• Yuditha Hardini
    Yuditha Hardini
    - +
    +42
    Perselingkuhan adalah salah satu manifestasi dari jiwa kekanak-kanakan manusia. Perselingkuhan tidak ubahnya dengan sebuah permainan yang membutuhkan akurasi, strategi, negosiasi, keberanian, mengambil risiko, dan kepercayaan diri. Ibarat kata, perselingkuhan adalah permainan monopoli, point ball, rollercoaster, dan kartu remi digabung jadi satu. Tidak heran banyak pasangan masih saja gemar berselingkuh walaupun sudah dengan jelas mengetahui bahwa perselingkuhan itu salah, apa pun alasannya. Siapa sih yang bisa menolak godaan permainan semenyenangkan selingkuh?
    Sumber: Orang Ketiga 169
Yuditha Hardini - Perselingkuhan adalah salah satu manifestasi dari jiwa kekanak-kanakan manusia. Perselingkuhan tidak ubahnya dengan sebuah permainan yang membutuhkan akurasi, strategi, negosiasi, keberanian, mengambil risiko, dan kepercayaan diri. Ibarat kata, perselingkuhan adalah permainan monopoli, point ball, rollercoaster, dan kartu remi digabung jadi satu. Tidak heran banyak pasangan masih saja gemar berselingkuh walaupun sudah dengan jelas mengetahui bahwa perselingkuhan itu salah, apa pun alasannya. Siapa sih yang bisa menolak godaan permainan semenyenangkan selingkuh?
Perselingkuhan adalah salah satu manifestasi dari jiwa kekanak-kanakan manusia. Perselingkuhan tidak ubahnya dengan sebuah permainan yang membutuhkan akurasi, strategi, negosiasi, keberanian, mengambil risiko, dan kepercayaan diri. Ibarat kata, perselingkuhan adalah permainan monopoli, point ball, rollercoaster, dan kartu remi digabung jadi satu. Tidak heran banyak pasangan masih saja gemar berselingkuh walaupun sudah dengan jelas mengetahui bahwa perselingkuhan itu salah, apa pun alasannya. Siapa sih yang bisa menolak godaan permainan semenyenangkan selingkuh? oleh: Yuditha Hardini
X

Font size:

20 px 24 px 28 px 32 px 40 px 48 px

Font:

Arial TNR Verdana Courier New Comic Monospace

Warna:

Putih Beru Merah Kuning Hijau Hitam

Bayangan:

Tidak Putih Hitam
Perselingkuhan adalah salah satu manifestasi dari jiwa kekanak-kanakan manusia. Perselingkuhan tidak ubahnya dengan sebuah permainan yang membutuhkan akurasi, strategi, negosiasi, keberanian, mengambil risiko, dan kepercayaan diri. Ibarat kata, perselingkuhan adalah permainan monopoli, point ball, rollercoaster, dan kartu remi digabung jadi satu. Tidak heran banyak pasangan masih saja gemar berselingkuh walaupun sudah dengan jelas mengetahui bahwa perselingkuhan itu salah, apa pun alasannya. Siapa sih yang bisa menolak godaan permainan semenyenangkan selingkuh?
- Yuditha Hardini
JagoKata.com