Kata-kata Bijak 101 s/d 120 dari 1015.
-
Yang terpenting dari kehidupan bukanlah kemenangan, namum bagaimana bertanding dengan baik.
-
Aku pernah mengalah di masa lalu. Dan kini, aku bisa saja menyerah kembali, agar ia dapat memilih lelaki yang terbaik baginya. Namun bagaimana mungkin aku melakukannya, jika ternyata lelaki terbaik itu adalah diriku sendiri.
-
Bagaimana bisa mengerti? Sedang kita belum berpikir, bagaimana bisa dianggap diam? Sedang kita belum bicara.
Awang Awang – album Iwan Fals Orang Gila 1994 -
Hidup adalah 10 persen apa yang terjadi pada saya dan 90 persen adalah bagaimana saya menanggapi peristiwa itu.
-
Hidup bagaikan dandelion. Bunga ini disebut prajurit angin karena mereka menebarkan benihnya dengan bantuan angin, terbang ke mana pun angin membawa. Bisa saja mendarat di tanah yang subur, ke danau dan tanah yang gersang. Kita sebenarnya perlu belajar dari bunga kecil ini bagaimana menerima kenyataan hidup. Dandelion yang terbawa angin tidak tahu di mana ia akan jatuh dan bagaimana kelak Tuhan menentukan cerita selanjutnya. Bahagia, sedih, atau hilang selamanya tanpa sempat menjadi dandelion baru.
-
Peduli apa aku dengan segala tata cara itu. Segala peraturan, semua itu bikinan manusia, dan menyiksa diriku saja. Kau tidak dapat membayangkan bagaimana rumitnya etiket di dunia keningratan Jawa itu.
Surat Kartini kepada Stella, 18 Agustus 1899 -
Bagaimana semesta bisa berkonspirasi hingga dua orang bisa actually ketemu memang mendekati keajaiban.
-
Kedewasaan sebuah bangsa tidak hanya terlihat dari bagaimana mereka menghargai adanya perbedaan pendapat. Namun lebih dari itu adalah sejauh mana mereka mampu mencari solusi dari setiap permasalahan yang terkait dengan perbedaan tersebut, sesuai dengan aturan-aturan dan kaidah yang berlaku.
-
Saya juga masih ingat bagaimana speaker amplifier berdengung-kencang di telinga saya dan emosi. Emosi yang saya rasakan setiap kali saya memegang gitar dan membunyikannya. Saat itu saya sadar bahwa God Bless mengajarkan saya arti dari kata musik.
-
Aku datang terllau jauh, dan aku tidak tahu bagaimana untuk kembali.
Asli:I've come too far, and I don't know how to get back.
-
Kami tidak pernah membuang-buang waktu membicarakan prestasi yang baik. Itu bukanlah budaya kami. Setiap rapat adalah tentang 'OK, kita menang dalam tujuh kategori, namun bagaimana dengan kategori yang kedelapan?
-
Mengeluh tanpa usaha mencari jalan keluar apalah artinya, mengeluh tidak akan merubah apapun yang telah terjadi, tinggal bagaimana memperbaiki.
-
Negara kita begitu mantap menunjukkan bagaimana jalan yang tepat untuk lolos dari kehancuran, yaitu pertama dengan konsolidasi kekuasaan, dan kemudian korupsi, itulah konsekuensi pentingnya.
Asli:Our country is now taking so steady a course as to show by what road it will pass to destruction, to wit: by consolidation of power first, and then corruption, its necessary consequence.
-
Saya tidak tahu bagaimana hidup yang baik. Saya hanya tahu bagaimana menderita.
Asli:I don't know how to live good. I only know how to suffer.
-
Waktu adalah koin paling berharga dalam hidupmu. Kamu sendiri yang bisa menentukan bagaimana koin tersebut dihabiskan. Berhati-hatilah jangan sampai membiarkan orang lain menghabiskannya untukmu.
-
bagaimana bisa, manusia tetap eksis ketika kemanusiaan telah mati?
-
Bukankah ini lucu bagaimana hari demi hari tak berubah sama sekali. Tapi ketika anda melihat kebelakang, semuanya telah berbeda?
Asli:Isn't it funny how day by day nothing changes but when you look back, everything is different?
-
Dia hanya ingin tahu bagaimana rasanya… debaran-debaran penuh kejutan, sensasi bahagia sekaligus cemas saat bertemu, duduk bersama seseorang tanpa hal-hal romantis yang berlebihan, membahas topik-topik tidak penting seharian penuh.
-
Semua anak adalah seniman. Masalahnya adalah bagaimana tetap menjadi seorang seniman setelah ia besar nanti.
-
Bagaimana bisa manusia hanya ditimbang dari surat-surat resmi belaka, dan tidak dari wujudnya sebagai manusia?
Semua kata bijak dan ucapan terkenal ‘bagaimana akan selalu Anda temukan di JagoKata.com (halaman 6)