Tere Liye
Penulis dari Indonesia
Hidup: 1979 -
Kategori: Penulis (Modern) Negara:
Indonesia
Lahir: 21 Mei 1979
Kata-kata Bijak 21 s/d 39 dari 39.
-
Isi hari-hari dengan kesempatan baru. Lanjutkan hidup dengan segenap perasaan riang.
Kau, Aku Dan Sepucuk Angpau Merah― Tere Liye -
Sejatinya, rasa suka tidak perlu diumbar, ditulis, apalagi kau pamer-pamerkan. Semakin sering kau mengatakannya, jangan-jangan itu semakin hambar, jangan-jangan kita mengatakannya hanya karena untuk menyugesti, bertanya pada diri sendiri, apa memang sesuka itu.
Kau, Aku Dan Sepucuk Angpau Merah― Tere Liye -
Habiskan masa-masa sulit kau dengan teman terbaik, maka semua akan lebih ringan.
Kau, Aku Dan Sepucuk Angpau Merah― Tere Liye -
Ketika situasi memburuk, ketika semua terasa berat dan membebani, jangan pernah merusak diri sendiri.
Kau, Aku Dan Sepucuk Angpau Merah― Tere Liye -
Berasumsi dengan perasaan, sama saja dengan membiarkan hati kau diracuni harapan baik, padahal boleh jadi kenyataannya tidak seperti itu, menyakitkan.
Kau, Aku Dan Sepucuk Angpau Merah― Tere Liye -
Cinta sejati tidak pernah memiliki ujung, tujuan, apalagi hanya sekedar muara.
Kau, Aku Dan Sepucuk Angpau Merah― Tere Liye -
Sedikit saja, dari rasa dipaksa menjadi sukarela, dari rasa terhina menjadi dibutuhkan, dari rasa disuruh-suruh menjadi penerimaan. Seketika, wajah kau tak kusut lagi.
Kau, Aku Dan Sepucuk Angpau Merah― Tere Liye -
Tidak ada kesalahan, kekeliruan, apalagi dosa dalam sebuah perasaan, bukan?
Kau, Aku Dan Sepucuk Angpau Merah― Tere Liye -
Cinta sejati selalu menemukan jalan.
Kau, Aku Dan Sepucuk Angpau Merah― Tere Liye -
Cinta bukan sekedar soal memaafkan. Cinta bukan sekedar soal menerima apa adanya. Cinta adalah harga diri.
Kau, Aku Dan Sepucuk Angpau Merah― Tere Liye -
Jika kau memahami cinta adalah perasaan irrasional, sesuatu yang tidak masuk akal, tidak butuh penjelasan, maka cepat atau lambat, luka itu akan kembali menganga.
Kau, Aku Dan Sepucuk Angpau Merah― Tere Liye -
Jangan pernah menilai sesuatu sebelum kau selesai dengannya, mengenal dengan baik.
Kau, Aku Dan Sepucuk Angpau Merah― Tere Liye -
Tahukah kau, untuk membuat seseorang menyadari apa yang dirasakannya, justru cara terbaik melalui hal-hal menyakitkan.
Kau, Aku Dan Sepucuk Angpau Merah― Tere Liye -
Terkadang dalam banyak keterbatasan, kita harus bersabar menunggu rencana terbaik datang, sambil terus melakukan apa yang bisa dilakukan.
Kau, Aku Dan Sepucuk Angpau Merah― Tere Liye -
Cinta adalah rasionalitas sempurna.
Kau, Aku Dan Sepucuk Angpau Merah― Tere Liye -
Karena kau bisa jatuh hati serta patah hati berkali-kali, tidak macam mati atau lahir yang cuma sekali seumur hidup, jangan-jangan angkanya lebih banyak lagi.
Kau, Aku Dan Sepucuk Angpau Merah― Tere Liye -
Kalaupun dia keliru, atau kenyataannya berbeda dari yang dia tebak, itu biasanya karena kenyataan itu datang terlambat.
Kau, Aku Dan Sepucuk Angpau Merah― Tere Liye -
Tetapi kau tidak akan pernah bisa mencintai tanpa selalu memberi.
Kau, Aku Dan Sepucuk Angpau Merah― Tere Liye -
Kau dengan mudah membenarkan apapun yang terjadi di hati, tanpa tahu, tanpa memberikan kesempatan bahwa itu boleh jadi karena kau tidak mampu mengendalikan perasaan tersebut. Tidak lebih, tidak kurang.
Kau, Aku Dan Sepucuk Angpau Merah― Tere Liye
Semua kata bijak dan ucapan terkenal Kau, Aku Dan Sepucuk Angpau Merah dari Tere Liye akan selalu Anda temukan di JagoKata.com (halaman 2)
Lihat semua kata-kata bijak dari Tere Liye
Kata kunci dari kata bijak ini:
Penulis serupa
-
Pramoedya Ananta Toer
Penulis dari Indonesia 437 -
Primadonna Angela
Penulis dari Indonesia 304 -
Boy Candra
Penulis dari Indonesia 298 -
Winna Efendi
Penulis dari Indonesia 282 -
Oscar Wilde
Penulis dari Irlandia 281 -
Orizuka
Penulis dari Indonesia 273 -
Arumi E.
Penulis dari Indonesia 261 -
Christian Simamora
Penulis dari Indonesia 259
Pramoedya Ananta Toer
Primadonna Angela
Boy Candra
Winna Efendi
Oscar Wilde
Orizuka
Arumi E.
Christian Simamora