Kata-kata Bijak: sekolah

  • Boleh berhenti sekolah, tapi jangan berhenti belajar.
  • Sekolah terbaik adalah sekolah jalanan, yaitu sekolah yang memberikan kebebasan kepada muridnya supaya kreatif.
  • Guru memang pengganti orangtua murid selama di sekolah, tapi bukan berarti merampas segalanya dari orangtua. Terutama menentukan masa depan.
  • Bila kaum muda yang telah belajar di sekolah dan menganggap dirinya terlalu tinggi dan pintar untuk melebur dengan masyarakat yang bekerja dengan cangkul dan hanya memiliki cita-cita yang sederhana, maka lebih baik pendidikan itu tidak diberikan sama sekali.
  • Kepopuleran masa sekolah hanya sementara. Dan sama sekali tak membantu saat kau dewasa.
  • Betapa mahalnya ongkos pendidikan sekolah bagi sebuah negara miskin; tapi juga betapa omong kosongnya sistem sekolah itu untuk menghilangkan jurang kemiskinan tersebut.
  • Setiap orang menjadi guru, setiap rumah menjadi sekolah
  • Ketika saya berusia 5 tahun, ibu saya selalu mengatakan kepada saya bahwa kebahagiaan adalah kunci kehidupan. Ketika saya pergi ke sekolah, mereka bertanya kepada saya ingin menjadi apa ketika telah dewasa, saya menuliskan 'bahagia'. Mereka bilang saya tidak mengerti tugas yang diberikan, da
  • Ibu adalah sekolah. Ibu adalah lembaga pendidikan pertama. Ibulah yang membekali anak sikap, watak, kepribadian, akhlak, iman, dan pemahaman bahwa dunia ini berkerikil, dan kerikilnya dapat sering membuat si anak terjatuh. Ibu yang baik akan mempersiapkan anaknya menghadapi kerikil-kerikil itu agar
  • Apa gunanya sekolah tinggi-tinggi, jika hanya perkaya diri sendiri dan famili?
  • Buat apa mereka sekolah? Entar malah jadi kaya,” katanya. “Kalau mereka tetap miskin, malah banyak gunanya, kan? Biar ada yang terus berdesak-desakan dan saling injak setiap kali ada pembagian beras dan sumbangan. Biar ada yang terus bisa ditipu setiap menjelang pemilu. Kau tahu, itulah sebabnya, ke
  • Semakin tinggi sekolah bukan berarti semakin menghabiskan makanan orang lain. Harus semakin mengenal batas.
  • Jangan Tuan terlalu percaya pada pendidikan sekolah. Seorang guru yang baik masih bisa melahirkan bandit-bandit yang sejahat-jahatnya, yang sama sekali tidak mengenal prinsip. Apalagi kalau guru itu sudah bandit pula pada dasarnya.
  • Pendidikan adalah apa yang tersisa setelah melupakan semua yang dia pelajari di sekolah.
  • Pendidikan kita belum memenuhi tuntutan pendidikan karakter. Masih ada kekerasan di sekolah dan rumah, kurikulum semakin padat, dan cara mengajar yang belum ramah anak.
  • Bagaimanapun, siswa yang berlaku keliru mesti dihukum. Namun oleh sekolah selaku lembaga yang memegang otoritas, tentunya, bukan oleh sesama murid atau pihak-pihak yang lain.
  • Sekolah perlu terus membuka diri pada perubahan, guru jangan segan beradaptasi dengan kebaruan.
+14

Kata-kata Bijak 1 s/d 10 dari 309.

  • Tan Malaka
    Tan Malaka
    Aktivis kemerdekaan, filsuf dari Indonesia 1897-1949
    ajax-loader
    - +
    +763
    Bila kaum muda yang telah belajar di sekolah dan menganggap dirinya terlalu tinggi dan pintar untuk melebur dengan masyarakat yang bekerja dengan cangkul dan hanya memiliki cita-cita yang sederhana, maka lebih baik pendidikan itu tidak diberikan sama sekali.
  • Bob Sadino
    Bob Sadino
    Pengusaha dari Indonesia 1933-2015
    ajax-loader
    - +
    +607
    Sekolah terbaik adalah sekolah jalanan, yaitu sekolah yang memberikan kebebasan kepada muridnya supaya kreatif.
  • Ki Hadjar Dewantara
    Ki Hadjar Dewantara
    Aktivis pergerakan kemerdekaan Indonesia, kolumnis dan politisi 1889-1959
    ajax-loader
    - +
    +327
    Setiap orang menjadi guru, setiap rumah menjadi sekolah
  • Chairil Anwar
    Chairil Anwar
    Penyair terkemuka dari Indonesia 1922-1949
    ajax-loader
    - +
    +321
    Hidup hanya menunda kekalahan, tambah terasing dari cinta sekolah rendah, dan tahu, ada yang tetap tidak diucapkan, sebelum pada akhirnya kita menyerah.
  • Iwan Setyawan
    Iwan Setyawan
    Penulis dari Indonesia 1974-
    ajax-loader
    - +
    +298
    Selama ini kulihat hidup semakin rumit. Banyak orang tega membunuh hati nurani dengan tangan mereka sendiri. Kusaksikan tangan-tangan politik semakin kotor, meraih kemenangan demi kepentingan sendiri. Pemimpin saling berebut nasi. Pemimpin yang bahkan tak bisa memimpin hidup mereka sendiri. Lumpur menggenangi ratusan rumah, mesjid, sekolah, warung nasi, juga kenangan. Lumpur panas yang tumpah karena uang dan ketidakpedulian. Bahkan ada juga yang membunuh dengan mengatasnamakan agama. Beberapa orang dilarang beribadah di tempat ibadah mereka sendiri. Di mana ada proyek sosial, di sana cenderung ada penipuan. Banyak orang kehilangan hati mereka sendiri. Keluarga merindukan kehangatan.
  • Seto Mulyadi
    Seto Mulyadi
    Psikolog anak dan pembawa acara televisi dari Indonesia 1951-
    ajax-loader
    - +
    +190
    Pendidikan kita belum memenuhi tuntutan pendidikan karakter. Masih ada kekerasan di sekolah dan rumah, kurikulum semakin padat, dan cara mengajar yang belum ramah anak.
  • Joko Pinurbo
    Joko Pinurbo
    Penyair dari Indonesia 1962-
    ajax-loader
    - +
    +180
    Mengapa bulan di jendela makin lama makin redup sinarnya? Karena kehabisan minyak dan energi. Mimpi semakin mahal,hari esok semakin tak terbeli. Di bawah jendela bocah itu sedang suntuk belajar matematika. Ia menangis tanpa suara: butiran bensin meleleh dari kelopak matanya. Bapaknya belum dapat duit buat bayar sekolah. Ibunya terbaring sakit di rumah. Malu pada guru dan teman-temannya, coba ia serahkan tubuhnya ke tali gantungan. Dadah Ayah, dadah Ibu, Ibucinta terlonjak bangkit dari sakitnya. Diraihnya tubuh kecil itu dan didekapnya. Berilah kami rejeki pada hari ini dan ampunilah kemiskinan kami.
  • Achmad Mustafa Bisri
    Achmad Mustafa Bisri
    Penyair dan penulis kolom dari Indonesia 1944-
    ajax-loader
    - +
    +155
    Boleh berhenti sekolah, tapi jangan berhenti belajar.
  • Pramoedya Ananta Toer
    Pramoedya Ananta Toer
    Penulis dari Indonesia 1925-2006
    ajax-loader
    - +
    +147
    Jangan Tuan terlalu percaya pada pendidikan sekolah. Seorang guru yang baik masih bisa melahirkan bandit-bandit yang sejahat-jahatnya, yang sama sekali tidak mengenal prinsip. Apalagi kalau guru itu sudah bandit pula pada dasarnya.
    Sumber: Nama Saya Tidak Pernah Kotor. Jawa Pos, 18 April 1999
  • Kang Maman (Maman Suherman)
    Kang Maman (Maman Suherman)
    Penulis, Produser, dari Indonesia 1965-
    ajax-loader
    - +
    +129
    Terlalu jauh melencengkah otak saya kalau bilang ternyata UN tak bisa menyetop tawuran dan kekerasan yang sampai berakibat kematian di sekolah?
Kata-kata sekolah - quotes, kata-kata bijak dan kutipan sekolah yang terbaik dan terkenal: 309 ditemukan

Arti kata sekolah menerut KBBI

sekolah [se·ko·lah]

Kata Nomina (kata benda)
  1. 1) bangunan atau lembaga untuk belajar dan mengajar serta tempat menerima dan memberi pelajaran (menurut tingkatannya, ada) ~ dasar, ~ lanjutan, ~ tinggi; (menurut jurusannya, ada) ~ dagang, ~ guru,
    contoh: 'keluar sekolah, sudah tidak belajar di sekolah lagi pernah duduk di bangku sekolah, pernah belajar di sekolah tidak makan sekolah, cak tidak mendapat pendidikan di sekolah tidak terpelajar'
  2. 2) waktu atau pertemuan ketika murid diberi pelajaran
    contoh: 'sekolah mulai pukul setengah delapan pagi'
  3. 3) usaha menuntut kepandaian (ilmu pengetahuan); pelajaran; pengajaran
    contoh: 'ia hendak melanjutkan sekolahnya ke Jakarta sekolahnya tinggi, sudah banyak mendapat pelajaran sudah masak sekolahnya, sudah pandai benar'
  4. 4) belajar di sekolah; pergi ke sekolah; bersekolah Kata percakapan
    contoh: 'mengapa engkau tidak sekolah hari ini?'

Lihat arti sekolah lengkap