Kata-kata Bijak 41 s/d 60 dari 1199.
-
Cinta nggak peduli kita orang Cina dengan mata sipit, atau orang Ambon berkulit hitam. Atau orang Jawa yang terlalu nrimo sekalipun. Kalau cinta, ya cinta. Titik.
-
Aku takut jika kau memandang sesuatu terlalu lama, ia akan kehilangan semua maknanya.
Asli:I'm afraid that if you look at a thing long enough, it loses all of its meaning.
-
Terlalu banyak menghabiskan waktu untuk bertanya ini - itu, kita malah lelah sendiri.
-
Kawan, jangan habiskan air mata menangisi seseorang yang jangan-jangan tidak pernah menangis untuk kita. Jangan habiskan waktu memikirkan seseorang yang boleh jadi tidak pernah memikirkan kita. Hidup ini kadang memang ganjil sekali. Ada miliaran orang, tapi kita menambatkan satu hati. Ada berjuta kesempatan, tapi kita memilih satu saja. Hidup ini memang kadang rumit sekali. Ada banyak hari esok, tapi kita tak beranjak. Terlalu banyak hari kemarin, tapi kita terus terbenam.
-
Jangan terlalu mengejar kehidupan, materi, nanti kita lupa hakikat hidup ini sendiri, dan lupa melaluinya penuh kesyukuran.
-
Lagi pula, bukankah perasaan saat jatuh cinta itu lebih mendebarkan hati, lebih indah, lebih menggelisahkan, dan lebih mengharukan seperti balon yang terus dipompa, membesar, membesar, dan saat cinta diterima dia adalah balon yang telah dilepaskan terbang terbawa angin, tak ada lagi perasaan cemas dan tegang khawatir balon akan meledak karena terlalu kencang dipompa. Sedangkan cinta yang ditolak adalah balon yang pecah, membuyarkan impian, menerbitkan kehampaan.
-
Membaca, setelah beberapa waktu, menggelapkan pikiran terlalu jauh dari pencarian kreatifnya. Seseorang yang membaca terlalu banyak dan menggunakan otaknya terlalu sedikit akan menjadi kebiasaan malas untuk berpikir.
-
Kadang, kita terlalu banyak berpikir dan terlalu sedikit merasakan, sampai-sampai kita lupa kalau kebahagiaan itu dirasakan bukan dipikirkan.
-
Pegang tanganku, tapi jangan terlalu erat, karena aku ingin seiring bukan digiring.
-
Jangan terlalu mengejar hasilnya, nanti kita lupa hakikat kesuksesan yang sesungguhnya.
-
Masa depan adalah yang paling penting; itulah sebabnya saya tidak terlalu sering menoleh ke belakang.
-
Keinginanku untuk mengungkapkan perasaan kembali lumpuh dan patah. Aku belum berani mengungkapkan rasa, aku memilih jatuh cinta diam-diam. Dalam keadaan menyembunyikan perasaan seperti ini, aku tetap bahagia. Kebahagiaan itu sulit kujelaskan. Ruang untuk mencintainya semakin besar dan aku tak mengerti mengapa sampai saat ini aku belum benar-benar berhasil menggapainya. Mungkinkah dia terlalu tinggi untukku? Apakah dia terlalu sempurna untuk kugenggam?
-
Tidak semua pacar akan menjadi pasangan hidup. Jadi, jangan terlalu galau kalau putus.
-
Banyak yang bisa menghilang. Banyak yang tidak terlihat oleh mata, tapi sebenarnya ada. Setiap hari, setiap detik, kita selalu hidup dengan sesuatu yang tidak terlihat oleh mata. Udara. Kamu bernapas dengannya, tanpa pernah berpikir seperti apa wujud asli udara. Apakah udara seperti kabut? Seperti uap? Apa itu oksigen? Bentuknya seperti apa? Kotak? Lonjong? Bahkan, kamu tidak perlu jadi setipis udara untuk tidak terlihat. Jika kamu terlalu kecil atau sebaliknya terlalu besar dari yang melihat, kamu bisa menghilang dalam definisi yang berbeda.
-
Jangan terlalu dipikirkan. Bagian tersulit dari mengerjakan sesuatu adalah memikirkannya terlalu lama.
-
Hidup akan mati gaya kalau terlalu banyak gaya.
-
Ada kalanya batas mimpi dan kenyataan terasa begitu kabur, terutama bila terlalu sering bermimpi.
-
Seseorang menangis, bukan karena ia lemah. Tetapi karena dia sudah terlalu lama kuat.
-
Jangan bersikap terlalu serius jika ingin mendapat kegembiraan dari kehidupan.
-
Pepatah itu benar! Hidup terlalu singkat untuk dihabiskan hanya dengan memeriksa notifikasi ponsel. Hidup terlalu pendek untuk dilalui dengan berharap, lalu kecewa.
Semua kata bijak dan ucapan terkenal terlalu akan selalu Anda temukan di JagoKata.com (halaman 3)