Kata-kata Bijak 221 s/d 240 dari 345.
-
Saya bermimpi bahwa suatu hari nanti langkah antara pikiran dan jari saya tidak lagi dibutuhkan. Dan itu hanya dengan mengedipkan mata saya, saya akan membuat gambar. Lalu, saya pikir, saya akan benar-benar menjadi seorang fotografer.
Asli:I dream that someday the step between my mind and my finger will no longer be needed. And that simply by blinking my eyes, I shall make pictures. Then, I think, I shall really have become a photographer.
-
Saya lebih suka kalah dalam tujuan yang suatu hari nanti akan menang, daripada menang dalam tujuan yang suatu hari akan kalah!
Asli:I would rather lose in a cause that will some day win, than win in a cause that will some day lose!
-
Saya tidak tahu apakah itu akan sukses, atau bagaimana tahapannya nanti, tetapi saya selalu melihat diri saya sebagai musisi dan penulis lagu seumur hidup.
Asli:I didn't know if it would be a success-ful one, or what the stages would be, but I always saw myself as a lifetime musician and songwriter.
-
Sesama orang nggak waras dilarang saling menasehati! Makin parah nanti!
-
Sesuatu yang didapatkan degan mudah, nanti gampang lepasnya.
-
Suatu hari nanti ketika saatnya tiba, kamu akan tahu bagaimana rasanya mencintai seseorang. Seolah sesuatu yang berhubungan dengan dia dan dirimu adalah hal yang membahagiakan.
-
Suatu hari nanti, aku akan berlari kepadamu. Kuharap, kaulah yang akan menjadi sosok yang menunggu di garis akhir, sama halnya kau akan selalu menjadi tujuan aku berlari.
-
Suatu hari nanti, mimpi kita pasti terwujud. Dan, saat kita melihat hanami lagi, kita telah menjadi seseorang yang baru.
-
Suatu masa nanti kamu akan merindukan segala kebaikan dan semua hal yang menjadikannya tak pernah sempurna dimatamu itu.
-
Suatu saat nanti, jam 8 pagi aku, jam 8 pagi kamu, akan menjadi jam 8 pagi kita. Akan kita habiskan waktu istimewa berdua, melakukan banyak hal yang kita suka.
-
Tapi cinta itu seringkali bersembunyi di tempat yang susah dijangkau, sampai tiba saatnya dia nanti muncul dan menampakkan raut wajahnya yang lembut.
-
Tapi, suatu hari nanti, sama seperti kegelapan yang meliputiku, aku akan melihat matahari kembali terbit dan merasakan kehangatannya.
-
Tentang impian, selalu ada jarak di antara ‘siapa diri kita sekarang’ dan ‘siapa diri kita nanti’. Sebagian menangisi jarak itu untuk kemudian merasa kalah dan menyerah. Sebagian lain tetap tersenyum untuk mengalahkan jarak itu dengan sikap pantang menyerah. Jarak itu bernama tantangan.
-
… pintar-pintarlah mencari tahu suara hatimu … kalau tak jeli mendengarkan kata hatimu, suatu hari nanti semuanya akan terlambat …
-
Allah maha membolak-balik hati. Siapa tahu suatu saat nanti Dara berubah pikiran.
-
Anda tidak berkata, saya akan menjadi penulis ketika saya besar nanti - setidaknya tidak.
Asli:You don't say, I'm going to be a writer when I grow up - at least I didn't.
-
Anggaplah sangat pasti bahwa kehidupan dan keberuntungan kita masing-masing suatu hari nanti akan bergantung pada kemenangan atau kekalahan kita dalam permainan catur. Tidakkah Anda berpikir bahwa kita semua harus menganggapnya sebagai tugas utama kita untuk mempelajari setidaknya nama-nama bidak dan bagaimana memposisikannya di papan catur?
Asli:Suppose it were perfectly certain that the life and fortune of each of us would some day depend upon our winning or losing a game of chess. Do you not think that we should all consider it to be our primary duty to learn at least the names of the pieces and how to position them on the chessboard?
-
Apa hak mereka menyuruhku untuk segera punya anak? Memangnya mereka mau kasih makan dan membayar semua biaya pendidikan anakku nanti?
-
Apa pun pilihan kamu nanti, pastikan kamu suka sama bidang itu.
-
Apa yang kita lakukan sekarang menentukan masa depan kita nanti.
Semua kata bijak dan ucapan terkenal nanti akan selalu Anda temukan di JagoKata.com (halaman 12)