Kata-kata Bijak 41 s/d 60 dari 141.
-
Tersandar lelah berpencar ke pojokpojok sudut rumah Tuhan
saling bertatap hadapan; tak bercakap, menggerutu, bergurau sia,
apalagi bercerita ria dengan ceritacerita konyol murahan
kami riuh menyetorkan hapalan, kawan! -
Semangat pagi kamu yang terbit dan merekah dari sudut hati, yang tersenyum serta menari di sela sela imaji.
-
Sebuah karya seni adalah sudut ciptaan yang dilihat melalui temperamen.
Asli:Une œuvre d'art est un coin de la création vue à travers un tempérament.
-
Tragedi dan komedi hanyalah dua aspek nyata, sudut pandang kita tragis atau lucu adalah masalah perspektif.
Asli:Tragedy and comedy are but two aspects of what is real, and whether we see the tragic or the humorous is a matter of perspective.
-
Saya sudah tahu orang-orang berhenti dan membeli apel di sudut dan kemudian pergi seolah-olah mereka telah memecahkan masalah pengangguran.
Asli:I have known people to stop and buy an apple on the corner and then walk away as if they had solved the unemployment problem.
-
Tentangmu yang setia kujaga dan kusimpan rapi di sudut hati terdalam.
-
Anda bisa berdiri pada sudut pandang, tetapi Anda tidak harus duduk di atasnya.
Asli:Man kann auf einem Standpunkt stehen, aber man sollte nicht darauf sitzen.
-
Ini adalah pemahaman yang memberi kita kemampuan untuk memiliki damai. Ketika kita memahami sudut pandang orang lain, dan dia mengerti kita, maka kita dapat duduk dan bekerja di luar perbedaan-perbedaan kita.
-
Kenangan itu cuma hantu di sudut pikir. Selama kita cuma diam dan nggak berbuat apa-apa, selamanya dia tetap jadi hantu. Nggak akan pernah jadi kenyataan.
-
Kita hanya dekat dengan mereka yang kita sukai. Dan seringkali kita menghindari orang yang tidak tidak kita sukai, padahal dari dialah kita akan mengenal sudut pikiran yang baru.
-
Sementara, kenyamanan itu bukan masalah tentang tempat yang kita huni. Tapi,gimana caranya, kita membuat suasana terasa nyaman di mana pun kita tinggal. Gimana cara kita menyikapi banyak hal dari berbagai sudut pandang. Semua tetap datang dari diri kita sendiri.
-
Buat saya, ayah adalah seperti rumah ini. Saya tidak perlu menghuni setiap ruang dalam rumah, hanya sudut kecil di bawah atap. Saya tidak perlu menjadi seluruh dunia ayah, hanya bagian favoritnya. Saya seperti jenis wine kesukaannya, gadis kecilnya yang sering duduk di atas pangkuannya, memohon supaya dapat mencicip isi gelasnya.
-
Coba lihat segala sesuatu dari berbagai sudut. Di mana ada masalah, di situ pasti ada hikmah.
-
Dan ketika saat terakhir hidupnya tiba, waktu rambutnya memutih, dadanya kendor, tampak kerut-merut di bibir dan di sudut-sudut matanya, jidat dan rahangnya, dan lehernya kisut. Di saat itulah, ia melihat masa silamnya. Bermacam-macam hal terbayang di benaknya. Kepedihan besar dalam hidupnya. Ketidakkekalannya. Juga seberkas cahaya yang hilang akhirnya.
-
Dua gentong berusia ratusan tahun itu bagai sepasang manusia renta yang tercampakkan. Keduanya duduk muram di sudut kamar paling belakang. Menekur diam. Bibirnya berlumur lelehan pewarna yang pekat dan sudah mengering.
-
Kau hanya butuh sisi yang tepat untuk mendapatkan sudut pandang terbaik.
-
Siapa kita? Kita mendapati bahwa kita hidup di sebuah planet tidak penting dari sebuah bintang yang hilang di sebuah galaksi yang terselip di beberapa sudut alam semesta yang terlupakan di mana terdapat galaksi yang jauh lebih banyak daripada manusia.
Asli:Who are we? We find that we live on an insignificant planet of a humdrum star lost in a galaxy tucked away in some forgotten corner of a universe in which there are far more galaxies than people.
-
Tiap-tiap orang mempunyai sudut terbaiknya yang berbeda dengan orang lain, nah sudut pandang itu yang harus kita temukan
-
Tidak benar bahwa demokrasi akan selalu menjaga kebebasan hati nurani lebih baik daripada otokrasi. Saksikan yang paling terkenal dari semua cobaan. Pilatus, dari sudut pandang orang Yahudi, jelas merupakan wakil dari otokrasi. Namun ia mencoba untuk melindungi kebebasan. Dan dia menyerah pada demokrasi.
Asli:It is not true that democracy will always safeguard freedom of conscience better than autocracy. Witness the most famous of all trials. Pilate was, from the standpoint of the Jews, certainly the representative of autocracy. Yet he tried to protect freedom. And he yielded to a democracy.
-
Akan selalu ada pelangi sehabis hujan, asalkan kita berada pada sudut yang tepat.
Semua kata bijak dan ucapan terkenal sudut akan selalu Anda temukan di JagoKata.com (halaman 3)