Kata-kata Bijak 141 s/d 160 dari 896.
-
Menulis adalah suatu cara untuk bicara, suatu cara untuk berkata, suatu cara untuk menyapa—suatu cara untuk menyentuh seseorang yang lain entah di mana. Cara itulah yang bermacam-macam dan di sanalah harga kreativitas ditimbang-timbang.
-
Pemimpin adalah orang yang mengetahui suatu cara; menjalankan dan sekaligus menunjukkan cara tersebut.
-
Setiap orang yang berusaha dan bekerja dengan keras, suatu saat pasti akan membuat kesalahan.
-
Buku adalah untuk orang-orang yang berharap mereka ada di suatu tempat yang lain.
Asli:Books are for people who wish they were somewhere else.
-
Kau sedang dilamun ombak, Nak. Kau harus perkuat kapal layarmu. Kata orang, nahkoda selalu yakin esok akan ada matahari, Nak, karena itu mereka tak pernah hilang harapan di lautan yang tak bertepi sekalipun. Dan, ada doa yang selalu menyertai mereka, dari jauh, dari rumah yang mereka tinggalkan… Ah, Nak, bersabarlah…. Suatu hari, kau akan menemukan kebahagiaan lebih dari semua ini, percayalah, Nak.
-
Mari kita tanya dalam hati kita, apakah kita ini berjuang untuk suatu kepentingan yang besar yaitu kedamaian dan keutuhan NKRI.
-
Mari kita tanya dalam hati kita, apakah kita ini berjuang untuk suatu kepentingan yang besar yaitu kedamaian dan keutuhan NKRI.
-
Memasak adalah sama dengan bercinta. Kegembiraan hanya timbul pada suatu saat, dan sesudah itu hanya tinggal kenangan manis.
-
Tentara hanya mempunyai kewajiban satu, ialah mempertahankan kedaulatan negara dan menjaga keselamatannya. Sudah cukup kalau tentara teguh memegang kewajiban ini, lagipula sebagai tentara, disiplin harus dipegang teguh. Tentara tidak boleh menjadi alat suatu golongan atau orang siapapun juga.
Jogjakarta, 12 Nopember 1945 -
Banjir omong kosong yang dicetak dalam bentuk opini-opini kritis tampak bagi saya sebagai kutukan utama zaman, suatu hambatan utama bagi budaya sejati.
Asli:The floods of nonsense printed in the form of critical opinions seem to me a chief curse of the times, a chief obstacle to true culture.
Romola (1863) ch. XI -
Hidup itu penuh emosi, dalam suatu priode waktu kita bisa ngrasain berbagai emosi yang berbaur jadi satu. Karena itulah yang membuat kita jadi seimbang.
-
Kalau kamu percaya takdir, aminkan dalam hati, kita bertemu lagi suatu hari nanti.
-
kebencian kalian terhadap suatu kaum mendorong kalian untuk berlaku tidak adil. Berlaku adillah. Adil itu lbh dekat kepada takwa. Takwalah kepada Allah.
-
Waktu adalah kuda yang berlari di dalam hati, kuda. Tanpa ksatria di tengah jalan pada suatu malam. Akal duduk terdiam, dengan seksama, mendengarnya berlalu.
-
Aku tidak akan membantah suatu teori jika aku berkarya bergantung pada itu.
-
Hidup adalah suatu tantangan yang harus dihadapi. Perjuangan yang harus dimenangkan. Kesusahan yang harus diatasi. Rahasia yang harus digali. Tragedi yang harus dialami.
-
Misi kita adalah menjadi agen Islam yang damai, teduh, indah, yang membawa keberkahan di komunitas nonmuslim. Suatu saat kau akan banyak belajar bagaimana bersikap di negeri tempat kau harus menjadi minoritas.
-
Pekerjaan baik bukan sesuatu yang Anda cari ketika Anda keluar rumah, itu justru Anda temukan ketika Anda sedang mengerjakan suatu pekerjaan.
-
Tentara bukan merupakan suatu golongan di luar masyarakat, bukan suatu kasta yang berdiri di atas masyarakat. Tentara tidak lain dan tidak lebih dari salah satu bagian masyarakat yang mempunyai kewajiban tertentu.
Jogjakarta, 1 Januari 1946 -
Terkadang memenangkan suatu pertengkaran itu lebih buruk daripada kalah.
Semua kata bijak dan ucapan terkenal suatu akan selalu Anda temukan di JagoKata.com (halaman 8)