Peribahasa: alu

Peribahasa menggunakan kata alu

  • bagai alu pencungkil duri
    =melakukan sesuatu yang tidak mungkin berhasil
  • bagai dientak alu luncung
    =dialahkan oleh orang lemah (bodoh)
  • bagai guna-guna alu sesudah menumbuk dicampakkan
    =dihargai sewaktu diperlukan, setelah tidak berguna lagi dibuang
  • bagai menakik darah mati dari alu (bagai menakik darah mati dari batu)
    =bekerja keras tetapi sedikit hasilnya
  • Bak alu pencukil duri.
    =Mengerjakan sesuatu pekerjaan yang sia-sia hasilnya.
  • dientak alu luncung
    =dikalahkan oleh orang bodoh
  • lesung mencari alu
    =perempuan mencari laki-laki
  • mencungkil kuman dengan alu
    =melakukan pekerjaan yang sia-sia
  • minta pucuk pada alu (= menghendaki pucuk alu)
    =menghendaki sesuatu yang tidak mungkin tercapai
  • semut dipijak tidak mati, gajah diarung bergelimpangan (semut terpijak tidak mati, alu tertarung patah tiga)
    =perihal cara berjalan seorang perempuan yang baik lagi teratur (tidak terlalu lambat dan tidak terlalu cepat)
  • seperti lonjak alu penumbuk padi
    =berjalan dengan langkah yang gagah, tetapi sombong
Tip: doubleclick kata di atas untuk mencari cepat
Semua Peribahasa dengan kata alu, selalu ada di situs JagoKata. Kami beri peribahasa dan penjelasan untuk seribuan peribahasa.. Lihat arti dan definisi di jagokata.

Arti kata alu menerut KBBI

1 alu

Kata Nomina (kata benda)
  1. 1) alat untuk menumbuk padi dan sebagainya yang dibuat dari kayu; antan;
  2. 2) pengaduk yang terbuat dari porselen yang berujung membesar, untuk menggerus, mencampur, dan meracik sediaan obat di dalam lumpang;

2 alu

Arti: lihat elu

Lihat arti alu lengkap