Kata-kata Bijak dari Bunga Kesunyian yang Tumbuh di Jantungmu dari Risda Nur Widia

Risda Nur Widia

Risda Nur Widia

Penulis dari Indonesia

Hidup: 1992 -

Kategori: Penulis (Modern) Negara: FlagIndonesia

  • Mendadak seberkas sinar matahari membersit dari gundukan mendung. Gerimis turun bersama kilas cahaya tipis di langit. Pelan-pelan membasahi pelataran.
  • Mereka benar-benar layaknya derai angin di tengah gurun yang tiba dengan baju kumal, wajah melas, dan becak tua penuh karat.
  • Rentetan peristiwa yang melulu dan membuat seorang jengah. Ia berlari untuk menyelamatkan diri dari semua belenggu itu.
  • Sendu dalam larik kalimat itu mengawang sunyi.
  • Betapa hidup ini sudah kehilangan hiburan yang bermutu.
  • Alam memiliki energi tak langsung yang merasuki pikiran.
  • Pekik tangis seolah menjadi pemanis kamp setiap hari.
  • Bunga-bunga kesunyian pun seperti diciptakan untuk menandai kemurungan di setiap kota.
+5

Kata-kata Bijak 1 s/d 16 dari 16.

  • Ya, karena hanya pada bunga kesedihan itulah, kami dapat melabuhkan rindu pada orang-orang yang telah pergi.
    Bunga Kesunyian yang Tumbuh di Jantungmu
    Risda Nur Widia
    - +
    +5
  • Kami terus mengembara mencari segumpal kenangan yang tak pernah mati, walau seribu peluru menghujamnya.
    Bunga Kesunyian yang Tumbuh di Jantungmu
    Risda Nur Widia
    - +
    +4
  • Apakah benar bunga itu tercipta dari kematian atau tercipta dari doa-doa yang patah saat dipanjatkan?
    Bunga Kesunyian yang Tumbuh di Jantungmu
    Risda Nur Widia
    - +
    +3
  • Bunga yang merekah ketika kesedihan dan kematian mengental di udara.
    Bunga Kesunyian yang Tumbuh di Jantungmu
    Risda Nur Widia
    - +
    +3
  • Kami mengerat bunga-bunga kesunyian itu seraya mencium harum kenangan akan orang-orang yang telah dibantai.
    Bunga Kesunyian yang Tumbuh di Jantungmu
    Risda Nur Widia
    - +
    +3
  • Setangkup sunyi itu merambat di udara, menjerat leher, dan merenggut setiap nyawa.
    Bunga Kesunyian yang Tumbuh di Jantungmu
    Risda Nur Widia
    - +
    +2
  • Setiap hari kami bertualang mengumpulkan kemurungan dan rasa kehilangan pada kuncup-kuncup bunga.
    Bunga Kesunyian yang Tumbuh di Jantungmu
    Risda Nur Widia
    - +
    +2
  • Ahh, apakah aku juga dilahirkan seperti sekuntum bunga kesunyian itu? Hidup dari kesedihan dan kenangan muram.
    Bunga Kesunyian yang Tumbuh di Jantungmu
    Risda Nur Widia
    - +
    +1
  • Aku mengumpulkan kenangan dalam setiap tangkai kesuyian; menghirup aromanya yang menggetarkan seraya mengingat-ingat kapan terakhir kali aku merasa bahagia.
    Bunga Kesunyian yang Tumbuh di Jantungmu
    Risda Nur Widia
    - +
    +1
  • Dan setiap memetik bunga itu, aku merasa seakan sedang mengumpulkan kesedihan demi kesedihan dari ratap dan air mata.
    Bunga Kesunyian yang Tumbuh di Jantungmu
    Risda Nur Widia
    - +
    +1
  • Aku menghirup aroma kematian pada kelopak-kelopaknya yang kelam.
    Bunga Kesunyian yang Tumbuh di Jantungmu
    Risda Nur Widia
    - +
     0
  • Bunga-bunga kesunyian pun seperti diciptakan untuk menandai kemurungan di setiap kota.
    Bunga Kesunyian yang Tumbuh di Jantungmu
    Risda Nur Widia
    - +
     0
  • etangkup sunyi itu bahkan mekar menjadi sekuntum bunga di tengah ladang pembantaian.
    Bunga Kesunyian yang Tumbuh di Jantungmu
    Risda Nur Widia
    - +
     0
  • Karena hanya pada kesedihanlah, kami dapat mengekalkan kenangan.
    Bunga Kesunyian yang Tumbuh di Jantungmu
    Risda Nur Widia
    - +
     0
  • Langkah-langkah kami seperti tak henti digerakkan oleh takdir-takdir muram yang menyeret entah ke mana.
    Bunga Kesunyian yang Tumbuh di Jantungmu
    Risda Nur Widia
    - +
     0
  • Mereka saling membunuh seraya menyebut-nyebut nama Tuhan.
    Bunga Kesunyian yang Tumbuh di Jantungmu
    Risda Nur Widia
    - +
     0
Semua kata bijak dan ucapan terkenal Bunga Kesunyian yang Tumbuh di Jantungmu dari Risda Nur Widia akan selalu Anda temukan di JagoKata.com

Lihat semua kata-kata bijak dari Risda Nur Widia

Buku dari Risda Nur Widia: