Kata-kata Bijak dari Risda Nur Widia sama hidup

Risda Nur Widia

Risda Nur Widia

Penulis dari Indonesia

Hidup: 1992 -

Kategori: Penulis (Modern) Negara: FlagIndonesia

  • Mendadak seberkas sinar matahari membersit dari gundukan mendung. Gerimis turun bersama kilas cahaya tipis di langit. Pelan-pelan membasahi pelataran.
  • Mereka benar-benar layaknya derai angin di tengah gurun yang tiba dengan baju kumal, wajah melas, dan becak tua penuh karat.
  • Rentetan peristiwa yang melulu dan membuat seorang jengah. Ia berlari untuk menyelamatkan diri dari semua belenggu itu.
  • Sendu dalam larik kalimat itu mengawang sunyi.
  • Betapa hidup ini sudah kehilangan hiburan yang bermutu.
  • Alam memiliki energi tak langsung yang merasuki pikiran.
  • Pekik tangis seolah menjadi pemanis kamp setiap hari.
  • Bunga-bunga kesunyian pun seperti diciptakan untuk menandai kemurungan di setiap kota.
+5

Kata-kata Bijak 1 s/d 14 dari 14.

  • Beban hidup selalu berganti setiap hari. Masalah terus terlahir dari rahim kesibukan masyarakat kota: takut terlambat masuk kantor, takut gaji dipotong, takut dimarahi istri, takut tak dapat membayar bulanan anak, takut ditinggal pacar simpanan, hingga istri kedua.
    Risda Nur Widia
    - +
    +15
  • Betapa hidup ini sudah kehilangan hiburan yang bermutu.
    Risda Nur Widia
    - +
    +3
  • Orang-orang itu lebih memilih berhenti menjual dirinya pada kenikmatan hidup yang fana.
    Risda Nur Widia
    - +
    +3
  • Kebanyakan dari orang-orang itu berlari karena jemu dengan hidup. Mereka ingin berlari terlepas dari belenggu-belenggu.
    Risda Nur Widia
    - +
    +2
  • Ahh, apakah aku juga dilahirkan seperti sekuntum bunga kesunyian itu? Hidup dari kesedihan dan kenangan muram.
    Risda Nur Widia
    - +
    +1
  • Aku tak tahu paham. Tapi yang jelas kedatangan mereka selalu memberi penanda khusus dalam hidup kami.
    Risda Nur Widia
    - +
     0
  • Apakah kenyataan hidup memiliki batas yang nyata?
    Risda Nur Widia
    - +
     0
  • Betapa berat hidup dengan terus memanggul kegelisahaan seperti ini.
    Risda Nur Widia
    - +
     0
  • Hidup ini sudah dirancang dengan semua kekacauannya. Tuhan sedang bermain-main dengan umat-Nya.
    Risda Nur Widia
    - +
     0
  • Manusia kini seperti tak berumah. Manusia hidup tanpa meninggalkan makna.
    Risda Nur Widia
    - +
     0
  • Mungkin mereka hanya akan berhenti pada suatu ujung kenyataan; akhir dari segala pertanyaan tentang hidup!
    Risda Nur Widia
    - +
     0
  • Namun tak ada satu pun dari mereka yang tahu di mana tempat itu; sebuah batas dari kenyataan hidup tersebut; suatu akhir dari pertanyaan-pertanyaan ganjil hidup; tentang masalah-masalah yang memang tak akan pernah tuntas untuk diakhiri.
    Risda Nur Widia
    - +
     0
  • Namun tidak semua permasalahan hidup usai hanya dengan berlari.
    Risda Nur Widia
    - +
     0
  • Orang-orang kota yang terlalu sibuk dengan segala hal di luar dirinya, acap kehilangan gairah hidup.
    Risda Nur Widia
    - +
    -1
Semua kata bijak dan ucapan terkenal Risda Nur Widia sama hidup akan selalu Anda temukan di JagoKata.com

Tanya Jawab

Apa kutipan paling terkenal dari Risda Nur Widia?

Dua kutipan paling terkenal dari Risda Nur Widia adalah:

  • "Beban hidup selalu berganti setiap hari. Masalah terus terlahir dari rahim kesibukan masyarakat kota: takut terlambat masuk kantor, takut gaji dipotong, takut dimarahi istri, takut tak dapat membayar bulanan anak, takut ditinggal pacar simpanan, hingga istri kedua."
  • "Betapa hidup ini sudah kehilangan hiburan yang bermutu."

Apa saja buku terkenal karya Risda Nur Widia?

Beberapa buku terkenal karya Risda Nur Widia adalah "Seratus Tahun Berlari", "Bunga Kesunyian yang Tumbuh di Jantungmu" dan "Ziarah Para Malaikat".

Kapan Risda Nur Widia hidup??

Risda Nur Widia masih hidup dan lahir pada tahun 1992.