Kata-kata Bijak 1 s/d 9 dari 9.
-
Hidup adalah panggung sandiwara. Semua bisa berpura-pura menjadi siapa saja.
― Monica Anggen -
Hidup ini bisa diibaratkan layaknya kita sedang mengendarai sepeda. Coba kamu hanya duduk di atas sepeda dengan kedua kaki terangkat di sadelnya tanpa sedikit pun bergerak. Apakah kamu bisa tetap bertahan di atas sepeda itu? Kamu pasti akan oleng dan akhirnya akan jatuh. Begitu pula dengan hidup. Jika kamu hanya berdiam diri di satu titik dan tidak mau bergerak, maka lama kelamaan kamu akan oleh dan jatuh juga. Kamu tidak akan bisa meneruskan hidupmu jika kamu berhenti bergerak.
― Monica Anggen -
Hidup yang selalu berusaha menyenangkan hati orang lain sungguh sangat melelahkan. Tetapi ketika kamu memutuskan untuk berkarya bagi diri sendiri dan menghasilkan karya terbaik, ternyata orang lain pun akan tetap senang dan bangga melihatmu.
― Monica Anggen -
Buang semua yang negatif. Ambil yang positif. Begitulah hidup yang seharusnya dijalani untuk menggapai kesuksesan.
― Monica Anggen -
Dalam hidup ini, bukan kita yang memegang kendali. Ada suatu kekuatan tak kasat mata milik Sang Pencipta yang telah mengatur segalanya dengan sangat sempurna.
― Monica Anggen -
Hidup seperti roda yang berputar. Ada kalanya kita di atas. Saat kita berada di posisi atas, kita memang bisa melakukan apa saja sesuka hati. Tapi kita harus ingat, di lain waktu bisa jadi kita berada di bawah. Posisi bawah itu pasti tidak enak, apalagi untuk orang-orang sombong. Itulah sebabnya, kita harus selalu berbuat baik agar posisi kita selalu baik di dunia ini.
― Monica Anggen -
Kamu itu sudah tidak ada harapan lagi. Hidup segan, mati juga malu-malu.
― Monica Anggen -
Benarkah cinta pertama tak pernah mati? Bagaimana jika ternyata takdir sudah terpatri? Hidup sudah ditentukan awal dan bagaimana harus diakhiri. Cinta dalam hati pun bisa perlahan mati tanpa kita sadari.
― Monica Anggen
Semua kata bijak dan ucapan terkenal Monica Anggen sama hidup akan selalu Anda temukan di JagoKata.com
Kata kunci dari kata bijak ini:
Penulis serupa
-
Pramoedya Ananta Toer
Penulis dari Indonesia 437 -
Tere Liye
Penulis dari Indonesia 409 -
Primadonna Angela
Penulis dari Indonesia 304 -
Boy Candra
Penulis dari Indonesia 298 -
Winna Efendi
Penulis dari Indonesia 282 -
Oscar Wilde
Penulis dari Irlandia 281 -
Orizuka
Penulis dari Indonesia 273 -
Arumi E.
Penulis dari Indonesia 261











Pramoedya Ananta Toer
Tere Liye
Primadonna Angela
Boy Candra
Winna Efendi
Oscar Wilde
Orizuka
Arumi E.