• Miguel de Unamuno Tidak ada cinta sejati kecuali dalam penderitaan, dan di dunia ini kita harus memilih antara cinta, yaitu penderitaan, atau kebahagiaan. Manusia adalah semakin manusia - yaitu, semakin ilahi - semakin besar kapasitasnya untuk menderita, atau lebih tepatnya, untuk penderitaan.
    Asli: There is no true love save in suffering, and in this world we have to choose either love, which is suffering, or happiness. Man is the more man - that is, the more divine - the greater his capacity for suffering, or rather, for anguish.
    Miguel de Unamuno
    Penulis filosofis dari Spanyol 1864-1936
    - +
     0
Loading......
Miguel de Unamuno - Tidak ada cinta sejati kecuali dalam penderitaan, dan di dunia ini kita harus memilih antara cinta, yaitu penderitaan, atau kebahagiaan. Manusia adalah semakin manusia - yaitu, semakin ilahi - semakin besar kapasitasnya untuk menderita, atau lebih tepatnya, untuk penderitaan.
Tidak ada cinta sejati kecuali dalam penderitaan, dan di dunia ini kita harus memilih antara cinta, yaitu penderitaan, atau kebahagiaan. Manusia adalah semakin manusia - yaitu, semakin ilahi - semakin besar kapasitasnya untuk menderita, atau lebih tepatnya, untuk penderitaan. dari : Miguel de Unamuno
X
sky-stars forest hills-sunrise lake-forest mountains-with-lake plant-drops purple-flower river-forest road-with-clouds straat-stad sun-over-waterfall yellow-wheat z-love-children-sun z-love-geliefdes-zon z-love-hands-sun z-love-hands z-love-leaves z-love-parijs z-love-small-hearts z-love-zwanen

Font size:

20 px 24 px 28 px 32 px 40 px 48 px

Font:

Arial TNR Verdana Courier New Comic Monospace

Warna:

Putih Beru Merah Kuning Hijau Hitam

Bayangan:

Tidak Putih Hitam
sky-stars Tidak ada cinta sejati kecuali dalam penderitaan, dan di dunia ini kita harus memilih antara cinta, yaitu penderitaan, atau kebahagiaan. Manusia adalah semakin manusia - yaitu, semakin ilahi - semakin besar kapasitasnya untuk menderita, atau lebih tepatnya, untuk penderitaan.
- Miguel de Unamuno JagoKata.com