Khalil Gibran
Penulis dan pelukis dari Lebanon-Amerika
Hidup: 1883 - 1931
Kategori: Artis | Penulis (Modern) Negara:
Amerika Serikat
Lahir: 6 Januari 1883 Meninggal: 10 April 1931
Tentang Khalil Gibran
Khalil Gibran di Indonesia lebih dikenal dengan nama Kahlil Gibran merupakan seorang penyair, penulis, filsuf sekaligus seniman dari Lebanon. Ia lahir pada tanggal 6 Januari 1883 dan menghembuskan nafas terakhirnya pada tanggal 10 April 1931 di New York, Amerika Serikat.
Gibran pertama kali menulis drama pada tahun 1901 hingga 1902 di Paris. Spirit Rebellious merupakan karya pertamanya yang ia tulis di Boston lalu diterbitkan di kota New York. Karya-karyanya bahkan sudah diterjemahkan ke dalam beberapa bahasa. Salah satu karya tulisnya yang terkenal adalah The Prophet atau Sang Nabi yang terbit pada tahun 1923. Karyanya yang lain antara lai The Madman (1918), Broken Wings (1912), Sand and Foam (1926), The Earth Gods (1931) dan masih banyak lagi.
Kata-kata Bijak 1 s/d 11 dari 11.
-
Cinta pertama adalah pengalaman paling indah bagi semua manusia. Cinta pertama penuh keindahan, dunia baru yang memenuhi seluruh sisi-sisi kalbu, memenuhi dunia dengan pelangi warna-warni, sehingga ia akan melupakan segala derita rahasia kehidupan ini.
― Khalil Gibran -
Anak kalian bukanlah anak kalian. Mereka putra-putri kehidupan yang merindu pada dirinya sendiri. Berikan kepada mereka cinta kalian, tapi jangan gagasan kalian, karena mereka memiliki gagasan sendiri. Kalian boleh membuatkan rumah untuk raga mereka, sebab jiwa mereka adalah penghuni rumah masa depan, yang tidak bisa kalian kunjungi, sekalipun dalam mimpi.
― Khalil Gibran -
Keindahan adalah cahaya yang memancar dari kesunyian jiwa dan menyinari tubuh, seperti kehidupan yang datang dari kasih bumi yang memberikan warna bunga keindahan dan mencipta dalam kalbu apa yang disebut cinta, yang tercipta antara laki-laki dan perempuan.
― Khalil Gibran -
Di sinilah cinta mulai menerjemahkan prosa kehidupan ke dalam himne yang digubah oleh malam, dan dinyanyikan oleh pagi. Di sinilah cinta menyingkapkan cadar, dan menerangi lekuk-lekuk hati, menciptakan puncak kebahagiaan kala suma menyembah Tuhan.
― Khalil Gibran -
Ketika Anda mencapai jantung kehidupan, Anda akan menemukan kecantikan dalam segala hal, bahkan pada mata yang buta akan keindahan.
― Khalil Gibran -
Dengan cinta, laksana butir-butir gandum engkau diraihnya, ditumbuknya engkau sampai polos telanjang, diketamnya engkau, agar bebas dari kulitmu, digosoknya hingga menjadi putih bersih, diremas-remasnya hingga menjadi bahan yang lemas dibentuk. Akhirnya diantarkan kepada api suci, laksana roti suci yang dipersembahkan pada pesta kudus Tuhan. Demikianlah pekerti Cinta atas diri manusia, agar engkau pahami rahasia hati dan kesadaran itu menjadikanmu segumpal hati Kehidupan.
― Khalil Gibran -
Banyak hal yang kucintai, tetapi ternyata dibenci orang - orang. Sedangkan hal-hal yang kubenci, ternyata mereka cintai. Hal-hal yang kucintai saat masih kanak-kanak tetap kucintai sampai saat ini. Dan yang kucintai saat ini akan kucintai sampai akhir kehidupan nanti. Sebab menurutku cinta adalah segala yang dapat menghilangkannya dariku.
― Khalil Gibran -
Jika cinta tidak dapat mengembalikan engkau kepadaku dalam kehidupan ini... Pastilah cinta akan menyatukan kita dalam kehidupan yang akan datang.
― Khalil Gibran -
Kehidupan sehari-hari anda adalah tempat ibadah dan agamamu. Ketika kamu memasukinya, masuklah dengan seluruh hati dan jiwamu.
Asli:Your daily life is your temple and your religion. When you enter into it take with you your all.
― Khalil Gibran -
Cinta bukanlah kelemahlembutan atau kemurahan hati, atau apa saja dari kebaikan-kebaikan yang diberikan atau tidak diberikan dengan panjang lebar. Cinta adalah membagi, memahami, memberikan kebebasan, menjawab panggilan dan Cinta adalah kehidupan.
― Khalil Gibran -
Carilah nasihat dari orang tua karena mata mereka telah melihat wajah bertahun-tahun dan telinga mereka telah mengeras untuk suara-suara kehidupan. Bahkan jika nasihat mereka tidak menyenangkan Anda, perhatikan mereka.
Asli:Seek ye counsel of the aged for their eyes have looked on the faces of the years and their ears have hardened to the voices of Life. Even if their counsel is displeasing to you, pay heed to them.
― Khalil Gibran
Kata kunci dari kata bijak ini:
Penulis serupa
-
Fiersa Besari
Penulis dan pemusik dari Indonesia 263 -
Johann Wolfgang von Goethe
Penulis dan penyair dari Jerman 214 -
Dewi Lestari
Penulis dan penyanyi dari Indonesia 115 -
Thomas Carlyle
Penulis dan sejarawan dari Skotlandia 114 -
Voltaire
Penulis dan filsuf dari Perancis 92 -
Elbert Hubbard
Penulis dan penerbit dari Amerika Serikat 84 -
Ernest Hemingway
Penulis dan Peraih Nobel sastra (1954) dari Amerika Serikat 81 -
Ayu Utami
Penulis dan wartawan dari Indonesia 61




















Fiersa Besari
Johann Wolfgang von Goethe
Dewi Lestari
Thomas Carlyle
Voltaire
Elbert Hubbard
Ernest Hemingway
Ayu Utami