Kata-kata Bijak 101 s/d 120 dari 461.
-
Pernikahan itu kan menyatukan dua orang yang sebenarnya berbeda tapi saling melengkapi kelak. Kelak ya, jadi nggak tiba-tiba kalian saling cocok. Ada proses. Nah, proses ini bisa lama bisa sebentar. Tapi ketika proses yang satu selesai, kalian akan dituntun terus dan terus berproses. Kenapa? Ya karena kalian memang berbeda. Jadi jangan heran. Kalian akan mengalami masa pasang dan surutnya berproses dalam pernikahan. Kalau sedang pasang, kalian akan menjalaninya dengan bahagia. Nah, pada masa surut, kalian akan jenuh.
-
Simbol persaudaraan bagi orang Papua, jika jemari dua orang saling bertaut, maka mereka sudah menjadi saudara.
-
Tukar watak permusuhan dengan kasih sayang dan saling memaafkan. Apa yang kita anggap benar belum tentu benar disisi Allah.
-
Cinta adalah latihan bebas untuk memilih. Dua orang saling mencintai hanya jika mereka cukup mampu hidup tanpa yang lain tetapi memilih untuk hidup satu dengan yang lain.
-
Dulu kita sampai dititik saling mencemaskan bila tak ada kabar. Kini sampai dititik saat bertemu, hanya sebatas, ‘hehe, apa kabar?’. Lalu saling canggung, lalu saling pulang.
-
Melakukan perjalanan itu, bisa membuka pikiran, menambah wawasan, member banyak pelajaran. Bertemu banyak orang dari berbagai Negara, dan saling mengenal satu sama lain.
-
Pernikahan itu butuh usaha dari kedua pihak. Harus saling terbuka. Jujur. Masalah akan selalu ada. Jangan lari!
-
Setiap anak berhak cari dan dapat orang yang saling mencinta. Bukan karena mereka mengejar umur senja orangtua.
-
Ada yang bilang sahabat dan saudara perempuan ditakdirkan untuk saling menyiksa atau mempermalukan.
-
Aku memang menyukaimu, Aleeta. Dan kau mengusulkan agar kita berteman. Baik, aku menyutujuinya. Aku tidak memaksamu, juga tidak akan mendesakmu. Aku akan memberimu waktu, memberi kita berdua waktu untuk lebih saling mengenal. Tapi bukan berarti kau harus merasa terbebani oleh perasaanku sehingga berpikir untuk menghindar dariku.
-
Aku mencari, kamu menjauh. Kita layaknya jari-jemari yang saling bersilangan, namun tidak pernah bertegur sapa.
-
Andai cinta menjadi satu, kau dan aku;saling mencintai, tidak ada yang kurang, tidak ada yang hilang.
-
Betapa indahnya budaya saling mengoreksi, menasehati, dan mengingatkan dalam kebaikan karena dari sanalah rasa percaya diri akan tumbuh.
-
Buat apa mereka sekolah? Entar malah jadi kaya,” katanya. “Kalau mereka tetap miskin, malah banyak gunanya, kan? Biar ada yang terus berdesak-desakan dan saling injak setiap kali ada pembagian beras dan sumbangan. Biar ada yang terus bisa ditipu setiap menjelang pemilu. Kau tahu, itulah sebabnya, kenapa di negeri ini orang miskin terus dikembangbiakkan dan dibudidayakan.
-
Cinta yang hadir di antara kenaifan dan kebangkitan anak-anak muda memuaskan cintanya dengan rasa saling memiliki, dan cintanya mekar dalam pelukan-pelukan mesra.
-
Pasangan yang bahagia bukanlah dua sejoli yang sempurna, tapi dua sejoli yang saling menghargai ketidaksempurnaan.
-
Pemuda muslim dan gadis muslimah yang sudah cukup umur dan saling menyukai sebaiknya memang segera menikah.
-
Tak seorang pun akan memenangkan pertempuran jenis kelamin. Terlalu banyak pola saling menggoda dengan musuh.
Asli:No one will ever win the battle of the sexes; there's too much fraternizing with the enemy.
-
Dan mereka hanyalah dua manusia kesepian yang saling membutuhkan dan menyayangi. Namun, mereka berusaha menyangkalnya. Mereka berusaha tidak memercayainya. Mereka tidak berusaha untuk berjuang.
-
Dunia perkawinan adalah dunia berbagi dan saling mengerti. Bukan dunia berharap dan meminta.
Semua kata bijak dan ucapan terkenal saling akan selalu Anda temukan di JagoKata.com (halaman 6)