Kata-kata Bijak 141 s/d 160 dari 1015.
-
Tantangan menjadi guru itu bukan pada kehebatan dia menguasai teori yang akan diajarkan, melainkan bagaimana memahami sikap siswa dan cara menghadapinya.
-
Yang penting bukan bagaimana caramu hidup. Tapi hidup siapa yang kamu ubah dengan hidupmu. Seorang majikan bisa memberitahumu apa yang ia harapkan darimu. Tapi seorang guru membangkitkan pengharapanmu sendiri.
-
Luka bisa membuat kita lebih tahu bagaimana meneruskan langkah selanjutnya.
-
Saya gunakan teknik ini dan yang lain karena menyesuaikan dengan bagaimana otak kamu bekerja, bagaimana kamu belajar terbaik.
-
Dengan membaca aku melepaskan diri dari kenyataan yaitu kepahitan hidup. Tanpa membaca aku tenggelam sedih. Tapi sebentar lagi akan datang saatnya dimana aku tidak bisa lagi lari dari kenyataan. Kenyataan yang pahit tidak bisa dihindari teris-menerus berhubung dualitas diri yaitu jasmani dan roahani. Sebentar lagi kenyataan akan menangkapku dan aku belum tahu bagaimana saat itu harus kuhadapi. Saat itu adalah saat yang paling pahit.
Catatan Harian 20 April 1970 -
Jika kita tidak mengerti tentang kehidupan, bagaimana bisa kita mengerti tentang kematian.
-
Sudahkah kita mengerti ? Dari sekian ribu shalat yang kita tunaikan, berapa persen yang kita paham artinya. Jangan-jangan kita shalat tapi tidak tahu artinya. Bagaimana bisa khusyu' kalau kita tidak mengerti apa yang kita lakukan?
-
Bagian terpenting adalah tidak mementingkan diri sendiri.
Orang akan melupakan apa yang kamu katakan, orang akan melupakan apa yang kamu lakukan, tetapi orang tidak akan pernah lupa bagaimana kamu membuat mereka berarti. -
Kita nggak tahu hujan akan makin deras atau bagaimana. Tapi, kalau tidak pulang sekarang, mau tunggu sampai kapan?
-
Penolakan itu bukan suatu masalah. Bagaimana kita menghadapi penolakan itu adalah lebih penting.
-
Semuanya telah tahu, kecuali bagaimana untuk hidup.
Asli:Tout a été prévu, sauf comment vivre
-
Yang terpenting adalah bukan apa yang terjadi pada kita, tapi bagaimana kita menanggapi apa yang terjadi pada kita.
-
Aku tak percaya. Bagaimana mungkin mantan aktivis hebat sepertimu pulang kampung?
-
Bagaimana bisa ada seorang suami yang begitu sabar dan pengertian padahal istrinya begitu manja dan menyebalkan.
-
Bagaimana kalau ada hewan buas di tengah jalan? Tidak ada hewan buas. Mereka memilih meringkuk di sarangnya. Hanya kita yang nekat melewati badai. Kita hewan buasnya, Lail.
-
Bagaimana pun kita sudah menjalani semua itu. Biarlah segalanya menjadi kenangan. Suatu hari nanti kita akan melupakan.
-
Banyak kenangan yang datang ke dalam otakku, membuatku hampir melupakan semua kenangan yang merupakan milikku sendiri. Membuatku nyaris tidak mengenali diriku sendiri. Tuhan, kalau memang hal ini akan terus menempel pada diriku, tolong.., beri petunjuk padaku bagaimana cara mengatasinya
-
Buatku yang terpenting bukanlah siapa yang kunikahi, tapi bagaimana aku membangun pernikahan itu dengan keyakinan dan komitmen.
-
cowok memilih duduk di depanmu, artinya ia masih berada dalam tahap menakarmu, melihatmu, dan menilaimu. Kalau dia memilih kursi di sampingmu, ia sudah berada dalam tahap yang mengingkan untuk selalu dekat denganmu. Tak perlu lagi melihat bagaimana kamu.
-
Di Indonesia, orang mau makan suka kebingungan sendiri ketika sudah berada di depan meja kasir. Mereka terlongo-longo sambil bergumam, mau makan apa ya aku? Mau makan saja bingung dan harus berpikir, bagaimana memikirkan negara yang makin korup. Berpikir soal makan saja kelimpungan. Itulah mengapa, Indonesia sulit jadi negara maju. Coba perhatikan orang bule, saat memesan menu di restoran cepat saji, mereka telah menentukan pilihan menunya ketika ia baru saja berniat makan di situ. Itulah bedanya…
Semua kata bijak dan ucapan terkenal “bagaimana akan selalu Anda temukan di JagoKata.com (halaman 8)