Kata-kata Bijak 541 s/d 560 dari 1434.
-
Ketika Anda merasa besar, berani membantu orang lain merasa begitu berharga.
Asli:When you feel great, dare to help someone else feel great too.
-
Ketika saya berusia empat belas tahun, ayah saya begitu bodoh sehingga saya tidak tahan menghadapi orang tua itu. Tetapi, ketika saya berusia dua puluh satu, saya kagum pada berapa banyak yang telah dia pelajari dalam tujuh tahun.
Asli:When I was a boy of fourteen, my father was so ignorant I could hardly stand to have the old man around. But, when I got to be twenty-one, I was astonished at how much he had learned in seven years.
-
Ketika saya, duduk, mendengar sang astronom, di mana dia berceramah dengan tepuk tangan yang begitu meriah di ruang kuliah, betapa cepat, tanpa tanggung jawab, saya menjadi lelah dan sakit; Sampai naik dan meluncur keluar, saya mengembara sendirian, di udara malam yang lembab dan mistis, dan dari waktu ke waktu, menatap bintang-bintang dalam keheningan yang sempurna.
Asli:When I, sitting, heard the astronomer, where he lectured with such applause in the lecture room, how soon, unaccountable, I became tired and sick; Till rising and gliding out, I wandered off by myself, in the mystical moist night-air, and from time to time, looked up in perfect silence at the stars.
-
Kinan yang begitu cantik, membuat siapa pun tidak ingin melewatkan kesempatan untuk mendekatinya. Tidak terkecuali Satrya. Dan ketika Satrya mulai dekat dengan dia, dia menjauhkan diri. Kalau sudah terasa jauh, Kinan seolah akan memanggil-manggil Satrya untuk mendekatinya lagi, lalu menjauhinya lagi. Gitu aja terus. Sampai hujan cokelat menyirami ladang gandum dan jadilan Coco Crunch!
-
Kita semua dilahirkan gila. Beberapa tetap begitu.
Asli:Nous naissons tous fous. Quelques-uns le demeurent.
En Attendant Godot (1953) -
Kurasa menikah itu perbuatan yang sia-sia saja. Buat apa menikah kalau akhirnya rasa cinta yang mendorong untuk menikah itu lama-lama akan berubah menjadi perasaan yang lain? Kalau begitu untuk apa menikah? Untuk punya anak yang kadang-kadang akhirnya menyusahkan kita sendiri?
-
Lagi pula siapa yang sudi membicarakan suatu hal yang begitu tabu miliki orang yang dicintainya?
-
Lalu di mana egomu? Gila. Aku mengubah banyak hal untukmu. Kau tahu bagaimana perasaanku saat kau meninggalkanku begitu saja dan memikul malu saat semua tahu kita begitu serasi tapi kau putuskan untuk meninggalkan aku begitu saja?
-
Lalu, tak sampai semenit, tubuh kurus di hadapan Ainun itu bercampur dengan nyala api. Warga desa membakarnya. Oh, betapa! Betapa amarah massa begitu menjadi raja, bahkan di atas keadilan itu sendiri. Tak ada keadilan, Ainun meraung dalam hatinya, tak ada keadilan bagi orang yang lemah dan tak mampu bersuara.
-
Lo selalu begitu. Egois. Apa lo nggak mikirin perasaan gue? Gue juga takut, gue bingung, gue pengen pulang, Ki. Gue capek. Tapi lo nggak mikirin itu, kan? Lo cuma mikirin diri lo sendiri. Apanya yang sekarang gimana? Lo mikir nggak, dengan terus-terusan nanya gitu, lo cuma bikin kita semua makin stres?
-
Masa membatalkan janji begitu saja, tak profesional namanya.
-
Melakukan perjalanan berarti menemukan bahwa semua orang salah. Filosofi-filosofi, peradaban-peradaban yang tampaknya, pada jarak tertentu, begitu unggul dari mereka yang ada di rumah, semuanya membuktikan dengan saksama bahwa mereka dengan cara mereka sendiri sama tidak sempurna dan tidak sempurna.
Asli:To travel is to discover that everybody is wrong. The philosophies, the civilizations which seem, at a distance, so superior to those current at home, all prove on a close inspection to be in their own way just as hopelessly imperfect.
-
Memiliki yang sempurna pun bukanlah memiliki secara utuh. Orang yang kita cintai itu punya hak atas dirinya. Begitu juga dengan Tuhan yang menciptakannya. Sewaktu-waktu, Tuhan boleh membolak-balikkan hatinya.
-
Mengapa ada begitu banyak bulan tersisa di ujung uang?
Asli:Why is there so much month left at the end of the money?
-
Menikah bukannya sebuah gerbang menuju kebahagiaan bersama dengan belahan jiwa kita? Lalu mengapa begitu rumit memikirkannya?
-
Mungkin semua ibu memang begitu, menganggap anaknya baik dan tak sanggup membunuh lalat sekalipun.
-
Namun, kejahatannya juga tidak boleh dilupakan begitu saja karena jasa beberapa orang.
-
Nanti, ketika semua orang sudah tidur, aku mengamati gadis-gadis itu ditempat tidur mereka, bernapas dengan begitu damai. Mereka bagaikan bidadari-bidadari kecil yang tak punya urusan dengan dunia ini.
-
Pada setiap dinding, ruang, dan lekuk likunya, ada cerita tersendiri. Pahit, manis, asam, getir, semua lengkap. Sejak dulu, saya selalu berusaha bersetia pada setiap kenangan itu. Lalu ketika sekarang suami saya begitu ingin menjualnya, di mana lagi saya akan meletakkan semua kenangan itu? Hati saya jelas tak mampu menampung semuanya. Saya, dan kami, perlu sesuatu yang berwujud untuk mewadahi kenangan itu.
-
Pertanyaan-pertanyaan akademis adalah penghubung di dunia di mana begitu sedikit nyata yang telah dijawab.
Asli:Academic questions are interlopers in a world where so few of the real ones have been answered.
Meditations in Wall Street (1940) p. 94
Semua kata bijak dan ucapan terkenal begitu akan selalu Anda temukan di JagoKata.com (halaman 28)