Kata-kata Bijak: orangtua

  • Guru memang pengganti orangtua murid selama di sekolah, tapi bukan berarti merampas segalanya dari orangtua. Terutama menentukan masa depan.
  • Perceraian orangtua nggak berarti kiamat. Itu berarti gue harus bisa bangkit, menghargai hidup, dan mengisinya dengan kebahagiaan.
  • Anak bukanlah mahluk bodoh. Mereka punya perasaan ingin dihargai. Terkadang, saat keinginannya tidak dipenuhi, mereka akan marah. Sementara orangtua punya persepsi yang berbeda.
  • Senyuman dan pelukan sayang dari anak tercinta adalah yang paling berharga untuk para orangtua.
  • Kebanyakan orang-orang habis menikah itu lupa, sebenarnya esensi pernikahan itu kalau mau didalami yang pasti nggak ada bosennya. Karena ada rasa ketakutan, rasa selalu ingin memiliki, dan ada berbagai macam perasaan yang cuma bisa kita rasain sama pasangan kita. Perasaan sayang yang berbeda dengan rasa sayang yang kita rasakan bersama orangtua.
  • Jika sampai produk Anda disukai orangtua tapi dibenci anak muda, maka tak lama lagi akan habis.
  • Kadang kita terlalu sibuk untuk tumbuh dewasa dan lupa bahwa orangtua kita juga beranjak tua.
  • Kemampuan orangtua mendidik anak ada batasnya, sedang pintu pertolongan Allah tiada terbatas. Maka iringi proses mendidik anak dengan doa.
  • Demi anak, kadang orangtua rela melakukan hal bodoh, lebih bodoh dari apa yang dilakukan anak-anaknya.
  • Orangtua tidak akan menganjurkan jalan yang salah untuk anak-anaknya. Kami hanya berusaha menuntun kalian untuk melangkah demi masa depan yang baik.
  • Orangtua memang selalu mencemaskan anak mereka, terutama anak perempuan.
  • Mengapa dunia ini begini penuh iga manusia busuk? Hanya karena mau hidup lebih sejahtera dari yang lain? Apakah kesejahteraan hidup sama dengan kebusukan buat orang lain? Alangkah sia-sia pendidikan orangtua kalau demikian. Alangkah sia-sia pendidikan agama. Alangkah sia-sia guru dan sekolah-sekolah
  • Waktu dulu kita jadi anak, kita gak nyusahin orangtua. Nanti kita sudah tua, kita gak nyusahin anak.
+10

Kata-kata Bijak 1 s/d 10 dari 127.

  • Raditya Dika
    Raditya Dika
    Penulis, pelawak, aktor, pemeran dan sutradara dari Indonesia 1984-
    ajax-loader
    - +
    +92
    Sebaiknya, semakin bertambah umur kita, semakin kita dekat dengan orangtua kita.
    Sumber: Manusia Setengah Salmon 133
  • Emha Ainun Nadjib
    Emha Ainun Nadjib
    Seorang seniman, budayawan, penyair, serta intelektual asal Indonesia. 1953-
    ajax-loader
    - +
    +69
    Orangtua kita mengajarkan suatu nilai yang membedakan dua jenis anak, yang patuh tanpa reserve, yang pejah gesang nderek (hidup-mati ikut), disebut "anak baik-baik", sedangkan yang mencoba rasional, memilih otoritasnya, meskipun itu justru sejalan dengan "lorong keadilan" disebut "anak nakal".
    Sumber: Markesot Bertutur
  • Bill Gates
    Bill Gates
    Pengusaha (Microsoft) dan dermawan dari Amerika Serikat 1955-
    ajax-loader
    - +
    +33
    Ketika saya beranjak dewasa, orangtua saya selalu mendorong kami untuk banyak membaca dan berpikir untuk diri sendiri. Mereka mengikutsertakan kami dalam diskusi-diskusi menyangkut segala hal, mulai dari buku hingga politik. Di musim panas, kami suka pergi ke Hood Canal di mana keluarga kami serta beberapa keluarga lainnya yang berkumpul di sana setiap tahunnya akan mengadakan banyak pertandingan - lomba estafet, lomba bawa telor, tangkap bendera. Selalu menyenangkan, dan memberi kami keyakinan bahwa kami bisa bersaing dan sukses.
  • Hermawan Kartajaya
    Hermawan Kartajaya
    Pakar pemasaran dari Indonesia 1947-
    ajax-loader
    - +
    +32
    Jika sampai produk Anda disukai orangtua tapi dibenci anak muda, maka tak lama lagi akan habis.
  • Felice Cahyadi
    Felice Cahyadi
    Penulis dari Indonesia 1985-
    ajax-loader
    - +
    +29
    Perceraian orangtua nggak berarti kiamat. Itu berarti gue harus bisa bangkit, menghargai hidup, dan mengisinya dengan kebahagiaan.
    Sumber: Kupu-Kupu Salju (2010)
  • Fitrawan Umar
    Fitrawan Umar
    Penulis dari Indonesia
    ajax-loader
    - +
    +20
    Orangtua capek-capek banting tulang, mereka hanya sibuk tawuran.
    Sumber: Yang Sulit Dimengerti adalah Perempuan 33
  • Kanato Puji
    ajax-loader
    - +
    +17
    Kalau lo mikir kreatif atau mungkin sedikit nakal pakai tanda kutip, lo pasti bisa nikmatin hidup lo tanpa tekanan dari pihak manapun. Lo harus kejar cita-cita lo karena itu yang bikin lo seneng. Tapi, jangan lupa juga buat penuhin keinginan orangtua lo karena lo sampai gede gini gara-gara diurus orangtua. Kalau lo nggak mau penuhin keinginan itu, lo harus bayar mereka mulai dari lo dalam kandungan sampai detik lo pakai baju yang dibeliin mereka.
    Sumber: Without You 173
  • Mereka tak lupa selalu ingatkan kita, sekolah memang gratis. Tapi orangtua murid harus siapkan buku, baju, sepatu, uang saku buat anak-anak kita. Kita sudah miskin, apa mau makin miskin.
    Sumber: The Story of Marind 22
  • Amelia
    Amelia
    Penulis dari Indonesia 1993-
    ajax-loader
    - +
    +17
    …jari manis melambangkan pasangan kita. Coba deh satukan telapak tanganmu. Kayak gini. Jempol ketemu jempol, telunjuk ketemu telunjuk, jari tengah ketemu jari tengah dan seterusnya. Jempol melambangkan orangtua, telunjuk melambangkan saudara, jari tengah melambangkan diri sendiri, jari manis melambangkan pasangan, dan yang terakhir jari kelingking melambangkan anak-anak kita nantinya. Dengan posisi kayak gini, kita bisa memisahkan jempol, karena orangtua enggak ditakdirkan bersama kita selamanya. Jari telunjuk juga bisa dipisahin karena kita enggak ditakdirkan bersama saudara kita seumur hidup. Mereka pasti bakal ninggalin kita dan punya keluarga sendiri. Kelingking juga dipisahin karena anak kita nanti enggak akan selamanya bareng kita. Mereka akan jadi dewasa, terus punya kehidupan sendiri. Sedangkan jari manis melambangkan pasangan. Gimanapun kita berusaha memisahkan, kita enggak akan berhasil. Karena pasangan kitalah yang ditakdirkan bersama kita selamanya, dalam suka dan duka.
    Sumber: Cat Me If You Can 7
  • Nima Mumtaz
    Nima Mumtaz
    Penulis dari Indonesia
    ajax-loader
    - +
    +16
    Jadilah istri yang baik, Naina. Tanggung jawab Abah sudah selesai. Abah hanya bisa mendoakan yang terbaik untukmu dan keluarga barumu. Semoga keberkahan menyertai pernikahan kalian dan selalu dilimpahkan kebaikan untuk kalian berdua. Buat Abah bangga, hormati suamimu seperti kamu menghormati orangtuamu. Hormati juga orangtua suamimu karena mereka orangtuamu juga.kami akan selalu menyayangimu.
    Sumber: Jodoh Untuk Naina 38
Kata-kata orangtua - quotes, kata-kata bijak dan kutipan orangtua yang terbaik dan terkenal: 127 ditemukan