Tere Liye
Penulis dari Indonesia
Hidup: 1979 -
Kategori: Penulis (Modern) Negara:
Indonesia
Lahir: 21 Mei 1979
Kata-kata Bijak 21 s/d 40 dari 45.
-
Berasumsi dengan perasaan, sama saja dengan membiarkan hati kau diracuni harapan baik, padahal boleh jadi kenyataannya tidak seperti itu, menyakitkan.
― Tere Liye -
Jangan bilang "tidak penting" atas hal-hal yang justru kita komentari, kita bahas, dan bahkan dimasukkan ke dalam hati, tersinggung, marah.
― Tere Liye -
Tidak usah jadi pengendali udara, pengendali air, atau pengendali api. Kita cukup jadi pengendali hati. Itu sudah cukup sakti.
― Tere Liye -
Hidup ini dipergilirikan satu sama lain. Kadang kita di atas, kadang kita di bawah. Kadang kita tertawa, lantas kemudian kita terdiam, bahkan menangis. Itulah kehidupan. Barang siapa yang sabar, maka semua bisa dilewati dengan hati lapang.
― Tere Liye -
Pastikan saja, kita selalu bergerak menjadi lebih baik, belajar dari sakit hati dan hinaan orang lain.
― Tere Liye -
Sekali kita membuka gerbangnya, terima nasib, susah payah mengendalikannya. Bahkan saat mata dan telinga sudah tenang, hati tetap rusuh siaga satu.
― Tere Liye -
Cinta itu bukan soal kebersamaan apalagi memiliki.
Melainkan pada ingatan yang diletakkan di hati kita masing2, pun dalam doa2 yang dipanjatkan dalam senyap.
Itulah kenapa, kalaupun kita tidak memiliki seseorang/sesuatu, tidak bersama dengannya, atau malah dibenci karena salah paham, perbedaan, atau memang simpel karena tidak suka (apapaun alasan tdk suka tersebut), kita tetap selalu bisa menyebutnya dengan kata cinta.― Tere Liye -
Kau tahu, di tengah semua kesedihan itu, setidaknya saat itu aku akhirnya menyadari, aku tidak akan pernah bisa melanjutkan hidup dengan hati yang hanya tersisa separuh. Tidak bisa. Hati itu sudah rusak, tidak utuh lagi. Maka aku memutuskan membuat hati yang baru. Ya, hati yang benar-benar baru.
― Tere Liye -
Ada orang-orang yang kemungkinan sebaiknya cukup menetap dalam hati kita saja, tapi tidak bisa tinggal dalam hidup kita. Maka, biarlah begitu adanya, biar menetap di hati, diterima dengan lapang. Toh dunia ini selalu ada misteri yang tidak bisa dijelaskan. Menerimanya dengan baik justru membawa kedamaian.
― Tere Liye -
Sesungguhnya ada banyak hal yang sebaiknya orang lain tidak perlu tahu. Cukup kita simpan dalam hati.
― Tere Liye -
Bagi orang-orang yang sedang menyimpan perasaan, ternyata bukan soal besok kiamat saja yang bisa membuatnya panik, susah hati. Cukup hal kecil seperti jaringan komunikasi terputus, genap sudah untuk membuatnya nelangsa.
― Tere Liye -
Aku tahu sejak lama, besok lusa, dengan hati seindah miliknya, dia akan melakukan hal hebat. Dia akan melihat dunia. London. Paris. Eropa. Tempat-tempat menakjubkan. Kamu tidak perlu menjelaskan lebih detail tentang harta warisan miliknya, Nak Zaman. Tapi aku tahu, aku bisa menebaknya, harta itu bernilai triliunan rupiah. Karena itulah harga dari seorang Sri Ningsih. Bahkan lebih mahal dari itu. Maka tunaikan amanahnya, Nak Zaman. Sri berhak pergi dengan tenang.
― Tere Liye -
Aku ingin punya hati seperti milik Sri Ningsih. Tidak pernah membenci walau sedebu. Tidak pernah berprasangka buruk walau setetes.
― Tere Liye -
Jika kita tetap tersenyum kepada seseorang yang justru dialah yang membuat kita sedih, maka itu disebut lapangnya hati.
― Tere Liye -
Apakah ada di dunia ini seorang politikus dengan hati mulia dan niat lurus? Apakah masih ada seorang Gandhi? Seorang Nelson Mandela? Yang berteriak tentang moralitas di depan banyak orang,lantas semua orang berdiri rapat di belakangnya, rela mati mendukung semua prinsip itu terwujud? Apakah masih ada?
― Tere Liye -
Menjadi baik dan berbuat baik itu tidak perlu alasan apapun. Tinggal dilakukan. Maka, dia akan memantulkan kebahagiaan kepada kita. Membuat damai hati kita. Percayalah, orang-orang yang selalu berbuat baik dengan tulus, akan dibalas pula dengan kebaikan.
― Tere Liye -
Tapi jangan biarkan hati kita lembek. Karena benteng pertahanan terbesar adalah hati.
― Tere Liye -
Hati itu seperti terbuat dari kristal. Sekali disakiti, retak, maka dia akan berubah – tidak pernah sama lagi. Bukan lagi kristal yang dulu pernah kita kenal. Nasihat lama ini tidak selalu benar, tapi mungkin bermanfaat dipikirkan.
― Tere Liye -
Karena kau bisa jatuh hati serta patah hati berkali-kali, tidak macam mati atau lahir yang cuma sekali seumur hidup, jangan-jangan angkanya lebih banyak lagi.
― Tere Liye -
Kalau memang terlihat rumit, ragu-ragu, kesana-kemari, tidak jelas, bikin sebal, sakit hati, lupakanlah. Segera lupakan. Urusan perasaan yang sejati selalu sederhana.
― Tere Liye
Semua kata bijak dan ucapan terkenal Tere Liye sama hati akan selalu Anda temukan di JagoKata.com (halaman 2)
Kata kunci dari kata bijak ini:
Penulis serupa
-
Pramoedya Ananta Toer
Penulis dari Indonesia 437 -
Primadonna Angela
Penulis dari Indonesia 304 -
Boy Candra
Penulis dari Indonesia 298 -
Winna Efendi
Penulis dari Indonesia 282 -
Oscar Wilde
Penulis dari Irlandia 281 -
Orizuka
Penulis dari Indonesia 273 -
Arumi E.
Penulis dari Indonesia 261 -
Christian Simamora
Penulis dari Indonesia 259
Pramoedya Ananta Toer
Primadonna Angela
Boy Candra
Winna Efendi
Oscar Wilde
Orizuka
Arumi E.
Christian Simamora