Kata-kata Bijak sama sekolah

  • Ketika saya berusia 5 tahun, ibu saya selalu mengatakan kepada saya bahwa kebahagiaan adalah kunci kehidupan. Ketika saya pergi ke sekolah, mereka bertanya kepada saya ingin menjadi apa ketika telah dewasa, saya menuliskan 'bahagia'. Mereka bilang saya tidak mengerti tugas yang diberikan, da
  • Ibu adalah sekolah. Ibu adalah lembaga pendidikan pertama. Ibulah yang membekali anak sikap, watak, kepribadian, akhlak, iman, dan pemahaman bahwa dunia ini berkerikil, dan kerikilnya dapat sering membuat si anak terjatuh. Ibu yang baik akan mempersiapkan anaknya menghadapi kerikil-kerikil itu agar
  • Apa gunanya sekolah tinggi-tinggi, jika hanya perkaya diri sendiri dan famili?
  • Buat apa mereka sekolah? Entar malah jadi kaya,” katanya. “Kalau mereka tetap miskin, malah banyak gunanya, kan? Biar ada yang terus berdesak-desakan dan saling injak setiap kali ada pembagian beras dan sumbangan. Biar ada yang terus bisa ditipu setiap menjelang pemilu. Kau tahu, itulah sebabnya, ke
  • Semakin tinggi sekolah bukan berarti semakin menghabiskan makanan orang lain. Harus semakin mengenal batas.
  • Jangan Tuan terlalu percaya pada pendidikan sekolah. Seorang guru yang baik masih bisa melahirkan bandit-bandit yang sejahat-jahatnya, yang sama sekali tidak mengenal prinsip. Apalagi kalau guru itu sudah bandit pula pada dasarnya.
  • Pendidikan adalah apa yang tersisa setelah melupakan semua yang dia pelajari di sekolah.
  • Pendidikan kita belum memenuhi tuntutan pendidikan karakter. Masih ada kekerasan di sekolah dan rumah, kurikulum semakin padat, dan cara mengajar yang belum ramah anak.
  • Bagaimanapun, siswa yang berlaku keliru mesti dihukum. Namun oleh sekolah selaku lembaga yang memegang otoritas, tentunya, bukan oleh sesama murid atau pihak-pihak yang lain.
  • Sekolah perlu terus membuka diri pada perubahan, guru jangan segan beradaptasi dengan kebaruan.
+7

Kata-kata Bijak 1 s/d 20 dari 323.

  • Tan Malaka Bila kaum muda yang telah belajar di sekolah dan menganggap dirinya terlalu tinggi dan pintar untuk melebur dengan masyarakat yang bekerja dengan cangkul dan hanya memiliki cita-cita yang sederhana, maka lebih baik pendidikan itu tidak diberikan sama sekali.
    Tan Malaka
    Aktivis kemerdekaan, filsuf dari Indonesia (1897 - 1949)
    - +
    +819
  • Ki Hadjar Dewantara Setiap orang menjadi guru, setiap rumah menjadi sekolah
    Ki Hadjar Dewantara
    Aktivis pergerakan kemerdekaan Indonesia, kolumnis dan politisi (1889 - 1959)
    - +
    +353
  • Chairil Anwar Hidup hanya menunda kekalahan, tambah terasing dari cinta sekolah rendah, dan tahu, ada yang tetap tidak diucapkan, sebelum pada akhirnya kita menyerah.
    Chairil Anwar
    Penyair terkemuka dari Indonesia (1922 - 1949)
    - +
    +339
  • Iwan Setyawan Selama ini kulihat hidup semakin rumit. Banyak orang tega membunuh hati nurani dengan tangan mereka sendiri. Kusaksikan tangan-tangan politik semakin kotor, meraih kemenangan demi kepentingan sendiri. Pemimpin saling berebut nasi. Pemimpin yang bahkan tak bisa memimpin hidup mereka sendiri. Lumpur menggenangi ratusan rumah, mesjid, sekolah, warung nasi, juga kenangan. Lumpur panas yang tumpah karena uang dan ketidakpedulian. Bahkan ada juga yang membunuh dengan mengatasnamakan agama. Beberapa orang dilarang beribadah di tempat ibadah mereka sendiri. Di mana ada proyek sosial, di sana cenderung ada penipuan. Banyak orang kehilangan hati mereka sendiri. Keluarga merindukan kehangatan.
    Iwan Setyawan
    Penulis dari Indonesia
    - +
    +326
  • Seto Mulyadi Pendidikan kita belum memenuhi tuntutan pendidikan karakter. Masih ada kekerasan di sekolah dan rumah, kurikulum semakin padat, dan cara mengajar yang belum ramah anak.
    Seto Mulyadi
    Psikolog anak dan pembawa acara televisi dari Indonesia (1951 - )
    - +
    +219
  • Joko Pinurbo Mengapa bulan di jendela makin lama makin redup sinarnya? Karena kehabisan minyak dan energi. Mimpi semakin mahal,hari esok semakin tak terbeli. Di bawah jendela bocah itu sedang suntuk belajar matematika. Ia menangis tanpa suara: butiran bensin meleleh dari kelopak matanya. Bapaknya belum dapat duit buat bayar sekolah. Ibunya terbaring sakit di rumah. Malu pada guru dan teman-temannya, coba ia serahkan tubuhnya ke tali gantungan. Dadah Ayah, dadah Ibu, Ibucinta terlonjak bangkit dari sakitnya. Diraihnya tubuh kecil itu dan didekapnya. Berilah kami rejeki pada hari ini dan ampunilah kemiskinan kami.
    Joko Pinurbo
    Penyair dari Indonesia (1962 - )
    - +
    +210
  • Pramoedya Ananta Toer Jangan Tuan terlalu percaya pada pendidikan sekolah. Seorang guru yang baik masih bisa melahirkan bandit-bandit yang sejahat-jahatnya, yang sama sekali tidak mengenal prinsip. Apalagi kalau guru itu sudah bandit pula pada dasarnya.
    Sumber: Nama Saya Tidak Pernah Kotor. Jawa Pos, 18 April 1999
    Pramoedya Ananta Toer
    Penulis dari Indonesia (1925 - 2006)
    - +
    +165
  • Achmad Mustafa Bisri Boleh berhenti sekolah, tapi jangan berhenti belajar.
    Achmad Mustafa Bisri
    Penyair, pelukis dan tokoh Islam dari Indonesia (1944 - )
    - +
    +163
  • Kang Maman (Maman Suherman) Terlalu jauh melencengkah otak saya kalau bilang ternyata UN tak bisa menyetop tawuran dan kekerasan yang sampai berakibat kematian di sekolah?
    Kang Maman (Maman Suherman)
    Penulis, Produser, dari Indonesia (1965 - )
    - +
    +142
  • Tere Liye Kumpulan dari hari-hari. Disalah satu hari itu, dihari yang sangat spesial, kita dilahirkan. Kita menangis kencang saat menghirup udara pertama kali. Disalah satu hari lainnya, kita belajar tengkurap, belajar merangkak, untuk kemudian berjalan. Di salah satu hari berikutnya kita bisa mengendarai sepeda, masuk sekolah pertama kali, semua serba pertama kali. Dan kini kita penuh dengan kenangan masa kecil yang indah, seperti matahari terbit.
    Sumber: Pulang
    Tere Liye
    Penulis dari Indonesia (1979 - )
    - +
    +118
  • Fiersa Besari Apakah kota masih untuk manusia, jika kita lahir, sekolah, kuliah, bekerja, lantas mati bagai robot yang tak mengerti alasan sebenarnya kenapa diutus ke muka bumi?
    Fiersa Besari
    Penulis dan pemusik dari Indonesia (1984 - )
    - +
    +112
  • Pramoedya Ananta Toer Semakin tinggi sekolah bukan berarti semakin menghabiskan makanan orang lain. Harus semakin mengenal batas.
    Sumber: Bumi Manusia (1980) , h. 138
    Pramoedya Ananta Toer
    Penulis dari Indonesia (1925 - 2006)
    - +
    +98
  • John Lennon Ketika saya berusia 5 tahun, ibu saya selalu mengatakan kepada saya bahwa kebahagiaan adalah kunci kehidupan. Ketika saya pergi ke sekolah, mereka bertanya kepada saya ingin menjadi apa ketika telah dewasa, saya menuliskan 'bahagia'. Mereka bilang saya tidak mengerti tugas yang diberikan, dan saya mengatakan kepada mereka mereka tidak mengerti kehidupan.
    Asli: When I was 5 years old, my mother always told me that happiness was the key to life. When I went to school, they asked me what I wanted to be when I grew up. I wrote down 'happy'. They told me I didn’t understand the assignment, and I told them they didn’t understand life.
    John Lennon
    Musisi rock dari Britania Raya (1940 - 1980)
    - +
    +76
  • Najwa Shihab Apa gunanya sekolah tinggi-tinggi, jika hanya perkaya diri sendiri dan famili?
    Sumber: Dari Jogja Untuk Bangsa
    Najwa Shihab
    Presenter berita, jurnalis dari Indonesia (1977 - )
    - +
    +67
  • Anies Baswedan Jadikan anak-anak sebagai generasi pembelajar. Dengan perasaan senang datang ke sekolah dan pulang sekolah.
    Anies Baswedan
    Akademisi dan politikus dari Indonesia (1969 - )
    - +
    +60
  • Bernard Batubara Aku duduk di pinggir trotoar depan sekolah. Aku menggambar. Aku duduk menggambar setiap sore. Aku menggambar sendirian. Tidak ada yang menemani aku. Aku tidak punya teman. Aku punya pensil dan penghapus. Aku punya spidol dan penggaris. Aku punya krayon dan buku gambar. Aku punya buku catatan dan kertas-kertas. Aku punya bujur sangkar. Aku tidak punya teman.
    Sumber: Jatuh Cinta adalah Cara Terbaik untuk Bunuh Diri 81
    Bernard Batubara
    Penulis dari Indonesia
    - +
    +49
  • Goenawan Mohamad Betapa mahalnya ongkos pendidikan sekolah bagi sebuah negara miskin; tapi juga betapa omong kosongnya sistem sekolah itu untuk menghilangkan jurang kemiskinan tersebut.
    Sumber: Catatan Pinggir 1
    Goenawan Mohamad
    Sastrawan dan pendiri Majalah Tempo dari Indonesia (1941 - )
    - +
    +46
  • Mark Twain Saya tidak pernah membiarkan sekolah saya mempengaruhi pendidikan saya.
    Asli: I have never let my schooling interfere with my education.
    Mark Twain
    Penulis (ns. dari Samuel Langhorne Clemens) dari Amerika Serikat (1835 - 1910)
    - +
    +42
  • Stephen King Aku sulit untuk berkawan. Aku bukanlah seseorang yang suka dengan kehidupan sosial. Bukan penyendiri. Dan itu menyelamatkan hidupku, menyelamatkan kemurnianku. Hal itu dan tulisanku. Tapi sampai hari ini, aku tidak mempercayai siapapun yang mengatakan waktu sekolah merupakan waktu yang baik. Siapapun.
    Asli: I was in enough to get along with people. I was never socially inarticulate. Not a loner. And that saved my life, saved my sanity. That and the writing. But to this day I distrust anybody who thought school was a good time. Anybody.
    Stephen King
    Penulis dari Amerika Serikat (1947 - )
    - +
    +40
  • Albert Einstein Pendidikan adalah apa yang tersisa setelah melupakan semua yang dia pelajari di sekolah.
    Asli: Education is what remains after one has forgotten what one has learned in school.
    Albert Einstein
    Ahli fisika dari Jerman dan Amerika Serikat (1879 - 1955)
    - +
    +37
Semua kata bijak dan ucapan terkenal sekolah akan selalu Anda temukan di