Kata-kata Bijak 1 s/d 8 dari 8.
-
Menghindari situasi sensitif mungkin akan melahirkan awan mendung.
Roma― Pia Devina -
Tapi kau sudah membuat keributan! Kau tidak boleh melanggar hukum. Kau adalah seorang mahasiswa, bukan mafia.
Roma― Pia Devina -
Aku akan menikahi ibumu di Roma. Sekitar empat-lima bulan lagi. Kuharap kamu memberi restumu, Chal. Kita akan pergi bersama-sama ke Roma untuk melangsungkan pernikahan ini.
Roma― Pia Devina -
Kalau perempuan marah, mereka bisa bertindak gila daripada laki-laki. Jangan lupakan itu. Jangan suka bermain-main dengan perempuan.
Roma― Pia Devina -
Mama minta tolong kamu mempertimbangkannya, Chal. Mama sayang kamu. Kalau kamu bilang nggak, mama nggak akan menikah dengan Terenzio kalau kamu nggak mengizinkannya.
Roma― Pia Devina -
Terenzio berbeda. Dia baik. Dia memperlalukan mama dengan sopan dan lembut. Mama akan bahagia menjadi istri Terenzio, Chal. Sangat bahagia.
Roma― Pia Devina -
Berhentilah bermain-main dengan hidupmu, Maurizio. Kau harus berhasil dengan kuliah dan kariermu nanti.
Roma― Pia Devina -
Emang mama kenal dia berapa lama, sampai mama yakin akan bahagia? Apa ada yang bisa menjamin kalau nanti setelah menikah sikapnya nggak berubah, tetapi baik seperti kata mama barusan? Apa mama yakin dia adalah seorang istri single dan bukan pria hidung belang beristri dan anak?
Roma― Pia Devina
Semua kata bijak dan ucapan terkenal Roma dari Pia Devina akan selalu Anda temukan di JagoKata.com
Lihat semua kata-kata bijak dari Pia Devina
Buku dari Pia Devina:
Kata kunci dari kata bijak ini:
Penulis serupa
-
Pramoedya Ananta Toer
Penulis dari Indonesia 437 -
Tere Liye
Penulis dari Indonesia 409 -
Primadonna Angela
Penulis dari Indonesia 304 -
Boy Candra
Penulis dari Indonesia 298 -
Winna Efendi
Penulis dari Indonesia 282 -
Oscar Wilde
Penulis dari Irlandia 281 -
Orizuka
Penulis dari Indonesia 273 -
Arumi E.
Penulis dari Indonesia 261









Pramoedya Ananta Toer
Tere Liye
Primadonna Angela
Boy Candra
Winna Efendi
Oscar Wilde
Orizuka
Arumi E.