalamnya
  • manis seperti gula derawa, (manis bagai gula jawa)
    =berpatutan, ibarat dua orang suami-istri yang sama elok rupanya
  • memagar diri bagai aur
    =hanya memikirkan diri sendiri
  • menggeriak bagai anak nangui
    =orang yang beranak banyak, tetapi malas mencari nafkah'
  • menguak-nguak bagai hidung gajah
    =bernapas terengah-engah
  • menjilat keluan bagai kerbau
    =sangat kecewa karena tak sampai maksudnya
  • menyeladang bagai panas di padang
    =suatu kejadian yang terjadi secara merata di mana-mana'
  • misai bertaring bagai panglima, sebulan sekali tak membunuh orang
    =rupa saja yang hebat dan garang, tetapi berhati penakut
  • muka bagai ditampar dengan kulit babi
    =hal orang yang tidak tahu malu
  • mulut bagai ekor ayam diembus
    =seseorang yang mulutnya tidak berhenti-henti berkata (tidak pernah diam, selalu saja bergerak-gerak)
  • seidas bagai benang, sebentuk bagai cincin
    =dua orang yang sejodoh benar
  • seikat bagai sirih, serumpun bagai serai
    =seia sekata
  • sekebat bagai sirih
    =sepakat dalam perkumpulan (rapat)'
  • seliang bagai tebu, serumpun bagai serai
    =seia sekata
  • serumpun bagai serai, selubang (seliang) bagai tebu
    =bersatu hati-hati dalam segala hal'
  • serumpun serai, selubang (seliang) bagai tebu (serumpun bagai serai, seikat bagai sirih)
    =seia sekata
  • telah berbau bagai embacang
    =telah mulai jelas (tentang suatu perkara)
  • tergerenyeng-gerenyeng bagai anjing disua antan
    =seorang penakut yang menepi-nepi karena ingin lari
  • tersendeng-sendeng bagai sepat di bawah mengkuang
    =orang yang kecil dan hina hendak mendekat kepada orang besar dan mulia, nyatanya kelihatan takut dan malu
  • tersingit-singit bagai katung di bawah reba
    =sangat merendahkan diri seperti orang kecil (orang bawahan) yang takut dan malu hendak mendekati orang besar atau berkedudukan tinggi'

Penjelasan menggunakan kata bagai

  • Bagai Makan Buah Simalakama.
    =Bagai seseorang yang dihadapkan pada dua pilihan yang sangat sulit untuk dipilih.
  • laksana manau, seribu kali embat haram tak patah
    =menunjukkan sesuatu yang teguh dan kuat: maksud bagai maksud ~, menghendaki sesuatu yang tidak mungkin tercapai
Tip: doubleclick kata di atas untuk mencari cepat
Semua Peribahasa dengan kata bagai, selalu ada di situs JagoKata. Kami beri peribahasa dan penjelasan untuk seribuan peribahasa.. Lihat arti dan definisi di jagokata.

Arti kata bagai menerut KBBI

bagai [ba·gai]

Kata Nomina (kata benda), Melayu Klasik
  1. 1) jenis; macam
    contoh: 'permata sembilan bagai'
  2. 2) sama; persamaan; banding Kata Nomina (kata benda)
    contoh: 'tidak ada bagainya'
  3. 3) kata depan untuk menyatakan perbandingan; seperti; laksana Partikel
    contoh: 'bagai kucing dan anjing bagai minyak dengan air, ki tidak dapat hidup rukun tidak dapat bersatu'

Lihat arti bagai lengkap