Peribahasa: anjing

Peribahasa menggunakan kata anjing

  • (seperti) anjing terpanggang ekor
    =mendapat kesusahan yang amat sangat sehingga tidak keruan tingkah lakunya: (spt) disalak ~ bertuah, tidak dapat bertangguh lagi
  • anjing ditepuk menjungkit ekor
    =orang hina (bodoh, miskin, dan sebagainya) kalau mendapat kebesaran menjadi sombong
  • Anjing menggonggong, khafilah berlalu.
    =Biarpun banyak rintangan dalam usaha kita, kita tidak boleh putus asa.
  • anjing menyalak di ekor (pantat) gajah
    =orang hina (lemah, kecil) hendak melawan orang berkuasa
  • bagai anjing beranak enam
    =kurus sekali
  • bagai anjing melintang denai
    =sangat gembira (sombong)
  • manusia tertarik oleh tanah airnya, anjing tertarik oleh piringnya
    =orang yang berakal itu jauh pemandangannya, tetapi orang yang bodoh hanya memikirkan keperluan perutnya, kalau ia telah kenyang sudah tidak menghendaki apa-apa lagi
  • melepaskan anjing terjepit
    =menolong orang yang tidak tahu membalas budi
  • mempertinggi semangat anjing
    =memperbaiki nama orang jahat (tentu sia-sia)
  • seperti anjing bercawat ekor
    =pergi atau menghindar karena malu dan sebagainya
  • tergerenyeng-gerenyeng bagai anjing disua antan
    =seorang penakut yang menepi-nepi karena ingin lari
  • tuah anjing, celaka kuda
    =nasib manusia tidak sama, ada yang beruntung dan ada pula yang celaka (tidak beruntung)
Tip: doubleclick kata di atas untuk mencari cepat
Semua Peribahasa dengan kata anjing, selalu ada di situs JagoKata. Kami beri peribahasa dan penjelasan untuk seribuan peribahasa.. Lihat arti dan definisi di jagokata.