Kata-kata Bijak 21 s/d 40 dari 130.
-
Malam yang main larut takkan pernah benar-benar hening bagi mereka yang dipisahkan.
-
Dan percayalah, cara terkeren untuk menjadi keren adalah dengan tidak berpikir ingin menjadi keren. Karena, takkan mati kau dicaci, takkan kenyang kau dipuji.
-
Pribumi Hindia sangat sederhana. Takkan ada perang yang bakal mereka menangkan. Apa arti parang dan tombak di hadapan senapan dan meriam?
-
Jika bukan diriku yang kau harapkan, aku merelakannya. Sebab, Jodoh takkan mungkin salah hinggap di hati para hamba-hambanya.
-
Laut tetap kaya takkan kurang, cuma hati dan budi manusia semakin dangkal dan miskin.
-
Efek kecelakaan tidak akan pernah pulih. Meninggalkan jejak luka yang terlalu dalam dan takkan bisa dihapus. Bahkan oleh waktu yang konon memiliki kesaktian untuk itu.
-
Inilah yang dulu kukatakan, dalam hidup segala hal mestilah dilakukan pada batas kewajaran. Karena keselamatan berada di tengah antara dua hal yang saling berlawanan. Jadi keselamatan adalah jalan tengah, atau kewajaran atau keberimbangan. Yang kita saksikan akhir-akhir ini adalah kehidupan yang serba tidak wajar, melampaui batas. Dan kehidupan takkan kembali berimbang sebelum dia mengalami akibat ketidakwajaran itu. E, anakku, cucuku, kita sendiri telah ikut-ikutan lupa.
-
Tapi, sehebat-hebatnya pengkritik, takkan berani mengkritik pasangan yang sedang sensi. Percayalah, saya sudah mencoba, dan hasilnya buruk.
-
Aku tak suka pada priayi. Gedung-gedung berdinding batu itu neraka. Neraka. Neraka tanpa perasaan. Tak ada orang mau dengarkan tangisnya. Kalau anak itu besar kelak, dia pun takkan dengarkan keluh-kesah ibunya. Dia akan perintah dan perlakukan aku seperti orang dusun, seperti abdi. Dia perlakukan aku seperti bapaknya memperlakukan aku kini dan selama ini. Tapi lindungilah dia. Dia anakku yang tak mengenal emaknya, tak kenal lagi air susu emaknya.
-
Tahu kau mengapa aku sayangi kau lebih dari siapa pun? Karena kau menulis. Suaramu takkan padam ditelan angin, akan abadi, sampai jauh, jauh di kemudian hari.
Bumi Manusia (1980) -
Jika impianmu cukup besar, segala halangan takkan berarti.
-
Padahal, berinteraksi itu sebetulnya mudah: lakukan sesuatu yang jika orang lain lakukan padamu, kau takkan keberatan. Jangan lakukan sesuatu yang jika orang lain lakukan padamu, kau akan marah dan kecewa.
-
Takkan jemu-jemu napas bergelut di sini, dengan sunyi dan rindu menyanyi;
dalam kerja berlumur suka duka, hikmah pengertian melipur damai. -
Ada daftar panjang kenapa kamu tidak boleh sedih lagi, Milla. Yang terpenting, mantanmu itu tidak setia, memutuskanmmu dengan argumen yang menggelikan. Alasannya cuma satu, dia tidak benar-benar mencintaimu. Kalau sebaliknya, dia takkan menikahi orang lain, apa pun alasannya. Apa itu tidak cukup membuatmu berhenti bersedih? Laki-laki seperti itu masih kamu tangisi? Buat apa? Di luar sana ada banyak orang yang jauh lebih baik dari dia. Yang bisa mencintaimu dengan sungguh-sungguh, yang rela berkorban banyak cuma untuk melihatmu tersenyum.
-
Aku pun tercenung, rupanya segenggam cinta yang setia takkan habis untuk seorang kekasih sepanjang hidup, tapi segantang cinta, takkan pernah cukup dibagi-bagi.
-
Jika aku sedang di rumah, aku takkan membiarkan tirai jendela setiap sudut rumahku untuk memberikan celah untuk sinar senja masuk. Jika aku di kantor, kerai di ruanganku selalu tertutup setiap pukul empat sore. Semua orang menganggap itulah saatnya aku bersiap pulang. Padahal aku tidak pernah sudi pulang kantor bersama senja.
-
Hei manusia, kau selalu sibuk dengan dunia! Kau lupa wejangan Nabimu, bahwa seumpama dunia seisinya kau berikan pada ibumu, itu pun takkan pernah sanggup menebus sebelah susunya yang telah membesarkanmu…
-
Sekali dalam hidup orang mesti menentukan sikap. Kalau tidak, dia takkan menjadi apa apa.
-
Ada dua macam luka. Satu, luka yang bisa sembuh. Bekasnya hilang seakan tak pernah terjadi apa-apa. Seperti memar-memar di tubuhku. Begitu warna ungu kebiruannya berubah menjadi kuning menyerupai warna kulit, memar itu siap lenyap.
Namun, ada pula jenis luka kedua, yang semahir apa pun pengobatannya, takkan pernah hilang. Seperti memar-memar di hatiku, Di jiwaku. -
Jika tujuan Anda semata-mata untuk menjadi kaya, Anda takkan pernah mencapainya.
Semua kata bijak dan ucapan terkenal takkan akan selalu Anda temukan di JagoKata.com (halaman 2)