Pramoedya Ananta Toer

Pramoedya Ananta Toer

Penulis dari Indonesia

Hidup dari: 1925-2006

Kutipan: Pramoedya Ananta Toer

Kutipan 51 s/d 60 dari 156.

  • Pramoedya Ananta Toer
    ajax-loader
    - +
    +3

    Tak ada satu hal pun tanpa bayang-bayang, kecuali terang itu sendiri.

    Sumber: Anak Semua Bangsa (1981)

  • Pramoedya Ananta Toer
    ajax-loader
    - +
    +2

    Barang siapa tidak tahu bersetia pada azas, dia terbuka terhadap segala kejahatan: dijahati atau menjahati.

    Sumber: Anak Semua Bangsa (1981) 4

  • Pramoedya Ananta Toer
    ajax-loader
    - +
    +2

    Berbahagialah dia yang makan dari keringatnya sendiri bersuka karena usahanya sendiri dan maju karena pengalamannya sendiri.

  • Pramoedya Ananta Toer
    ajax-loader
    - +
    +2

    Betapa sederhana hidup ini sesungguhnya yang pelik cuma liku dan tafsirannya.

    Sumber: Rumah Kaca (1988)

  • Pramoedya Ananta Toer
    ajax-loader
    - +
    +2

    Kalau hati dan pikiran manusia sudah tak mampu mencapai lagi, bukankah hanya pada Tuhan juga orang berseru?

    Sumber: Panji Darman: Jan Dapperste 33

  • Pramoedya Ananta Toer
    ajax-loader
    - +
    +2

    Kalau kemanusiaan tersinggung, semua orang yang berperasaan dan berfikiran waras ikut tersinggung, kecuali orang gila dan orang yang berjiwa kriminal, biarpun dia sarjana.

    Sumber: Anak Semua Bangsa (1981)

  • Pramoedya Ananta Toer
    ajax-loader
    - +
    +2

    Kau terpelajar, cobalah bersetia pada kata hati.

    Sumber: Bumi Manusia (1980)

  • Pramoedya Ananta Toer
    ajax-loader
    - +
    +2

    Mendapat upah karena menyenangkan orang lain yang tidak punya persangkutan dengan kata hati sendiri, kan itu dalam seni namanya pelacuran?

    Sumber: Jean Marais 59

  • Pramoedya Ananta Toer
    ajax-loader
    - +
    +2

    Menulislah sedari SD, apa pun yang ditulis sedari SD pasti jadi.

  • Pramoedya Ananta Toer
    ajax-loader
    - +
    +2

    Orang bilang ada kekuatan-kekuatan dahsyat yang tak terduga yang bisa timbul pada samudera, pada gunung berapi dan pada pribadi yang tahu benar akan tujuan hidupnya .

    Sumber: Bumi Manusia (1980) , h. 409

Tentang Pramoedya Ananta Toer

Pramoedya dilahirkan di Blora pada tahun 1925 di jantung pulau jawa di sebelah timur Pulau Sumatera, sebagai anak sulung dalam keluarganya.

Ayahnya adalah seorang guru, sedangkan ibunya seorang penjual nasi. Nama asli Pramoedya adalah Pramoedya Ananta Mastoer, sebagaimana yang tertulis dalam koleksi cerita pendek semi-otobiografinya yang berjudul Cerita Dari Blora. Karena nama keluarga Mastoer (nama ayahnya) dirasakan terlalu aristokratik, ia menghilangkan awalan Jawa "Mas" dari nama tersebut dan menggunakan "Toer" sebagai nama keluarganya.

Pramoedya menempuh pendidikan pada Sekolah Kejuruan Radio di Surabaya, dan kemudian bekerja sebagai juru ketik untuk surat kabar Jepang di Jakarta selama pendudukan Jepang di Indonesia.

Pada 30 April 2006 pukul 08.55 Pramoedya wafat dalam usia 81 tahun.

Sumber Wikipedia

  • pramoedya-ananta-toer
  • kehidupan-lebih-nyata-daripada-pendapat-siapa-pun-tentang-kenyataan
  • saya-selalu-percaya-dan-ini-lebih-merupakan-sesuatu-yang-mistis-bahwa
  • pada-akhirnya-persoalan-hidup-adalah-persoalan-menunda-mati-biarpun-orangorang
  • tak-ada-satu-hal-pun-tanpa-bayangbayang-kecuali-terang-itu-sendiri
  • setiap-tulisan-merupakan-dunia-tersendiri-yang-terapungapung-antara-dunia