Kata-kata Bijak 221 s/d 240 dari 1507.
-
Kami juga tidak menerima, sebagai orang yang tulus yang tidak dicirikan oleh perasaan malu yang memerah ini, keremajaan hati ini, kepekaan terhadap sentimen kesantunan dan harga diri. Kesederhanaan dibesarkan dengan rasa hormat pada diri sendiri. Sopan santun adalah mantel pikiran yang adil. Tidak ada yang benar-benar hebat tanpa ornamen ini.
Asli:Nor do we accept, as genuine the person not characterized by this blushing bashfulness, this youthfulness of heart, this sensibility to the sentiment of suavity and self-respect. Modesty is bred of self-reverence. Fine manners are the mantle of fair minds. None are truly great without this ornament.
-
Kami lelah dengan segalanya kecuali memahami.
Asli:On se lasse de tout, excepté de comprendre.
La Vie Littéraire 2, 43 -
Kami memproduksi komponen otomotif termasuk suku cadang mesin dan poros penting untuk mobil penumpang, mesin diesel, dan kendaraan komersial menengah & berat. Hingga tahun 1997, fokus kami hampir seluruhnya pada pasar domestik dengan porsi pendapatan ekspor yang relatif tidak signifikan.
Asli:We manufacture automotive components including critical engine and axle parts for passenger cars, diesel engines and medium & heavy commercial vehicles. Till 1997, our focus was almost entirely on the domestic market with a relatively insignificant portion of revenues from exports.
-
Kami semua memakai topeng. Hanya dia yang harus sesuai dengan wajahnya.
Asli:Eine Maske tragen wir alle. Nur sollte sie zum Gesicht passen.
-
Kami sering mendengar kota-kota yang lenyap dari peradaban, runtuh tertimbun waktu. Semua itu terjadi bukan karena semata-mata seluruh bangunan kota itu hancur, tetapi lebih karena kota itu tak lagi hidup dalam jiwa penghuninya.
-
Kami terus mengembara mencari segumpal kenangan yang tak pernah mati, walau seribu peluru menghujamnya.
-
Kami tidak ingin berbagi apapun dengan siapapun kecuali segel kerahasiaan - termasuk apa yang ada di bawahnya.
Asli:Nichts teilen wir so gern an andere mit, als das Siegel der Verschwiegenheit - samt dem, was darunter ist.
-
Kami yakin dengan kehadiran kami.
Asli:We convince by our presence.
-
Keraguan kami adalah pengkhianat.
Asli:Our doubts are traitors.
-
Menatap langit sering kali sama seperti menatap diri sendiri.Karenanya bagi kami langit adalah metafora.
-
Mengapa orang seperti Mbak Kanti dan kebanyakan wanita tadi dengan sangat mudah Kau berikan anak di rahimnya? Sedangkan aku, kurang siap apa? Aku percaya pernikahan kami kokoh, ekonomi cukup, keluarga kami pun dari kalangan yang baik.
-
Perubahan tidak akan datang jika kita menunggu orang lain atau lain waktu. Kami adalah orang-orang yang kami tunggu-tunggu. Kami adalah perubahan yang kami cari.
Asli:Change will not come if we wait for some other person or some other time. We are the ones we've been waiting for. We are the change that we seek.
-
Retorika adalah pengganti tindakan yang buruk, dan kami hanya percaya pada retorika. Jika kita benar-benar menjadi bangsa yang hebat, kita tidak boleh hanya berbicara; kita harus melakukan hal yang besar.
Asli:Rhetoric is a poor substitute for action, and we have trusted only to rhetoric. If we are really to be a great nation, we must not merely talk; we must act big.
-
Saat aku menyetujui kepergianmu bersama kami ke kota ini, dalam hati aku berjanji untuk melindungimu. Dan aku akan menepatinya.
-
Satu kesalahpahaman yang ada di dunia muslim, yang harus diperbaiki, adalah pandangan bahwa Muslim di Amerika adalah hidup di dalam keadaan yang sangat buruk. Mereka tidak bisa melaksanakan ibadahnya dengan bebas. Itu tidak benar sama sekali. Faktanya, kami tetap beribadah. Kami berpuasa, kami sembahyang, dan kami berdoa.
-
Saya dan Bapak, mendukung penuh niatmu untuk sekolah ke luar negeri karena melihat keberanianmu. Umurmu baru lima belas tahun, baru seumur jagung, tapi sudah memberanikan diri, melawan takutmu, merantau ke negeri orang demi mendapat ilmu. Hal inilah yang menjadi keyakinan saya dan bapak untuk melepasmu. Kami percaya kamu mampu, Nduk. Tolong diingat, barangkali segala sesuatu tidak akan semudah kehidupanmu di sini. Di sana kamu sendiri, apa-apa sendiri, kamu harus terbiasa dengan itu. Tapi, jangan pernah bersedih dan berkecil hati ya, Nduk, terhadap apa pun yang akan kamu hadapi di sana. Berjuanglah, selalu bersama kita, selalu bersama para pemberani. Dan yang pasti, doa kami selalu menyertaimu.
-
Saya memiliki sekelompok teman dalam hidup saya, dan kami semua saling memberikan sesuatu yang berbeda. Saya sudah mengenal dua teman terdekat saya selama bertahun-tahun. Salah satunya adalah teman dari sekolah menengah, dan yang lainnya saya temui setelah kuliah. Teman-teman saya yang dalam dan dalam mengingatkan saya setiap hari tentang bagian-bagian kepribadian saya yang baik.
Asli:I have a group of friends in my life, and we all give each other something different. I've known my two closest friends for many years. One is a friend from high school, and the other I met right after college. My deep, deep friends remind me every day of the good parts of my personality.
-
Seperti pelaut, kita tidak bisa mengubah cuaca atau arah angin. Tapi kami mengubah arah layar kami.
Asli:Like sailors, we cannot change the weather or the direction of the wind. But we change the direction of our sails.
-
Setelah sampai di pintu perpustakaan, kami langsung berebutan masuk. Akulah yang berhasil merebut pintu masuk itu terlebih dahulu. Sejak pertama kali membuka pintu, dingin bercampur suasana hening langsung menyergapku. Namun aku sudah terbiasa dengannya. Menurutku, suasana itulah yang membuat ruangan perpustakaan berbeda dari yang lain.
-
Tanpa perpustakaan, apa yang kita miliki? Kami tidak memiliki masa lalu dan tidak ada masa depan.
Asli:Without libraries what have we? We have no past and no future.
Semua kata bijak dan ucapan terkenal kami akan selalu Anda temukan di JagoKata.com (halaman 12)