Loading...
Silvarani - Kenapa Engkau membolak-balik perasaanku kepada Kak Leon? Sebentar-sebentar kepercayaan dan keimanannya bisa dipegang, ia memberikan perubahan yang baik. Namun mengapa sebentar-sebentar ia mengajukan perdebatan tentang agama yang sulit untuk dipahami? Mungkin ini saat bagiku untuk menata iman dan masa depanku sendiri. Mungkin setelah aku yakin dan berhasil mencapai apa yang aku inginkan, barulah pasangan hidup yang siap menjadi imanku akan datang menjemput.
  • Silvarani
    Silvarani
    Penulis dari Indonesia 1988-
    Silvarani
    - +
     0
    Kenapa Engkau membolak-balik perasaanku kepada Kak Leon? Sebentar-sebentar kepercayaan dan keimanannya bisa dipegang, ia memberikan perubahan yang baik. Namun mengapa sebentar-sebentar ia mengajukan perdebatan tentang agama yang sulit untuk dipahami? Mungkin ini saat bagiku untuk menata iman dan masa depanku sendiri. Mungkin setelah aku yakin dan berhasil mencapai apa yang aku inginkan, barulah pasangan hidup yang siap menjadi imanku akan datang menjemput.
    Sumber: Love in Paris 196
Kenapa Engkau membolak-balik perasaanku kepada Kak Leon? Sebentar-sebentar kepercayaan dan keimanannya bisa dipegang, ia memberikan perubahan yang baik. Namun mengapa sebentar-sebentar ia mengajukan perdebatan tentang agama yang sulit untuk dipahami? Mungkin ini saat bagiku untuk menata iman dan masa depanku sendiri. Mungkin setelah aku yakin dan berhasil mencapai apa yang aku inginkan, barulah pasangan hidup yang siap menjadi imanku akan datang menjemput. oleh: Silvarani
X

Font size:

20 px 24 px 28 px 32 px 40 px 48 px

Font:

Arial TNR Verdana Courier New Comic Monospace

Warna:

Putih Beru Merah Kuning Hijau Hitam

Bayangan:

Tidak Putih Hitam
Kenapa Engkau membolak-balik perasaanku kepada Kak Leon? Sebentar-sebentar kepercayaan dan keimanannya bisa dipegang, ia memberikan perubahan yang baik. Namun mengapa sebentar-sebentar ia mengajukan perdebatan tentang agama yang sulit untuk dipahami? Mungkin ini saat bagiku untuk menata iman dan masa depanku sendiri. Mungkin setelah aku yakin dan berhasil mencapai apa yang aku inginkan, barulah pasangan hidup yang siap menjadi imanku akan datang menjemput.
- Silvarani
JagoKata.com