W.S. Rendra
Penyair dari Indonesia
Hidup: 1935 - 2009
Kategori: Penyair (Modern) Negara:
Indonesia
Lahir: 7 Nopember 1935 Meninggal: 6 augustus 2009
Kata-kata Bijak 1 s/d 6 dari 6.
-
Angin membawa bau baju mereka.
Rambut mereka melekat di bulan purnama.
Wanita-wanita bunting berbaris di cakrawala,
mengandung buah jalan raya.Orang-Orang Miskin.
Untuk teks selengkapnya, lihat: roboguru.ruangguru.com― W.S. Rendra -
Orang-orang miskin berbaris sepanjang sejarah,
bagai udara panas yang selalu ada,
bagai gerimis yang selalu membayang.Orang-Orang Miskin.
Untuk teks selengkapnya, lihat: roboguru.ruangguru.com― W.S. Rendra -
Orang-orang miskin di jalan,
yang tinggal di dalam selokan,
yang kalah di dalam pergulatan,
yang diledek oleh impian,
janganlah mereka ditinggalkan.Orang-Orang Miskin.
Untuk teks selengkapnya, lihat: roboguru.ruangguru.com― W.S. Rendra -
Bila kamu remehkan mereka,
di jalan kamu akan diburu bayangan.
Tidurmu akan penuh igauan,
dan bahasa anak-anakmu sukar kamu terka.Orang-Orang Miskin.
Untuk teks selengkapnya, lihat: roboguru.ruangguru.com― W.S. Rendra -
O, kenangkanlah :
orang-orang miskin
juga berasal dari kemah IbrahimOrang-Orang Miskin.
Untuk teks selengkapnya, lihat: roboguru.ruangguru.com― W.S. Rendra -
Orang-orang miskin. Orang-orang berdosa.
Bayi gelap dalam batin. Rumput dan lumut jalan raya.
Tak bisa kamu abaikan.Orang-Orang Miskin.
Untuk teks selengkapnya, lihat: roboguru.ruangguru.com― W.S. Rendra
Semua kata bijak dan ucapan terkenal Orang-Orang Miskin dari W.S. Rendra akan selalu Anda temukan di JagoKata.com
Lihat semua kata-kata bijak dari W.S. Rendra
Buku dari W.S. Rendra:
Kata kunci dari kata bijak ini:
Penulis serupa
-
Amir Hamzah
Penyair dari Indonesia 108 -
Lord George Byron
Penyair dari Inggris 71 -
Robert Frost
Penyair dari Amerika Serikat 70 -
Alfred Lord Tennyson
Penyair dari Inggris 56 -
Heinrich Heine
Penyair dari Jerman 56 -
Alexander Pope
Penyair dari Inggris 53 -
Wiji Thukul
Penyair dari Indonesia 48 -
Horatius
Penyair dari Romawi Kuno 46




















Amir Hamzah
Lord George Byron
Robert Frost
Alfred Lord Tennyson
Heinrich Heine
Alexander Pope
Wiji Thukul
Horatius