Kata-kata Bijak sama nanti

Kata-kata Bijak 101 s/d 120 dari 345.

  • Moammar Emka Aku ingin mencintaimu tanpa batas waktu. Tidak kini, dulu, apalagi nanti. Aku ingin mencintaimu saja untuk selamanya.
    Moammar Emka
    Penulis dari Indonesia (1974 - )
    - +
    +6
  • Moammar Emka Apa yang coba kuhindari? Masa kini, lalu apa nanti? Percuma lari, ketiganya pasti kutemui. Kita bersiap diri, saja. Karena hidup itu butuh masalh supaya kita tahu bahwa kita punya kekuatan.
    Moammar Emka
    Penulis dari Indonesia (1974 - )
    - +
    +6
  • Bernard Batubara Banyak hal indah yang suatu saat nanti memaksamu meneteskan air mata dan itu memang pantas kau lakukan.
    Bernard Batubara
    Penulis dari Indonesia
    - +
    +6
  • Emma Grace Janji adalah utang. Dan utang tetaplah utang, yang harus dibayar kembali suatu saat nanti.
    Emma Grace
    Penulis dari Amerika
    - +
    +6
  • Achi T.M Kita hormati yang azan, supaya nanti pas sakhratul maut kita dimudahkan mengucapkan dua kalimat syahadat.
    Achi T.M
    Penulis asal Indonesia (1985 - )
    - +
    +6
  • Moammar Emka Mari menengok masa lalu. Memebawanya kepangkuan; meletakannya di jejak hari ini dan - mungkin, nanti.
    Moammar Emka
    Penulis dari Indonesia (1974 - )
    - +
    +6
  • John Dryden Sakitnya cinta akan lebih manis dirasakan dimana nanti sebagai pengalaman.
    John Dryden
    Penyair dan dramawan dari Inggris (1631 - 1700)
    - +
    +6
  • Orizuka Semakin tinggi seseorang terbang tanpa kendali, semakin sakit pula saat dia terjatuh nanti.
    Orizuka
    Penulis dari Indonesia
    - +
    +6
  • J.K. Rowling Tidak peduli seseorang dilahirkan untuk apa, tapi tumbuh menjadi apa mereka nanti.
    J.K. Rowling
    Novelis, Pencipta tokoh Harry Potter (1965 - )
    - +
    +6
  • Alexia Chen Aku berjalan secara otomatis ke kios majalah milik Pak Mamat. Aku akan membeli majalah. Atau koran. Biasanya aku membaca sesuatu untuk dibaca nanti malam. Ini sudah seperti ritual pagi. Rasanya ada yang kurang jika aku tidak singgah untuk membeli bacaan. Apa pun itu.
    Alexia Chen
    Penulis dari Indonesia
    - +
    +5
  • Rainbow Rowell Aku tidak menyukaimu, Park. Aku kira….aku hidup untukmu. Aku bahkan tidak bisa bernapas ketika kita tidak bersama. Yang sama artinya, ketika kita baru bertemu Senin pagi nanti, terasa seperti enam puluh jam tidak bernapas. Mungkin itulah caraku yang begitu suka marah, mengapa aku membentakmu. Semua yang aku lakukan saat kita bersama adalah panik. Karena setiap detiknya terasa begitu penting. Dan karena aku tidak sanggup mengendalikan diri, aku tidak bisa mencegahnya. Bahkan aku bukan diriku lagi, aku adalah milikmu, dan apa jadinya kalau kau memutuskan bahwa kau tidak menginginkanku? Bagaimana kau bisa menginginkanku seperti aku menginginkanmu?
    Rainbow Rowell
    Penulis dari Amerika (1973 - )
    - +
    +5
  • Christina Juzwar Daripada dipendam? Nanti jamuran, Neng! Makanya, jadi orang jangan pemalu banget napa sih?
    Christina Juzwar
    Penulis dari Indonesia
    - +
    +5
  • Sandi Firly Jangan diambil hati.Memang untuk meraih mimpi itu banyak tantangannya. Termasuk menaklukkan hati ibumu. Percayalah, hatinya nanti pasti meleleh seperti es batu.
    Sandi Firly
    Penulis dari Indonesia (1975 - )
    - +
    +5
  • Shabrina Ws Jika ayah pergi dulu suatu hari nanti, kamu nggak perlu menabur bunga setiap hari Jumat. Ayah dan ibu hanya butuh doa.
    - +
    +5
  • Herlina P. Dewi Kamu harus nikah dengan orang Jawa. Dan ibu harus kenal siapa calon besan Ibu itu. Nggak boleh sembarangan. Inget, bibit, bebet, dan bobot itu sangat penting kalau kamu mau nikah nanti. Ini semua demi masa depan kamu, Panji. Demi keturunan-keturunan kamu nanti.
    - +
    +5
  • Moemoe Rizal Khun melamun lagi? Jangan terlalu banyak melamun. Di Bangkok banyak hantu. Nanti Khun kerasukan. Aku udah kerasukan, kok. Dirimu ada di hatiku. Itu sudah satu kerasukan yang kualami.
    - +
    +5
  • Toeti Heraty NOSTALGI = TRANSENDENSI. Nostalgi sama dengan transendensi betul, ini permainan kata lagi-lagi kata asing tapi apa sih yang tidak asing tapi itu hanya ilusi kembali pada nostalgi berarti kehilangan yang dulu-dulu dibayangkan hanya tidak mencekam lagi, karena lembut dengan ironi saat kini yang berkilas balik siapa tahu nanti kini, dulu, nanti, teratasi bukankah itu transendensi?
    Toeti Heraty
    Penyair dari Indonesia (1933 - 2021)
    - +
    +5
  • Ilana Tan Pada saat kita bertemu lagi nanti, kalau perasaanmu masih belum berubah, kalau kau merasa sulit percaya padaku, kalau kau tidak mau melihatku lagi, tidak mau berurusan denganku lagi, kau hanya perlu mengatakannya dan aku akan menuruti apa pun yang kau katakan.
    Ilana Tan
    Novelis dari Indonesia
    - +
    +5
  • Sapardi Djoko Damono cemaskan aku kalau nanti air hening kembali
    Sapardi Djoko Damono
    Penulis dari Indonesia (1940 - 2020)
    - +
    +4
  • Bernard Batubara Hati-hati kalau bercanda. Nanti tidak ada yang menyeriusimu.
    Bernard Batubara
    Penulis dari Indonesia
    - +
    +4
Semua kata bijak dan ucapan terkenal nanti akan selalu Anda temukan di JagoKata.com (halaman 6)