Kata-kata Bijak dari Mengunjungi Museum dari M. Aan Mansyur

M. Aan Mansyur

M. Aan Mansyur

Penyair, Penulis dari Indonesia

Hidup: 1982 -

Kategori: Penulis (Modern) | Penyair (Modern) Negara: FlagIndonesia

Lahir: 14 Januari 1982

  • Langit menjatuhkan banyak kata sifat.
  • Setiap orang adalah lukisan, jika tak membiarkan
diri terperangkap bingkai.
  • Aku
mencintai kemalasanku dan ingin melakukannya
selalu.
  • Ada remaja abadi yang tidak kaukenal dalam diriku.
  • Waktu, umpama, sebelum terkutuk jadi
kalender atau jam dinding yang ketagihan
mengulang hidup dan tidak menyelesaikannya.
  • Kenangan, barangkali seperti perasaan sehelai kertas ketika seseorang menulis atau menggambar pohon atasnya. Ia tidak ubahnya sehelai kertas dengan gambar penuh pohon.
  • Sebab Tuhan mencintai orang yang baik hati, ia dipanggil pulang lebih lekas.
  • Ibu, setiap anak di dunia ini meyakini satu hal dalam dirinya: apa pun yang terjadi, seorang ibu selalu memiliki gudang yang menyimpan persediaan maaf.
  • Cinta, pernahkah bisa diterima tanpa menyiksa?
  • Kelak, jika ada yang bertanya kenapa kita berpisah, tapi semoga tidak berpisah, katakan saja kita seperti anjing dan kucing.
  • Kau harus tahu lupa adalah lahan subur kenangan-kenangan. Biarkan ia mengalir seumpama sungai. Saatnya akan tiba, kau akan betul-betul lupa.
+8

Kata-kata Bijak 1 s/d 3 dari 3.

  • Setiap orang adalah lukisan, jika tak membiarkan
    diri terperangkap bingkai.
    Mengunjungi Museum
    M. Aan Mansyur
    - +
    +90
  • Ada remaja abadi yang tidak kaukenal dalam diriku.
    Mengunjungi Museum
    M. Aan Mansyur
    - +
    +35
  • Waktu, umpama, sebelum terkutuk jadi
    kalender atau jam dinding yang ketagihan
    mengulang hidup dan tidak menyelesaikannya.
    Mengunjungi Museum
    M. Aan Mansyur
    - +
    +29
Semua kata bijak dan ucapan terkenal Mengunjungi Museum dari M. Aan Mansyur akan selalu Anda temukan di JagoKata.com

Lihat semua kata-kata bijak dari M. Aan Mansyur

Buku dari M. Aan Mansyur:

Kata kunci dari kata bijak ini: