• Bernard Batubara Rumah indekosnya tak seberapa jauh dari rumah indekos perempuan itu. Hanya sekitar lima belas menit naik motor. Sejak pertemuan pertama dan perkenalan mereka dua bulan lalu di perpustakaan kota, ia dan perempuan itu menjalin komunikasi. Tidak begitu intens. Hanya saat ia hendak meminjam atau mengembalikan buku, atau mengajak perempuan itu makan siang. Kadang, ia juga mengajak perempuan itu keluar makan pada jam-jam dini hari seperti ini.
    Sumber: Jatuh Cinta adalah Cara Terbaik untuk Bunuh Diri
    Bernard Batubara
    Penulis dari Indonesia 1989-
    - +
    +9
Loading......
Bernard Batubara - Rumah indekosnya tak seberapa jauh dari rumah indekos perempuan itu. Hanya sekitar lima belas menit naik motor. Sejak pertemuan pertama dan perkenalan mereka dua bulan lalu di perpustakaan kota, ia dan perempuan itu menjalin komunikasi. Tidak begitu intens. Hanya saat ia hendak meminjam atau mengembalikan buku, atau mengajak perempuan itu makan siang. Kadang, ia juga mengajak perempuan itu keluar makan pada jam-jam dini hari seperti ini.
Rumah indekosnya tak seberapa jauh dari rumah indekos perempuan itu. Hanya sekitar lima belas menit naik motor. Sejak pertemuan pertama dan perkenalan mereka dua bulan lalu di perpustakaan kota, ia dan perempuan itu menjalin komunikasi. Tidak begitu intens. Hanya saat ia hendak meminjam atau mengembalikan buku, atau mengajak perempuan itu makan siang. Kadang, ia juga mengajak perempuan itu keluar makan pada jam-jam dini hari seperti ini. dari : Bernard Batubara
X
straat-stad forest hills-sunrise lake-forest mountains-with-lake plant-drops purple-flower river-forest road-with-clouds sky-stars sun-over-waterfall yellow-wheat z-love-children-sun z-love-geliefdes-zon z-love-hands-sun z-love-hands z-love-leaves z-love-parijs z-love-small-hearts z-love-zwanen

Font size:

20 px 24 px 28 px 32 px 40 px 48 px

Font:

Arial TNR Verdana Courier New Comic Monospace

Warna:

Putih Beru Merah Kuning Hijau Hitam

Bayangan:

Tidak Putih Hitam
straat-stad Rumah indekosnya tak seberapa jauh dari rumah indekos perempuan itu. Hanya sekitar lima belas menit naik motor. Sejak pertemuan pertama dan perkenalan mereka dua bulan lalu di perpustakaan kota, ia dan perempuan itu menjalin komunikasi. Tidak begitu intens. Hanya saat ia hendak meminjam atau mengembalikan buku, atau mengajak perempuan itu makan siang. Kadang, ia juga mengajak perempuan itu keluar makan pada jam-jam dini hari seperti ini.
- Bernard Batubara JagoKata.com