Kata-kata Bijak sama kita–kepribadian

Kata-kata Bijak 101 s/d 120 dari 8319.

  • Cut Nyak Dhien Saat terbaik untuk membuktikan bahwa kita adalah pemenang yaitu saat ketika kita tampak kalah.
    Cut Nyak Dhien
    Pahlawan Nasional Indonesia (1848 - 1908)
    - +
    +277
  • Boy Candra Semoga segala hal yang kita jalani kini. Seberat apa pun usaha menjaga hati. Tidak hanya menjadi lelah yang tak berarti.
    Boy Candra
    Penulis dari Indonesia (1989 - )
    - +
    +272
  • Syeikh Imam Nawawi al-Bantani Jangan sampai kita terlena kata mutiara untuk memenuhi kekayaan duniawi yang sifatnya hanya sementara saja, hingga kita lupa akan tugas kita yang sesungguhnya di dunia ini yaitu mengumpulkan perbekalan untuk menuju kampung akhirat yang kekal.
    Syeikh Imam Nawawi al-Bantani
    Ulama dan intelektual dari Indonesia (1813 - 1897)
    - +
    +271
  • Jerinx Ketika kita menyampaikan sesuatu dengan musik, itu tidak terdengar seperti seorang guru yang berbicara di depan kelas.
    Jerinx
    Personel band Superman Is Dead (SID) dari Indonesia (1977 - )
    - +
    +270
  • Abraham Lincoln Sukses berjalan dari satu kegagalan ke kegagalan yang lain, tanpa kita kehilangan semangat.
    Abraham Lincoln
    Negarawan dan presiden (ke-16) dari Amerika Serikat (1809 - 1865)
    - +
    +269
  • Wira Nagara Terkadang cinta itu bagai Proklamasi. Bisa kita rasakan dengan seksama, lalu hancur dalam tempo sesingkat-singkatnya.
    Wira Nagara
    Komika dari Indonesia (1992 - )
    - +
    +269
  • Raditya Dika Kadang gue ngerasa terlalu banyak hal hilang dalam perjalanan kita dari kecil hingga dewasa.
    Raditya Dika
    Penulis, pelawak, aktor, pemeran dan sutradara dari Indonesia (1984 - )
    - +
    +268
  • Emha Ainun Nadjib Secara filosofis, sesungguhnya tak ada "orang besar" dan tak ada "orang kecil" dalam takaran pemilikan ekonomi atau perbedaan status sosial budaya. Kecil dan besar hanya terjadi pada kualitas kepribadian.
    Emha Ainun Nadjib
    Seorang seniman, budayawan, penyair, serta intelektual asal Indonesia. (1953 - )
    - +
    +265
  • Quraish Shihab Mencintai dunia itu wajar, asalkan jangan sampai cinta itu membuat kita mendurhakai Tuhan.
    - +
    +263
  • Soe Hok Gie Kita seolah-olah merayakan demokrasi, tetapi memotong lidah orang-orang yang berani menyatakan pendapat mereka yang merugikan pemerintah.
    Soe Hok Gie
    Aktivis Indonesia Tionghoa (1942 - 1969)
    - +
    +260
  • Tere Liye Mau kita menyaksikan atau tidak, matahari selalu terbit. Mau ditutup mendung atau kabut, matahari juga tetap terbit. Mau kita menyadari atau tidak, matahari tetap terbit.
    Tere Liye
    Penulis dari Indonesia (1979 - )
    - +
    +255
  • Abdullah Gymnastiar Tidak ada penghinaan yang akan membuat kita sengsara jika kita jadikan hal itu sebagai ladang amal untuk meningkatkan kemuliaan dengan memaafkan dan sabar.
    Abdullah Gymnastiar
    Pendakwah, penulis buku, pengusaha dari Indonesia (1962 - )
    - +
    +249
  • Soekarno Kita bangsa besar, kita bukan bangsa tempe. Kita tidak akan mengemis, kita tidak akan minta-minta, apalagi jika bantuan-bantuan itu diembel-embeli dengan syarat ini syarat itu! Lebih baik makan gaplek tetapi merdeka, daripada makan bestik tapi budak.
    Pidato HUT Proklamasi
    Soekarno
    Presiden pertama Indonesia (1901 - 1970)
    - +
    +246
  • Friedrich Nietzsche Pemikiran adalah bayangan dari perasaan kita selalu lebih gelap, lebih kosong, dan lebih sederhana.
    Friedrich Nietzsche
    Penyair dan filsuf dari Jerman (1844 - 1900)
    - +
    +245
  • Tere Liye Sejatinya, dalam hidup ini kita tidak pernah berusaha mengalahkan orang lain, dan itu sama sekali tidak perlu. Kita cukup mengalahkan diri sendiri. Egoisme. Ketidakpedulian. Ambisi. Rasa takut. Pertanyaan. Keraguan. Sekali kau bisa menang dalam pertempuran itu, maka pertempuran lainnya akan mudah saja.
    Tere Liye
    Penulis dari Indonesia (1979 - )
    - +
    +245
  • W.S. Rendra Kita tersenyum bukanlah karena sedang bersandiwara. Bukan karena senyuman adalah suatu kedok. Tetapi karena senyuman adalah suatu sikap. Sikap kita untuk Tuhan, manusia sesama, nasib dan kehidupan.
    W.S. Rendra
    Penyair dari Indonesia (1935 - 2009)
    - +
    +241
  • Bong Chandra Menyesal sama seperti mengejar bayangan kita sendiri, semakin dikejar, semakin jauh dari jalan keluar.
    Bong Chandra
    Pebisnis, pembicara dan motivator dari Indonesia (1987 - )
    - +
    +241
  • Nelson Mandela Tak ada jalan mudah untuk mencapai kemerdekaan di mana pun. Banyak dari kita berkali-kali harus melewati lembah dengan bayangan kematian sebelum mencapai puncak cita-cita kita itu.
    Nelson Mandela
    Pengacara, politikus dari Afrika Selatan (1918 - 2013)
    - +
    +241
  • Soekarno Dalam pidatoku, "Sekali Merdeka tetap Merdeka"! Kucetus semboyan: "Kita cinta damai, tetapi kita lebih cinta KEMERDEKAAN".
    Soekarno
    Presiden pertama Indonesia (1901 - 1970)
    - +
    +234
  • Cut Nyak Dhien Kita tidak akan menang bila kita masih terus mengingat semua kekalahan.
    Cut Nyak Dhien
    Pahlawan Nasional Indonesia (1848 - 1908)
    - +
    +232
Semua kata bijak dan ucapan terkenal kita–kepribadian akan selalu Anda temukan di JagoKata.com (halaman 6)