• Pia Devina
    Pia Devina
    Penulis dari Indonesia
    Pia Devina
    - +
    +22
    Kemarin aku duduk di salah satu kursi di sudut ruangan perpustakaan untuk membaca. Ya, aku mencoba berusaha keras untuk membaca dengan benar tulisan-tulisan yang ada di halaman buku yang ada di depan mataku itu. Tapi rasanya aku tidak bisa fokus membaca. Kepalaku penuh dengan dia yang secara tidak sengaja kulihat sedang memilih buku di rak buku yang terdekat dengan tempat dudukku.
    Sumber: Love Lock 185
Pia Devina - Kemarin aku duduk di salah satu kursi di sudut ruangan perpustakaan untuk membaca. Ya, aku mencoba berusaha keras untuk membaca dengan benar tulisan-tulisan yang ada di halaman buku yang ada di depan mataku itu. Tapi rasanya aku tidak bisa fokus membaca. Kepalaku penuh dengan dia yang secara  tidak sengaja kulihat sedang memilih buku di rak buku yang terdekat dengan tempat dudukku.
Kemarin aku duduk di salah satu kursi di sudut ruangan perpustakaan untuk membaca. Ya, aku mencoba berusaha keras untuk membaca dengan benar tulisan-tulisan yang ada di halaman buku yang ada di depan mataku itu. Tapi rasanya aku tidak bisa fokus membaca. Kepalaku penuh dengan dia yang secara tidak sengaja kulihat sedang memilih buku di rak buku yang terdekat dengan tempat dudukku. oleh: Pia Devina
X

Font size:

20 px 24 px 28 px 32 px 40 px 48 px

Font:

Arial TNR Verdana Courier New Comic Monospace

Warna:

Putih Beru Merah Kuning Hijau Hitam

Bayangan:

Tidak Putih Hitam
Kemarin aku duduk di salah satu kursi di sudut ruangan perpustakaan untuk membaca. Ya, aku mencoba berusaha keras untuk membaca dengan benar tulisan-tulisan yang ada di halaman buku yang ada di depan mataku itu. Tapi rasanya aku tidak bisa fokus membaca. Kepalaku penuh dengan dia yang secara tidak sengaja kulihat sedang memilih buku di rak buku yang terdekat dengan tempat dudukku.
- Pia Devina
JagoKata.com