Kata-kata Bijak 1 s/d 16 dari 16.
-
Ya, karena hanya pada bunga kesedihan itulah, kami dapat melabuhkan rindu pada orang-orang yang telah pergi.
Bunga Kesunyian yang Tumbuh di Jantungmu― Risda Nur Widia -
Kami terus mengembara mencari segumpal kenangan yang tak pernah mati, walau seribu peluru menghujamnya.
Bunga Kesunyian yang Tumbuh di Jantungmu― Risda Nur Widia -
Apakah benar bunga itu tercipta dari kematian atau tercipta dari doa-doa yang patah saat dipanjatkan?
Bunga Kesunyian yang Tumbuh di Jantungmu― Risda Nur Widia -
Bunga yang merekah ketika kesedihan dan kematian mengental di udara.
Bunga Kesunyian yang Tumbuh di Jantungmu― Risda Nur Widia -
Kami mengerat bunga-bunga kesunyian itu seraya mencium harum kenangan akan orang-orang yang telah dibantai.
Bunga Kesunyian yang Tumbuh di Jantungmu― Risda Nur Widia -
Setangkup sunyi itu merambat di udara, menjerat leher, dan merenggut setiap nyawa.
Bunga Kesunyian yang Tumbuh di Jantungmu― Risda Nur Widia -
Setiap hari kami bertualang mengumpulkan kemurungan dan rasa kehilangan pada kuncup-kuncup bunga.
Bunga Kesunyian yang Tumbuh di Jantungmu― Risda Nur Widia -
Ahh, apakah aku juga dilahirkan seperti sekuntum bunga kesunyian itu? Hidup dari kesedihan dan kenangan muram.
Bunga Kesunyian yang Tumbuh di Jantungmu― Risda Nur Widia -
Aku mengumpulkan kenangan dalam setiap tangkai kesuyian; menghirup aromanya yang menggetarkan seraya mengingat-ingat kapan terakhir kali aku merasa bahagia.
Bunga Kesunyian yang Tumbuh di Jantungmu― Risda Nur Widia -
Dan setiap memetik bunga itu, aku merasa seakan sedang mengumpulkan kesedihan demi kesedihan dari ratap dan air mata.
Bunga Kesunyian yang Tumbuh di Jantungmu― Risda Nur Widia -
Aku menghirup aroma kematian pada kelopak-kelopaknya yang kelam.
Bunga Kesunyian yang Tumbuh di Jantungmu― Risda Nur Widia -
Bunga-bunga kesunyian pun seperti diciptakan untuk menandai kemurungan di setiap kota.
Bunga Kesunyian yang Tumbuh di Jantungmu― Risda Nur Widia -
etangkup sunyi itu bahkan mekar menjadi sekuntum bunga di tengah ladang pembantaian.
Bunga Kesunyian yang Tumbuh di Jantungmu― Risda Nur Widia -
Karena hanya pada kesedihanlah, kami dapat mengekalkan kenangan.
Bunga Kesunyian yang Tumbuh di Jantungmu― Risda Nur Widia -
Langkah-langkah kami seperti tak henti digerakkan oleh takdir-takdir muram yang menyeret entah ke mana.
Bunga Kesunyian yang Tumbuh di Jantungmu― Risda Nur Widia -
Mereka saling membunuh seraya menyebut-nyebut nama Tuhan.
Bunga Kesunyian yang Tumbuh di Jantungmu― Risda Nur Widia
Semua kata bijak dan ucapan terkenal Bunga Kesunyian yang Tumbuh di Jantungmu dari Risda Nur Widia akan selalu Anda temukan di JagoKata.com
Lihat semua kata-kata bijak dari Risda Nur Widia
Buku dari Risda Nur Widia:
Kata kunci dari kata bijak ini:
Penulis serupa
-
Pramoedya Ananta Toer
Penulis dari Indonesia 437 -
Tere Liye
Penulis dari Indonesia 409 -
Primadonna Angela
Penulis dari Indonesia 304 -
Boy Candra
Penulis dari Indonesia 298 -
Winna Efendi
Penulis dari Indonesia 282 -
Oscar Wilde
Penulis dari Irlandia 281 -
Orizuka
Penulis dari Indonesia 273 -
Arumi E.
Penulis dari Indonesia 261








Pramoedya Ananta Toer
Tere Liye
Primadonna Angela
Boy Candra
Winna Efendi
Oscar Wilde
Orizuka
Arumi E.