Kata-kata Bijak 121 s/d 140 dari 345.
-
Jangan tidak menjadi apa-apa, karena takut dikomentari oleh orang yang nanti juga tidak akan jadi apa-apa.
-
Manusia selalu bertanya-tanya tentang banyak hal. Mengapa kita bertemu, mengapa orang-orang harus berpisah, mengapa beberapa tidak bisa bersama, mengapa waktu tidak dapat diputar kembali. Apa alasannya, aku tidak tahu. Tapi aku yakin, segala sesuatu beralasan. Unmei, sadame, hitsuzen – nasib, takdir, hal-hal yang tidak dapat dihindari, semuanya memiliki peran dalam hidup kita. Mungkin kita tidak mengetahui alasannya sekarang, tapi suatu hari nanti, segalanya akan lebih jelas.
-
Mungkin inilah yang disebut cinta. Sesakit apapun ia menyakitimu, kamu tetap tidak akan bisa begitu saja menghapus perasaan itu dari hatimu. Kamu tidak bisa membencinya meski kamu sangat menginginkannya. Dan meskipun kamu tahu ia akan pergi untuk selamanya, kamu tetap akan mencintainya hari ini, bahkan nanti.
-
Nanti kau akan berada di titik ini soal urusan berkarya. Yang penting kamu senang menjalaninya. Sebab, apa pun nanti hasil dari yang kamu perjuangkan, kamu akan mati juga.
-
Semua manusia adalah sama. Posisi di hadapan Tuhan bukanlah berdasarkan harta dan kedudukan sosial semata. Ahlaknya nanti yang akan membedakan ketinggian derajat seseorang di mata Tuhannya.
-
Tidak ada seorang pun yang ingin mati. Meski mereka yang ingin pergi ke surga, tidak ingin mati. Namun kematian adalah tujuan kita bersama, tidak ada yang bisa lolos darinya. Kematian adalah penemuan terbaik dalam kehidupan. Ia membersihkan yang lama dan membuat jalan untuk yang baru. Sekarang yang baru adalah kamu, namun suatu saat nanti kamu akan menjadi tua dan 'dibersihkan'. Maaf terlalu dramatik, namun ini benar.
-
Waktu dulu kita jadi anak, kita gak nyusahin orangtua. Nanti kita sudah tua, kita gak nyusahin anak.
-
Aku ingin menjadi seperti dirimu. Memberi tak mengharap kembali. Engkau bersinar sepanjang hari, memberi napas dan kehidupan bagi penghuni bumi, tapi tak pernah berharap imbalan. Begitu ikhlas. Bagaimana kau bisa begitu?. Kenapa engkau hendak menjadi seperti diriku, memberi tak meminta kembali?. Usahlah kau gusar dan semak hati. Setiap jalan punya tikungannya sendiri. Pada masanya nanti, kau akan sampai juga di ujung jalan itu: kearifan
-
Aku mencintaimu apa adanya dirimu, bahkan tetap mencintaimu walau nanti apa pun dirimu. Aku mencintaimu bukan karena realitasmu, tapi karena idealmu. Aku berjalan denganmu, karenanya aku mencintaimu.
-
Apa kata Minke nanti kalau kau jadi kuyu tidak menarik? Gadis secantik apa pun takkan menarik kalau sakit.
-
Apa pun yang terjadi nanti, ke mana pun kamu pergi, aku berharap dengan sepenuh hatiku. Semoga kamu bahagia.
-
Apapun yang terjadi, Islam akan tetap ditolong Allah. Yang menjadi masalah adalah, apa yang telah dan akan kita lakukan untuk Islam, demi untuk menolong diri kita di dunia dan akhirat nanti? Jangan jawab dengan lidah, karena lidah terlalu mudah untuk berkata-kata. Tapi, jawablah dengan perbuatan.
-
Belajar bersyukur dari hal-hal yang kecil. Perkara nanti bakal dikasih hal besar buat disyukuri atau enggak, gimana nanti.
-
Berjanjilah untuk tidak meninggalkan aku, apapun yang akan terjadi nanti.
-
Bertahan dan bertahan: Suatu hari nanti kesedihan ini akan terbukti untuk kebaikanmu.
-
Butuh banyak orang dengan visi yang sama. Mungkin belum bisa sekarang, tapi nanti. Mau nggak mau, lo harus bertahan dulu sebelum bisa mencapai posisi jadi pembuat kebijakan.
-
Cerita-cerita itu menjadi hidup saat dituturkan. Tanpa suara manusia yang membaca keras-keras, atau sepasang mata lebar terbelalak yang menyusuri huruf demi huruf dengan bantuan lampu senter di balik selimut, cerita-cerita itu tidak benar-benar eksis di dunia kita. Mereka seperti biji-bijian yang menempel di paruh burung, menunggu jatuh ke bumi, atau seperti nada-nada lagu yang dituliskan di selembar kertas, merindukan alat musik untuk menghidupkannya. Mereka tertidur semu, menanti-nanti kesempatan untuk terjaga. Begitu seseorang mulai membaca kisah-kisah itu, mereka pun mulai berubah. Mereka bisa menancapkan akar di dalam imajinasi, dan mengubah pembacanya.
-
Di dunia ini nggak ada yang kebetulan. Semua ada maksudnya. Tunggu aja kejutan apa yang terjadi nanti.
-
Hidup ini tidak bisa diprediksi. Jangan terlalu lama membuang waktu, kau bisa menyesal nanti.
-
Jangan bicara sembarangan. Tak perlu ada pesan terakhir karena selalu ada kesempatan bagi kita untuk bertemu lagi suatu saat nanti.
Semua kata bijak dan ucapan terkenal nanti akan selalu Anda temukan di JagoKata.com (halaman 7)