Kata-kata Bijak 141 s/d 160 dari 450.
-
Kami memakai baju ini dan rias wajah itu, lebih untuk wanita lain daripada untuk laki-laki. Laki-laki tidak peduli;bukan itu yang mereka ingini.
-
Kami memiliki standar ganda, yaitu laki-laki dapat menunjukkan seberapa besar ia peduli dengan menjadi kejam - lihat, dia cemburu, dia peduli - seorang wanita menunjukkan betapa dia peduli dengan seberapa besar dia bersedia untuk dilukai; dengan berapa banyak yang akan dia ambil; berapa banyak dia akan bertahan; dia ingin sekali bunuh diri.
Asli:We have a double standard, which is to say, a man can show how much he cares by being violent-see, he's jealous, he cares-a woman shows how much she cares by how much she's willing to be hurt; by how much she will take; how much she will endure; how suicidal she's prepared to be.
-
Kenapa kita sakit hati? Agar orang-orang paham dia adalah manusia. Tiap saat kita melalui hidup, lebih sering tidak peduli.
-
Ketunggalan tujuan adalah salah satu hal terpenting untuk meraih sukses dalam hidup, tak peduli apa yang mungkin menjadi tujuan itu.
-
Nggak peduli soal mantan atau balikan. Bersikaplah profesional.
-
Pikirkan baik-baik, Nabila. Pikir lagi baik-baik. Dengar, aku tidak membela siapa pun. Bagas atau Bayu, yang mana pun aku tak peduli. Semua ada resikonya. Masalahnya adalah sekarang kamu ragu-ragu. Dan orang yang ragu-ragu tidak akan berpikir jernih. Jadi lebih kamu mundur dulu. Atur lagi dari awal, jangan terburu-buru!
-
Saya tidak peduli apakah Anda seorang ahli matematika yang baik, atau atletis yang baik, atau tidak pandai dalam hal apapun. Itu yang Anda pikirkan. Tapi saya akan datang dan mengatakan bahwa Anda hebat sebagaimana adanya.
Asli:I don’t care if you are a good mathematician, or a good athletic, or not good at anything. That you think. But I am gonna come and tell you that you are awesome the way you are.
-
Saya tidak peduli dengan pujian atau kesalahan siapa pun. Saya hanya mengikuti perasaan saya sendiri.
Asli:I pay no attention whatever to anybody's praise or blame. I simply follow my own feelings.
-
Sayang sekali. Bumi menjadi tempat tinggal sekian puluh juta manusia, tetapi justru dipenuhi dengan manusia yang tidak peduli terhadap sesamanya.
-
Sementara aku, kuingin berakhir bersama pria yang kucintai. Aku akan membuat dia mencintaiku. Tidak peduli harus menunggu berapa lama.
Masa lalu tidak seharusnya menjadi penghalang untuk bahagia, bukan? -
Teori saya tentang pekerjaan rumah tangga adalah, jika benda itu tidak berlipat ganda, bau, terbakar, atau menghalangi pintu kulkas, biarkan saja. Tidak ada orang lain yang peduli. Kenapa harus Anda?
Asli:My theory on housework is, if the item doesn't multiply, smell, catch fire, or block the refrigerator door, let it be. No one else cares. Why should you?
-
Tidak peduli Anda sedang berada di mana dan melakukan apa, properti investasi yang anda miliki selalu rajin bekerja membangun kekayaan anda.
-
Tidak peduli seberapa banyak uang yang diberikan. Saya bekerja demi nusa bangsa demi laut Indonesia.
-
Tidak peduli seberapa besar hati Anda terluka, jika Anda terus percaya, mimpi-mimpi yang Anda harapkan akan menjadi nyata.
Asli:No matter how your heart is grieving, if you keep on believing, the dreams that you wish will come true.
Walt Disney's Cinderella (1950) -
Tidak semua cewek cantik yang gaul punya otak pas-pasan dan tidak peduli prestasi.
-
Adalah semua orang Dukuh Paruk–termasuk Srintil–mereka tidak tahu apa-apa tentang sistem atau jalinan birokrasi kekuasaan. Dalam wawasan mereka semua priayi adalah sama, yakni tangan kekuasaan. Setiap priayi boleh datang atas nama kekuasaan, tak peduli mereka adalah hansip, mantri pasar, opas kacamatan, atau seorang pejabat dinas perkebunan negara esperti Marsusi. Dan ketika kekuasaan, menjadi aspek yang paling dominan dalam kehidupan masyarakat, orang Dukuh Paruk seperti Srintil tidak mungkin mengerti perbedaan antara polisi, tentara, dan pejabat perkebunan. Semuanya adalah tangan kekuasaan dan Srintil tidak mungkin bersikap lain kecuali tunduk dan pasrah.
-
Aku nggak peduli ya kalau papa kamu menghina aku, ngatain aku apa aja, aku terima. Tapi jangan bawa-bawa anakku!” Gio berteriak keras, “Ganda nggak salah apa-apa! Kenapa dia yang harus kena?!
-
Banyak yang hidup terlalu banyak di masa kini: yang nekad - yang lain terlalu banyak di masa depan: yang pemalu dan peduli.
Asli:Viele leben zu sehr in der Gegenwart: die Leichtsinnigen - andere zu sehr in der Zukunft: die Ängstlichen und Besorglichen.
Aphorismen zur Lebensweisheit (1851) 5: Paränesen und Maximen
Semua kata bijak dan ucapan terkenal peduli akan selalu Anda temukan di JagoKata.com (halaman 8)