Kata-kata Bijak sama saatnya

Kata-kata Bijak 41 s/d 60 dari 110.

  • Agnes Davonar Dalam hidup ada saatnya kita tidak bisa memilih selain bertanggung jawab terhadap hal yang kita lakukan di masa lalu. Percayalah, masa depan akan menjadi lebih indah bila kita berusaha untuk menerima keadaan kita.
    Agnes Davonar
    Penulis online dan novel fiksi (1986 - )
    - +
    +4
  • Muhammad Akhyar Mungkin ini saatnya 'tanda bahaya' harus segera dinyalakan, agar tak melayang lalu terjatuh.
    Muhammad Akhyar
    Penulis dari Indonesia
    - +
    +4
  • William Shakespeare Pada saatnya kita membenci apa yang sering kita takutkan.
    Asli: In time we hate that which we often fear.
    Antony and Cleopatra (1606) Act I, sc iii
    William Shakespeare
    Penyair dan dramawan dari Inggris (1564 - 1616)
    - +
    +4
  • Anais Nin Saatnya akan tiba ketika resiko untuk tetap berada pada tunas lebih menyakitkan daripada resiko yang diperlukan untuk berkembang.
    Asli: The day came when the risk to remain tight in a bud was more painful than the risk it took to blossom.
    Anais Nin
    Penulis dan penari dari Perancis / Amerika Serikat (1903 - 1977)
    - +
    +4
  • Harper Lee Sekarang bukan saatnya mengkhawatirkan masa depan.
    Harper Lee
    Penulis dari Amerika Serikat (1926 - 2016)
    - +
    +4
  • Rezza Dwi Akan ada saatnya kita menemukan atau ditemukan. Sebelum waktu itu tiba, kita bisa fokus pada tujuan, pada masa depan.
    Rezza Dwi
    Penulis dari Indonesia
    - +
    +3
  • Bong Chandra Dalam hidup, tidak ada yang mudah. Tapi ada saatnya dimana segalanya mudah. Tabah dan bersabarlah, semua ada waktunya.
    Bong Chandra
    Pebisnis, pembicara dan motivator dari Indonesia (1987 - )
    - +
    +3
  • Harriet Beecher Stowe Jangan menyerah dulu, sebab ada tempat dan saatnya arus akan berbalik arah.
    Harriet Beecher Stowe
    Penulis dari Amerika Serikat (1811 - 1896)
    - +
    +3
  • M. Aan Mansyur Kau harus tahu lupa adalah lahan subur kenangan-kenangan. Biarkan ia mengalir seumpama sungai. Saatnya akan tiba, kau akan betul-betul lupa.
    Kukila 10
    M. Aan Mansyur
    Penyair, Penulis dari Indonesia (1982 - )
    - +
    +3
  • Nonier Menikah itu nggak main-main. Rahasia nggak selamanya menjadi rahasia. Semua rahasia pasti ada saatnya terbongkar.
    Nonier
    Penulis dari Indonesia
    - +
    +3
  • Joyce Cary Saya memandang hidup sebagai hadiah dari Tuhan. Saya tidak melakukan apa pun untuk mendapatkannya. Sekarang saatnya untuk mengembalikannya, saya tidak punya hak untuk mengeluh.
    Asli: I look upon life as a gift from God. I did nothing to earn it. Now that the time is coming to give it back, I have no right to complain.
    Joyce Cary
    Novelis dari Irlandia (1888 - 1957)
    - +
    +3
  • Monica Anggen Bagaimana melukiskan rasa ini padamu? Pikiranmu penuh dengan bayanganmu. Hatiku hanya menjeritkan namamu. Rasa apakah ini? Tapi saat aku melihatnya memelukmu, mendadak semua rasa seketika membeku. Apakah ini saatnya aku berlalu?
    Monica Anggen
    Penulis dari Indonesia
    - +
    +2
  • Winda Krisnadefa Harusnya nama itu hak prerogatif seseorang sejak lahir. Sampai saatnya dia bisa memutuskan mau memakai nama apa.
    Winda Krisnadefa
    Penulis dari Indonesia
    - +
    +2
  • Ban Ki-moon Kami telah mencapai tonggak baru sebagai keluarga manusia. Dengan tujuh miliar dari kita sekarang menghuni planet kita, inilah saatnya untuk mengajukan beberapa pertanyaan mendasar. Bagaimana kita dapat memberikan kehidupan yang bermartabat bagi diri kita sendiri dan generasi mendatang sambil melestarikan dan melindungi kepentingan bersama global - atmosfer, lautan dan ekosistem yang mendukung kita?
    Asli: We have reached a new milestone as a human family. With seven billion of us now inhabiting our planet, it is time to ask some fundamental questions. How can we provide a dignified life for ourselves and future generations while preserving and protecting the global commons - the atmosphere, the oceans and the ecosystems that support us?
    Ban Ki-moon
    Diplomat, politisi dan sekretaris jenderal PBB dari Korea Selatan (1944 - )
    - +
    +2
  • Ban Ki-moon Kami telah mencapai tonggak baru sebagai keluarga manusia. Dengan tujuh miliar dari kita sekarang menghuni planet kita, inilah saatnya untuk mengajukan beberapa pertanyaan mendasar. Bagaimana kita dapat memberikan kehidupan yang bermartabat bagi diri kita sendiri dan generasi mendatang sambil melestarikan dan melindungi kepentingan bersama global - atmosfer, lautan dan ekosistem yang mendukung kita?
    Asli: We have reached a new milestone as a human family. With seven billion of us now inhabiting our planet, it is time to ask some fundamental questions. How can we provide a dignified life for ourselves and future generations while preserving and protecting the global commons - the atmosphere, the oceans and the ecosystems that support us?
    Ban Ki-moon
    Politisi dan diplomat Korea Selatan (1944 - )
    - +
    +2
  • Windry Ramadhina Kehilangan seseorang tidak pernah mudah. Tapi jangan khawatir. Pada saatnya nanti, semua akan berlalu.
    Windry Ramadhina
    Penulis novel dari Indonesia
    - +
    +2
  • Muhammad Akhyar Mungkin saatnya, kita harus berhenti lalu kemudian pergi dan lupa.
    Muhammad Akhyar
    Penulis dari Indonesia
    - +
    +2
  • Barbara Dale Pada waktunya, kerabat Anda akan menerima gagasan bahwa karier sama pentingnya bagi Anda seperti keluarga Anda. Tentu saja, pada saatnya lapisan es kutub akan mencair.
    Asli: In time your relatives will come to accept the idea that a career is as important to you as your family. Of course, in time the polar ice cap will melt.
    - +
    +2
  • Christian Simamora Percaya deh, smua indah pada waktunya. Ada saatnya lo akan terpikir untuk settle down dengan seseorang.
    Christian Simamora
    Penulis dari Indonesia
    - +
    +2
  • Ilana Tan Saatnya meninggalkan masalah pribadi dan mulai bersikap professional.
    Ilana Tan
    Novelis dari Indonesia
    - +
    +2
Semua kata bijak dan ucapan terkenal saatnya akan selalu Anda temukan di JagoKata.com (halaman 3)