Kata-kata Bijak dari Perawan Dalam Cengkeraman Militer dari Pramoedya Ananta Toer

Pramoedya Ananta Toer

Pramoedya Ananta Toer

Penulis dari Indonesia

Hidup: 1925 - 2006

Kategori: Politics | Penulis (Modern) Negara: FlagIndonesia

Lahir: 6 Februari 1925 Meninggal: 29 April 2006

Kata-kata Bijak 21 s/d 27 dari 27.

  • Ruapanya orang gunung hanya bercawat setiap hari. Mereka baru berpakaian bila ada tamu atau pada kesempatan-kesempatan terentu.
    Perawan Dalam Cengkeraman Militer
    Pramoedya Ananta Toer
    - +
    +2
  • Bila ada Pamali turun, barang atau pakaian peninggalan orang mati dikumpulkan dan diletakan di gebrahe.
    Perawan Dalam Cengkeraman Militer
    Pramoedya Ananta Toer
    - +
    +1
  • Dunia luar tak ada yang tahu tentang mereka, tak ada yang memperhatikan nasib mereka.
    Perawan Dalam Cengkeraman Militer
    Pramoedya Ananta Toer
    - +
    +1
  • Fina bara kurang ajar sama Ngama. Jangan kurang ajar sama Ngama. Hormati suamimu.
    Perawan Dalam Cengkeraman Militer
    Pramoedya Ananta Toer
    - +
     0
  • Kami bermaksud baik Ngama. Ngama adat jangan sangsi. Kami ingin menolong yang sakit.
    Perawan Dalam Cengkeraman Militer
    Pramoedya Ananta Toer
    - +
     0
  • Saya sendiri tidak mengerti yang sebenarnya tentang peraturan adat secara lengkap, Ngama. Tapi kenyataannya Ngama Hinolong dan Katcodin sendiri juga ada gambarnya. Malah bicara Indonesia baik. Mengapa kita tak bisa? Adat untuk kita semua.
    Perawan Dalam Cengkeraman Militer
    Pramoedya Ananta Toer
    - +
     0
  • Adat itu bikin orang jadi bodo. Adat larang orang kampung belajar menulis, membaca, bikin gambar.
    Perawan Dalam Cengkeraman Militer
    Pramoedya Ananta Toer
    - +
    -2
Semua kata bijak dan ucapan terkenal Perawan Dalam Cengkeraman Militer dari Pramoedya Ananta Toer akan selalu Anda temukan di JagoKata.com (halaman 2)

Lihat semua kata-kata bijak dari Pramoedya Ananta Toer