Kata-kata Bijak 1 s/d 7 dari 7.
-
Hujan turun deras sekali, membungkam jeritan dua bocah yang menyaksikan jagoan mereka tiba-tiba jatuh terkapar di antara gunungan gelas bekas air mineral.
Sepotong Roti Hijau― Marliana Kuswanti -
Tak ada panggung untuk mementaskan drama di sini. Yang ada hanya kejujuran-kejujuran, potret hidup yang senyatanya.
Sepotong Roti Hijau― Marliana Kuswanti -
Kaki-kaki kecil itu berlompatan di atas samudra bacin, menerbangkan satu-dua plastik dan kertas yang tersangkut di antara jari-jari kaki dan sandal jepit.
Sepotong Roti Hijau― Marliana Kuswanti -
Di kejauhan, anak-anak itu telah kembali berkejaran. Bermandikan sampah, dikerubuti lalat-lalat, atau justru mereka yang mengerubuti lalat-lalat.
Sepotong Roti Hijau― Marliana Kuswanti -
Di luar sana, dunia tak henti-hentinya bergerak.
Sepotong Roti Hijau― Marliana Kuswanti -
Kau bisa membayangkan redupnya.
Sepotong Roti Hijau― Marliana Kuswanti -
Senyum itu merekah lebar sekali. Seperti bunga yang mekar sempurna.
Sepotong Roti Hijau― Marliana Kuswanti
Semua kata bijak dan ucapan terkenal Sepotong Roti Hijau dari Marliana Kuswanti akan selalu Anda temukan di JagoKata.com
Lihat semua kata-kata bijak dari Marliana Kuswanti
Kata kunci dari kata bijak ini:
Penulis serupa
-
Pramoedya Ananta Toer
Penulis dari Indonesia 437 -
Tere Liye
Penulis dari Indonesia 409 -
Primadonna Angela
Penulis dari Indonesia 304 -
Boy Candra
Penulis dari Indonesia 298 -
Winna Efendi
Penulis dari Indonesia 282 -
Oscar Wilde
Penulis dari Irlandia 281 -
Orizuka
Penulis dari Indonesia 273 -
Arumi E.
Penulis dari Indonesia 261



Pramoedya Ananta Toer
Tere Liye
Primadonna Angela
Boy Candra
Winna Efendi
Oscar Wilde
Orizuka
Arumi E.