Pramoedya Ananta Toer

Pramoedya Ananta Toer

Penulis dari Indonesia

Hidup dari: 1925-2006

Kutipan: Pramoedya Ananta Toer

Kutipan 61 s/d 70 dari 398.

  • Pramoedya Ananta Toer
    ajax-loader
    - +
    +4

    Karena kau menulis. Suaramu takkan padam ditelan angin, akan abadi, sampai jauh, jauh di kemudian hari.

    Sumber: Anak Semua Bangsa (1981) h. 84

  • Pramoedya Ananta Toer
    ajax-loader
    - +
    +4

    Melawan, Minke, dengan segala kemampuan dan ketakmampuan.

  • Pramoedya Ananta Toer
    ajax-loader
    - +
    +4

    Menulislah, karena tanpa menulis engkau akan hilang dari pusaran sejarah.

  • Pramoedya Ananta Toer
    ajax-loader
    - +
    +4

    Orang bilang ada kekuatan-kekuatan dahsyat yang tak terduga yang bisa timbul pada samudera, pada gunung berapi dan pada pribadi yang tahu benar akan tujuan hidupnya .

    Sumber: Bumi Manusia (1980) , h. 409

  • Pramoedya Ananta Toer
    ajax-loader
    - +
    +4

    Revolusi ini tidak memberi sesuatu pun, dia minta kepada setiap orang, segala-galanya.

    Sumber: Larasati (2000)

  • Pramoedya Ananta Toer
    ajax-loader
    - +
    +4

    Saya adalah seorang anak Renaisans. Karenanya, saya percaya kebaikan dan keadilan. Saya adalah manusia yang baik karena saya menginginkannya, bukan karena agama, undang-undang, atau paksaan. Itu adalah pengertian yang humanis. Saya ingin dianggap manusia baik karena keinginan saya, karena nurani saya, bukan karena sesuatu dari luar.

    Sumber: Aku Ingin Lihat Semua Ini Berakhir 168

  • Pramoedya Ananta Toer
    ajax-loader
    - +
    +4

    Saya mengharapkan bahwa apa yang dibaca dalam tulisan saya akan memberikan kekuatan pada pembaca saya, memberikan kekuatan untuk tepat berpihak pada yang benar, pada yang adil, pada yang indah. Saya berharap bahwa pembaca-pembaca di Indonesia, setelah membaca buku saya, menjadi berani, merasa dikuatkan. Dan kalau itu terjadi, saya mengangggap tulisan saya berhasil. itu adalah suatu kehormatan bagi seorang pengarang, terutama bagi saya. Lebih berani. berani. lebih berani.

    Sumber: Aku Ingin Lihat Semua Ini Berakhir 172

  • Pramoedya Ananta Toer
    ajax-loader
    - +
    +4

    Semua yang terjadi di kolong langit ini adalah urusan setiap orang yang berfikir.

    Sumber: Anak semua bangsa 390

  • Pramoedya Ananta Toer
    ajax-loader
    - +
    +3

    Berpendapat tanpa berpengetahuan hukuman mati bagi seorang calon brahmana. Dia takkan mungkin jadi brahmana yang bisa dipercaya.

    Sumber: Arok Dedes

  • Pramoedya Ananta Toer
    ajax-loader
    - +
    +3

    Cerita tentang kesenangan selalu tidak menarik. Itu bukan cerita tentang manusia dan kehidupannya, tapi tentang surga, dan jelas tidak terjadi di atas bumi kita ini.

    Sumber: Bumi Manusia (1980)

Tentang Pramoedya Ananta Toer

Pramoedya dilahirkan di Blora pada tahun 1925 di jantung pulau jawa di sebelah timur Pulau Sumatera, sebagai anak sulung dalam keluarganya.

Ayahnya adalah seorang guru, sedangkan ibunya seorang penjual nasi. Nama asli Pramoedya adalah Pramoedya Ananta Mastoer, sebagaimana yang tertulis dalam koleksi cerita pendek semi-otobiografinya yang berjudul Cerita Dari Blora. Karena nama keluarga Mastoer (nama ayahnya) dirasakan terlalu aristokratik, ia menghilangkan awalan Jawa "Mas" dari nama tersebut dan menggunakan "Toer" sebagai nama keluarganya.

Pramoedya menempuh pendidikan pada Sekolah Kejuruan Radio di Surabaya, dan kemudian bekerja sebagai juru ketik untuk surat kabar Jepang di Jakarta selama pendudukan Jepang di Indonesia.

Pada 30 April 2006 pukul 08.55 Pramoedya wafat dalam usia 81 tahun.

Sumber Wikipedia

  • pramoedya-ananta-toer
  • kehidupan-lebih-nyata-daripada-pendapat-siapa-pun-tentang-kenyataan
  • saya-selalu-percaya-dan-ini-lebih-merupakan-sesuatu-yang-mistis-bahwa
  • pada-akhirnya-persoalan-hidup-adalah-persoalan-menunda-mati-biarpun-orangorang
  • tak-ada-satu-hal-pun-tanpa-bayangbayang-kecuali-terang-itu-sendiri
  • setiap-tulisan-merupakan-dunia-tersendiri-yang-terapungapung-antara-dunia