Kata-kata Bijak dari Pidi Baiq sama rindu

Pidi Baiq

Pidi Baiq

Penulis, musisi, seniman dari Indonesia

Hidup: 1972 -

Kategori: Musik | Artis | Penulis (Modern) Negara: FlagIndonesia

Lahir: 8 Juli 1972

Tentang Pidi Baiq

Pidi Baiq lahir di Bandung, Jawa Barat pada tanggal 8 Agustus 1972. Selain sebagai penulis, ia juga dikenal sebagai seorang musisi, dosen serta ilustrator. Tak banyak yang tahu bahwa ia pernah mendirikan sebuah band bernama The Panas Dalam pada tahun 1995.

Namanya semakin terkenal ketika karya tulisnya yang berjudul "Dilan: Dia adalah Dilanku tahun 1990" (terbit tahun 2014) mulai difilmkan dan tayang pada bulan Januari 2018.

Karya tulisnya yang lain adalah "Dilan Bagian Kedua: Dia adalah Dilanku Tahun 1991" (terbit tahun 2015), "Milea: Suara dari Dilan (terbit tahun 2016).

  • Aku mencintaimu, biarlah ini urusanku. Bagaimana kamu dengan ku, terserah, itu urusanmu.
  • Aku adalah hujan, kalau tidak suka silahkan berteduh.
  • Bukan Tuhan yang harus kau cari, tetapi jawaban, mengapa kau bodoh mencari yang sudah ada bersamamu.
  • Jika keberhasilan karyamu diukur dari banyaknya rating, maka kau bukan seniman, melainkan buruh seni.
  • Jika doa bukan sebuah permintaan, setidaknya itu adalah sebuah pengakuan atas kelemahan diri manusia dihadapan Tuhannya.
  • Jika hujan, aku tidak akan memberimu jaket. Sebab jika aku sakit, siapa yang akan menjagamu nanti.
  • Aku selalu berdoa agar kau mau dengan ku. Ku rasa Tuhan lebih berkuasa dari pada kamu.
  • Cinta itu dirasakan bukan dipikirkan, ia lebih butuh balasan dari pada alasan.
  • Mengapa istri harus bisa masak, padahal itu rumah tangga bukan rumah makan.
  • Kalau Tuhan menampakkan dirinya, maka Dia tidak adil, karena orang buta tak bisa melihatNya.
  • Di atas kita kini langit, di atas kita nanti tanah.
  • Meski yang dikatakannya bukan kata-kata cinta, tetapi mampu menumbuhkan rasa cinta.
  • Murid yang nyontek mungkin disebabkan oleh karena mereka merasa dirinya bukan mesin yang bisa hafal semua.
  • Rindu itu berat biar aku saja yang menanggungnya.
  • Kita ingin senang walau itu sederhana.
  • Ini aku, entahlah kalau kalian, tapi tujuanku kuliah adalah agar nanti bisa reuni.
  • Kalau Rhoma Irama begadang malam ini, pasti ada artinya. Tidak mungkin tidak, kecuali dia menasihati apa yang ia sendiri tidak melakukannya.
  • Aku tahu harta tak akan dibawa mati, tapi aku masih hidup, masih membutuhkannya.
  • Bukan Tuhan yang harus kau cari, tapi jawaban, mengapa kau bodoh, mencari yang sudah bersamamu.
  • Kau sangat berharga, tidak bisa mudah kudapatkan hanya dengan bilang "Aku Mencintaimu". Ya, aku tahu dan sekarang kau sudah tahu bagaimana aku kepadamu.
+17

Kata-kata Bijak 1 s/d 7 dari 7.

  • Kalau suatu saat nanti kau rindu padaku, maukah kau memberitahu ku? Agar aku bisa langsung berlari menemuimu.
    Pidi Baiq
    - +
    +418
  • Tapi kalau tidak ada kamu, aku suka rindu.
    Pidi Baiq
    - +
    +69
  • Ketika malam, semua berkumpul dalam kepala, lebih berwarna, lebih hidup. Ya. Dan rindu, menjadi sesuatu yang jauh lebih mendesak ketika bisu.
    Pidi Baiq
    - +
    +65
  • Rindu itu berat biar aku saja yang menanggungnya.
    Pidi Baiq
    - +
    +46
  • Rindu adalah cara yang baik untuk membuat yang dirindu makin menjadi mempesona.
    Pidi Baiq
    - +
    +18
  • Seni itu, mungkin seperti aku rindu Amsterdam, tinggal kunikmati, tanpa harus kumengerti.
    Pidi Baiq
    - +
    +13
  • Jauh-jauh ke Amsterdam, yang kudapat cuma rindu Indonesia. Di Malaysia juga ada!
    Pidi Baiq
    - +
    +11
Semua kata bijak dan ucapan terkenal Pidi Baiq sama rindu akan selalu Anda temukan di JagoKata.com

Tanya Jawab

Apa kutipan paling terkenal dari Pidi Baiq?

Dua kutipan paling terkenal dari Pidi Baiq adalah:

  • "Kalau suatu saat nanti kau rindu padaku, maukah kau memberitahu ku? Agar aku bisa langsung berlari menemuimu."
  • "Tapi kalau tidak ada kamu, aku suka rindu.
    "

Kapan Pidi Baiq hidup??

Pidi Baiq lahir pada tahun 1972.