Peribahasa: juga

Peribahasa menggunakan kata juga

  • air cucuran atap jatuh ke pelimbahan juga
    =biasanya sifat anak menurut teladan orang tuanya'
  • anak orang, anak orang juga
    =seseorang yang asing bagi kita akan tetap asing juga
  • berapa 2 mata memandang, 2 juga bahu memikul
    =betapapun menderita orang melihat, lebih menderita orang yang mengalami (kesusahan dan sebagainya)
  • berapa berat mata memandang, berat juga bahu memikul
    =betapapun menderita orang melihat, lebih menderita orang yang mengalami (kesusahan dan sebagainya)
  • busut juga yang ditimbun anai-anai
    =1 yang biasa bersalah juga yang dituduh orang dalam suatu kejahatan
  • carik-carik bulu ayam lama-lama bercantum juga
    =perkelahian sesama saudara itu akhirnya berbaik juga
  • ditetak belah, dipalu belah, tembikar juga akan jadinya
    =walau bagaimanapun disiksa dan disakiti akhirnya kalau mati tetap jadi mayat: orang pembuat periuk, bertanak di ~, yang membuatnya sendiri biasanya tidak memakai buatannya yang baik, melainkan memaka
  • garam di laut, asam di gunung bertemu dalam belanga juga
    =laki-laki dan perempuan kalau jodoh bertemu juga akhirnya
  • gigi dengan lidah adakalanya bergigit juga
    =suami istri (sanak saudara, sahabat karib, dan sebagainya) adakalanya bertengkar juga
  • gunung juga yang dilejang panas
    =1 biasanya orang yang sudah kaya yang mendapat untung atau bertambah kaya
  • hitam, hitam tahi minyak dimakan juga, putih-putih ampas kelapa dibuang
    =barang yang buruk tetapi berguna disimpan, barang yang bagus tetapi tidak berguna dibuang
  • jikalau di hulu airnya keruh, tak dapat tidak di hilirnya keruh juga
    =jika seseorang jahat asalnya, jahat juga kelakuannya
  • ke mana dialih, lesung berdedak juga
    =sesuatu yang memang merugikan (menyusahkan ), di mana pun akan merugikan juga
  • meludah ke langit, muka juga yang basah
    =melawan atau membantah orang yang berkuasa, akhirnya sendiri yang mendapat kesusahan atau kesulitan
  • mudah juga pada yang ada, sukar jua pada yang tidak
    =pada orang kaya adat apa pun juga mudah diisinya sedangkan pada yang miskin segalanya susah
  • payah-payah dilamun ombak, tercapai juga tanah tepi
    =setelah beberapa lama menanggung susah, akhirnya tercapai juga cita-citanya'
  • pucuk diremas dengan santan, urat direndam dengan tengguli, lamun peria pahit juga
    =orang yang tabiatnya jahat, sekalipun diberi kekayaan dan pangkat, sifatnya tidak akan berubah
  • punggung parang sekalipun jika selalu diasah, akan tajam juga
    =sebodoh-bodoh orang, apabila selalu belajar, akan pandai juga
  • satu juga gendang berbunyi
    =tidak berubah
  • sebusuk-busuk daging dikincah dimakan juga, seharum-harum tulang dibuang
    =jika keluarga berbuat ulah akan dimarahi, tetapi setelah itu diampuni, jika orang lain berbuat salah tidak dimaafkan sedikit pun juga
  • sepandai-pandai membungkus yang busuk berbau juga
    =perbuatan yang salah, meskipun dirahasiakan, lama-lama akan ketahuan juga
  • sepandai-pandai tupai melompat, sekali gawal juga
    =sepandai-pandai orang, ada kalanya ia salah (keliru) juga'
  • sepandai-pandai tupai melompat, sekali waktu gawal juga
    =sepandai-pandai orang, sekali-sekali keliru juga
  • Sepandai-pandai tupai melompat, sekali waktu jatuh juga
    =Sepandai-pandainya manusia, suatu saat pasti pernah melakukan kesalahan juga.
  • sepandai-pandai tupai meloncat, sekali gawal (terjatuh) juga
    =sepandai-pandai seseorang, ada kalanya berbuat salah (keliru) juga
  • sesayat sebelanga juga
    =meskipun sedikit, dianggap sudah cukup juga'
  • setinggi-tinggi melambung, surutnya ke tanah juga
    =biar ke mana pun perginya, akhirnya pulang ke kampung halaman juga
  • siapa pun jadi raja, tanganku ke dahi juga
    =siapa pun berkuasa aku tetap menghormatinya
  • Terbuat dari emas sekalipun, sangkar tetap sangkar juga
    =Meskipun hidup dalam kemewahan tetapi terkekang, hati tetap merasa tersiksa juga.
  • yang enggang sama enggang juga, yang pipit sama pipit juga
    =lebih baik berkumpul (berjodoh dan sebagainya) dengan orang yang sama derajatnya (tingkatannya)

Penjelasan menggunakan kata juga

  • alah sabung menang sorak
    =biarpun kalah, masih tinggi juga cakapnya
  • anak sendiri disayangi, anak tiri dibengkengi
    =bagaimanapun adilnya seseorang, kepentingan sendiri juga yang diutamakan
  • asam di darat, ikan di laut (garam di laut asam di gunung) bertemu dalam belanga
    =laki-laki dan perempuan kalau jodoh bertemu juga akhirnya
  • bagai belut kena ranjau (getah)
    =seseorang yang licik dan cerdik dapat juga tertangkap atau tertipu
  • bak mandi di air kiambang, pelak lepas gatal pun datang
    =sesuatu yang diperoleh itu sekalipun berguna juga, tetapi kemudian men datangkan yang lebih menyiksa
  • berserah berkabilan
    =sudah memercayakan sesuatu kepada orang, tetapi masih mengawasinya juga (jadi, tidak percaya sungguh-sungguh)'
  • bodoh-bodoh sepat, tak makan pancing emas
    =meskipun bodoh, dapat juga memilih mana yang baik dan mana yang buruk untuk dirinya
  • busut juga yang ditimbun anai-anai
    =1 yang biasa bersalah juga yang dituduh orang dalam suatu kejahatan
  • garam di laut, asam di gunung bertemu dalam belanga juga
    =laki-laki dan perempuan kalau jodoh bertemu juga akhirnya
  • hati gajah sama dilapah, hati kuman (tungau) sama dicecah (dicecap)
    =perolehan (laba) yang banyak dibagi sama banyak, perolehan (laba) yang sedikit dibagi juga sama sedikit
  • jikalau di hulu airnya keruh, tak dapat tidak di hilirnya keruh juga
    =jika seseorang jahat asalnya, jahat juga kelakuannya
  • kalau pandai menggulai badar pun menjadi tenggiri
    =orang yang pandai meskipun kurang alat syaratnya, dapat juga mengerjakan sesuatu dengan baik
  • Kegedhen empyak kurang cagak.
    =Banyak pengeluaran kurang penghasilan atau bisa juga punya cita-cita yang besar tetapi tidak punya kemampuan yang cukup.
  • keluar tak mengganjilkan, masuk tak menggenapkan (masuk tidak genap, keluar tidak ganjil)
    =hal (orang) yang tidak terpandang sedikit juga dalam masyarakat
  • lihat anak, pandang menantu
    =pekerjaan (hal dan sebagainya) hendaklah ditimbang, di samping baik bagi diri sendiri hendaknya baik juga bagi orang lain
  • madu satu tong, jika rembes, rembesnya pun madu jua
    =jika baik asalnya, turunannya pun baik juga: dalam ~ berisi empedu, dalam perkataan yang manis-manis biasanya berisi tipu daya yang tidak baik
  • mudah juga pada yang ada, sukar jua pada yang tidak
    =pada orang kaya adat apa pun juga mudah diisinya sedangkan pada yang miskin segalanya susah
  • payah-payah dilamun ombak, tercapai juga tanah tepi
    =setelah beberapa lama menanggung susah, akhirnya tercapai juga cita-citanya'
  • selama hujan akan panas jua
    =sehabis kesusahan, akhirnya akan datang juga waktu yang baik
  • Sepandai-pandai tupai melompat, sekali waktu jatuh juga
    =Sepandai-pandainya manusia, suatu saat pasti pernah melakukan kesalahan juga.
  • siapa lama tahan, menang
    =apabila bekerja dengan tekun dan rajin, tidak tergesa-gesa, lama-kelamaan kerja yang sulit sekali pun akan selesai juga dengan baik
  • sungguhpun kawat yang dibentuk, ikan di laut yang diadang
    =sungguhpun tampaknya tidak ada suatu maksud, tetapi ada juga yang dituju
  • tanam lalang tak akan tumbuh padi
    =melakukan kejahatan, kejahatan juga balasnya'
  • tangan kanan jangan percaya akan tangan kiri
    =jangan selamanya percaya begitu saja kepada sahabat karena kerap kali sahabat juga yang mencelakakan kita
  • Terbuat dari emas sekalipun, sangkar tetap sangkar juga
    =Meskipun hidup dalam kemewahan tetapi terkekang, hati tetap merasa tersiksa juga.
  • tiada rotan akar pun berguna (jadi)
    =kalau tidak ada yang baik, yang kurang baik pun boleh juga (meskipun kurang baik dapat dipakai juga)
  • umpan habis, ikan tak kena
    =usaha yang tidak mendatangkan hasil sedikit juga, bahkan merugi
Tip: doubleclick kata di atas untuk mencari cepat
Semua Peribahasa dengan kata juga, selalu ada di situs JagoKata. Kami beri peribahasa dan penjelasan untuk seribuan peribahasa.. Lihat arti dan definisi di jagokata.

Arti kata juga menerut KBBI

juga [ju·ga]

Kata Adverbia
  1. 1) selalu demikian halnya (kadang-kadang untuk menekankan kata di depannya)
    contoh: 'berkali-kali dipanggil, tetapi ia tidak mau datang juga'
  2. 2) sama atau serupa halnya dengan yang lain atau yang tersebut dahulu
    contoh: 'ayahnya pandai, anaknya juga demikian'

Lihat arti juga lengkap