Kata-kata Bijak 61 s/d 80 dari 184.
-
Ketika seseorang tertimpa musibah, sangat jarang ada yang berusaha menyabarkan atau memberi saran yang menyamankan hati. Rata-rata orang yang datang malah memberikan saran yang menyesatkan.
-
Kuputar kunci pintu kamarku. Aku membuka pintu kamar yang kuncinya telah terbuka, lalu aku membeku di depan mata. Serasa ada batu menghujam kepalaku. Ibu dan anak yang tadi aku tabrak ada di dalam kamarku. Mereka sedang duduk di ranjangku. Sementara ibu anak itu tetap dengan tatapan bekunya, anak di sampingnya yang tadi tertabrak malah tertawa puas ke arahku dengan kondisinya yang tidak seperti habis tertabrak. Padahal tadi dia menangis.
-
Menikah itu ibarat mengenakan sepasang pakaian. Kalau klop, dua busana berbeda itu akan enak dipakai dan juga sedap dipandang. Bila tidak, bisa jadi salah satu dari pasangan itu sesak napas karena pakaian yang terlalu ketat menyiksa. Atau, malah tidak setia karena terlalu longgar.
-
Orang tidak waras malah dikunjungi dan didengarkan perkataannya. Kalau sudah demikian, lalu siapa yang sebenarnya gila kecuali si penangkap itu sendiri!
-
Pada saat kita kehilangan sesuatu yang amat berharga bagi kita, kita lupa bahwa kita masih punya banyak hal yang sama berharganya dengan itu. Kita malah sibuk menggalaui kehilangan, kita malah sibuk menangis, kita malah sibuk mengingat-ingat masa lalu tanpa mensyukuri apa yang masih kita punya dan kembali melangkah ke depan.
-
Saat orang lain berpikiran untuk membesarkan usaha tapi kita malah berpikir bagaimana cara membesarkan sedekah.
-
buku ini mungkin cuma karya fiksi, tapi di kehidupan nyata banyak kejadian yang hampir sama atau malah lebih parah. Setiap tindakan bunuh diri yang dicontohkan dalam buku ini tidak untuk ditiru. Mari belajar mencintai diri kita dan orang lain. Semoga buku ini bisa membantu bisa mengurangi korban bully.
-
Jadi cewek juga harus punya prinsip!. Syukur-syukur dilamar, malah songong.
-
Jadilah dirimu sendiri saja, ikut tren kalau buat kita nggak nyaman malah justru merusak suasana.
-
Ngasih kabar emang sebentar, tapi saat dikabari kamu malah butuh berjam-jam untuk balas-balasan pesan, ngobrol, padahal dia lagi kerja dan butuh fokus pada pekerjaannya. Kalau diabaikan, kamu marah.
-
Sebuah kepercayaan yang sering kita khianati, jika memang benar-benar membuat tenang, kenapa malah mengubah kita menjadi garang?
-
Ada kok orang ajaib gitu. Kalau suka sama orang lain, sikapnya bukan ramah, malah jutek.
-
Aku berusaha membuat hubungan kita kembali semula, seperti yang kamu bilang kamu inginkan saat kita berdebat? Tapi mengapa kamu malah menjauh?
-
Anak gadis jangan pilih-pilih. Kata orang Bali, pilih-pilih bekul, ingin yang terbaik malah dapat yang terjelek. Pacar kan bukan sejenis buah.
-
Apa salahnya jadi kyai? Ya, memang jadi kyai nggak enak karena harus selalu menjaga sikap. Tapi kan malah terjaga jadinya. Tidak berani aneh-aneh, takut melanggar dan mencoreng nama baik.
-
Dasar cewek cantik. Lagi marah, tetap saja cantik. Malah semakin cantik. Beda sama cewek pemberani. Nggak marah aja sangar. Apalagi kalau marah. Malah serem!
-
Ilmu itu mahal. Juga butuh kerja keras. Sayang,kan, kalo ujung-ujungnya malah nggak dihargai?
-
Jangan cuma mikirin adrenalin yang terpacu. Pikirkan juga berapa biaya ke dokter kalau sepulang dari sana, kamu bukannya membawa kenangan tak terlupakan, tapi malah bawa penyakit.
-
Kan baik belum tentu benar juga belum tentu tepat. Malah bisa salah pada waktu dan tempat yang tidak cocok.
-
Orang yang pertama kali bilang sayang ke gue, orang yang selalu bilang bakal selalu ada buat gue, orang yang pertama kali bilang nggak bakal pergi dari gue, malah jadi orang yang pertama kali ninggalin gue!
Semua kata bijak dan ucapan terkenal malah akan selalu Anda temukan di JagoKata.com (halaman 4)