• Sigmund Freud Karena itu, berpikir dalam gambar hanyalah bentuk kesadaran yang sangat tidak lengkap. Dalam beberapa hal, juga, ia berdiri lebih dekat ke proses bawah sadar daripada berpikir dengan kata-kata, dan tidak diragukan lagi lebih tua daripada yang terakhir baik secara ontogenetis maupun filogenetik.
    Asli: Thinking in pictures is, therefore, only a very incomplete form of becoming conscious. In some way, too, it stands nearer to unconscious processes than does thinking in words, and it is unquestionably older than the latter both ontogenetically and phylogenetically.
    Sigmund Freud
    Psikiater dari Austria 1856-1939
    - +
    -1
Sigmund Freud - Karena itu, berpikir dalam gambar hanyalah bentuk kesadaran yang sangat tidak lengkap. Dalam beberapa hal, juga, ia berdiri lebih dekat ke proses bawah sadar daripada berpikir dengan kata-kata, dan tidak diragukan lagi lebih tua daripada yang terakhir baik secara ontogenetis maupun filogenetik.
Karena itu, berpikir dalam gambar hanyalah bentuk kesadaran yang sangat tidak lengkap. Dalam beberapa hal, juga, ia berdiri lebih dekat ke proses bawah sadar daripada berpikir dengan kata-kata, dan tidak diragukan lagi lebih tua daripada yang terakhir baik secara ontogenetis maupun filogenetik. dari : Sigmund Freud
X
plant-drops forest hills-sunrise lake-forest mountains-with-lake purple-flower river-forest road-with-clouds sky-stars straat-stad sun-over-waterfall yellow-wheat z-love-children-sun z-love-geliefdes-zon z-love-hands-sun z-love-hands z-love-leaves z-love-parijs z-love-small-hearts z-love-zwanen

Font size:

20 px 24 px 28 px 32 px 40 px 48 px

Font:

Arial TNR Verdana Courier New Comic Monospace

Warna:

Putih Beru Merah Kuning Hijau Hitam

Bayangan:

Tidak Putih Hitam
plant-drops Karena itu, berpikir dalam gambar hanyalah bentuk kesadaran yang sangat tidak lengkap. Dalam beberapa hal, juga, ia berdiri lebih dekat ke proses bawah sadar daripada berpikir dengan kata-kata, dan tidak diragukan lagi lebih tua daripada yang terakhir baik secara ontogenetis maupun filogenetik.
- Sigmund Freud JagoKata.com