Kata-kata Bijak dari Apel dan Roti dari Nirwan Dewanto

Nirwan Dewanto

Nirwan Dewanto

Penulis dari Indonesia

Hidup: 1961 -

Kategori: Penulis (Modern) Negara: FlagIndonesia

Lahir: 28 September 1961

  • Kau benih hujan pagi hari,
aku payung yang lama iri.
  • Dengarlah, namaku matahari, aku
perawat kuburan di tepi Mississippi, maka aku tak akan ter-
kelabui oleh kata-katamu.
  • Tapi kau juga genangan darah,
ketika aku urung mencintaimu.

Kata-kata Bijak 1 s/d 6 dari 6.

  • Di luas meja yang telanjur basah oleh umpama itu
    Terkecoh oleh si matahari dan si jantung, rubahmu
    Makan hitam berulam mata. Mataku barangkali.
    Apel dan Roti
    Nirwan Dewanto
    - +
    +8
  • Di balik dua butir apel selalu ada sekeping matahari
    Hijau, sehingga pisaumu tentu akan tersipu malu
    Menatap merah yang selalu padam itu.
    Apel dan Roti
    Nirwan Dewanto
    - +
    +5
  • Di antara hijau dan kuning selalu ada ekor rubah
    Abu-abu, yang empunya hanya mampu bertahan
    Di balik gaunmu, sebelum menerkam sajakku.
    Apel dan Roti
    Nirwan Dewanto
    - +
    +1
  • Di antara perutmu dan piring yang termangu, lapar
    Bisa juga bernama bianglala, yang segera berakhir
    Ketika aku menumpahkan sajakku ke mejamu.
    Apel dan Roti
    Nirwan Dewanto
    - +
    +1
  • Di antara dua potong roti selalu ada selapis jantung
    Kuning, sehingga lidahmu pasti akan berhenti
    Sebelum mencapai putih yang menyala itu.
    Apel dan Roti
    Nirwan Dewanto
    - +
     0
  • Sungguh lapar dan birahi tak akan terlihat oleh mata
    Yang tersembunyi dalam sajakku yang terlalu lama
    Tersimpan dalam lemari es di sudut dapurmu
    Apel dan Roti
    Nirwan Dewanto
    - +
    -1
Semua kata bijak dan ucapan terkenal Apel dan Roti dari Nirwan Dewanto akan selalu Anda temukan di JagoKata.com

Lihat semua kata-kata bijak dari Nirwan Dewanto

Buku dari Nirwan Dewanto: