Kata-kata Bijak 121 s/d 140 dari 2056.
-
Rasanya saat ini hidupku kacau sekali. Bagaikan serpihan kertas lalu ada yang menyalakan kipas angin. Tapi mengobrol denganmu membuatku merasa seolah kipas angin itu dimatikan sejenak. Seolah berbagai hal sebenarnya bisa masuk akal. Kau menyatukan serpihanku sepenuhnya, dan aku sangat menghargai itu.
-
Waktu yang kamu nikmati terbuang, tidaklah sia-sia.
-
Sebagai mahasiswa yang ingin punya banyak teman, gue selalu berusaha membagi waktu agar tetap bisa jalan-jalan, tetapi nilai-nilai kuliah bagus. Tantangan lainnya, gue agak kesulitan menangkap penjelasan dosen dalam bahasa Italia.
-
Waktu adalah pembunuh terbaik.
Asli:Time is the best killer.
-
Aku telah menyia-nyiakan waktu, dan sekarang waktulah yang menyia-nyiakan aku.
Asli:I wasted time and now doth time waste me.
-
Jika anda ingin memanfaatkan waktu anda sebaik mungkin, anda harus mengetahui hal-hal yang menjadi prioritas anda dan melakukan hal yang terbaik untuk mencapainya.
-
Ada orang menanyakan rahasia perkawinan panjang kami. Kami meluangkan waktu makan ke restoran dua kali seminggu. Sebuah meja dengan lilin kecil, santap malam tertata rapi, musik lembut untuk mengiringi dansa. Ia pergi setiap Selasa, sedangkan aku setiap Jumat.
-
Aku sulit untuk berkawan. Aku bukanlah seseorang yang suka dengan kehidupan sosial. Bukan penyendiri. Dan itu menyelamatkan hidupku, menyelamatkan kemurnianku. Hal itu dan tulisanku. Tapi sampai hari ini, aku tidak mempercayai siapapun yang mengatakan waktu sekolah merupakan waktu yang baik. Siapapun.
Asli:I was in enough to get along with people. I was never socially inarticulate. Not a loner. And that saved my life, saved my sanity. That and the writing. But to this day I distrust anybody who thought school was a good time. Anybody.
-
Bumi yang selama ini kau injak-injak, adalah bumi yang terus berputar, menunggu waktu yg tepat untuk menelanmu.
-
Nah, bukankah kamu jatuh cinta pada Soke Bahtera saat gerimis? Waktu-waktu terbaikmu bersamanya juga saat hujan, kan? Kabar buruk bagimu jika Soke Bahtera ternyata mencintai Claudia. Aku tidak bisa membayangkan betapa sakitnya kamu setiap kali hujan turun, mengenang semuanya. Itulah kenapa kamu selalu suka hujan selama ini. Aku sekarang paham. Karena setiap kali menatap hujan, kamu bisa mengenang banyak hal indah bersama Soke Bahtera. Kebersamaan kalian. Naik sepeda merah. Masuk akal lagi, bukan?
-
Orang-orang selalu takut akan perubahan. Orang takut pada listrik ketika pertama diciptakan, bukan? Orang takut pada mesin batubara, mereka takut pada mesin bertenaga gas. Akan selalu ada ketidaktahuan, dan ketidaktahuan membawa ketakutan. Tetapi sejalan dengan waktu, orang akan menerima sang "penemu".
-
Hidup ini panggung sandiwara. Ya memang benar adanya, semua yang disampaikan kepada orang lain adalah dongeng, dan dongeng jenis apa pun harus terjadi di panggung; terjadi di tempat dan waktu tertentu agar tokoh-tokoh yang bermain di panggungnya bisa melakukan ini-itu sesuai dengan wataknya.
-
Segala sesuatu pasti punya batasan. Punya limit. Seperti halnya manusia yang terlahir ke muka bumi ini. Ada batas waktu dan pada akhirnya semua akan menemukan titik batas itu.
-
Setiap waktu yang berlalu tanpa cinta akan menjelma menjadi wajah memilukan di hadapan Tuhan.
-
Cinta bukanlah mainan sang waktu, sekalipun lewat bibir dan pipi yang merah bersemu. Dalam jangka sabitnya yang melengkung, cinta tak berubah bersama singkatnya jam-jam dan minggu-minggunya, melainkan justru semakin kuat hingga di ujung waktu.
-
Kopi susu. Kandungan utamanya jelas cuma ada dua: kopi dan susu. Dalam hidup lo, lo sering banget merasa bimbang untuk menentukan pilihan. Hidup itu sering antara hitam dan putih, benar dan salah, baik ataupun buruk. Hal ini membuat lo sering terjebak dalam dilema. Lo nggak mau berada dalam area abu-abu, tapi untuk menentukan berada di sisi kopi atau susu, lo pun butuh waktu yang sangat lama untuk berpikir.
-
Saya tak tahu, berapa waktu yang tersisa untuk saya. Satu jam, satu hari, satu tahun, sepuluh, lima puluh tahun lagi? Bisakah waktu yang semakin sedikit itu saya manfaatkan untuk memberi arti keberadaan saya sebagai hamba Allah di muka bumi ini? Bisakah cinta, kebajikan, maaf dan syukur selalu tumbuh dari dalam diri, saat saya menghirup udara dari Yang Maha?
-
Soalnya kini ialah menunggu. Menunggu dengan sabar. Yang mereka perlukan ialah waktu. Dengan penuh khawatir mereka melihat pada terang matahari di luar atap daun-daun kayu di atas kepala.
-
Aku berserah pada sang waktu. Semoga mau bersedekah mengirimkan satu paket rindu beserta bumbu penyedapnya.
-
Pokok kebebasan harus diperbaharui dari waktu ke waktu dengan darah pejuang dan tirani.
Asli:The tree of liberty must be refreshed from time to time with the blood of patriots and tyrants.
Brief aan William Stephens Smith 13-11-1787
Semua kata bijak dan ucapan terkenal waktu—seolah akan selalu Anda temukan di JagoKata.com (halaman 7)