Kata-kata Bijak sama negeri

Kata-kata Bijak 61 s/d 80 dari 174.

  • Pramoedya Ananta Toer Uh, Hindia, negeri yang hanya dapat menunggu-nunggu hasil kerja Eropa!
    Pramoedya Ananta Toer
    Penulis dari Indonesia (1925 - 2006)
    - +
    +9
  • Ki Hadjar Dewantara Kekuatan rakyat itulah jumlah kekuatan tiap-tiap anggota dari rakyat itu. Segala daya upaya untuk menjunjung derajat bangsa tidak akan berhasil kalau tidak dimulai dari bawah. Sebaliknya rakyat yang sudah kuat akan pandai melakukan segala usaha yang perlu atau berguna untuk kemakmuran negeri.
    Ki Hadjar Dewantara
    Aktivis pergerakan kemerdekaan Indonesia, kolumnis dan politisi (1889 - 1959)
    - +
    +8
  • Pramoedya Ananta Toer Kekuatan suatu negeri sama sekali tidak terletak pada besar atau kecilnya jumlah penduduk dan luas - sempitnya negerinya, tetapi pada nilainya dalam menguasai ilmu pengetahuan.
    Pramoedya Ananta Toer
    Penulis dari Indonesia (1925 - 2006)
    - +
    +8
  • I Gusti Ngurah Pindha Setiap orang Belanda yang memakai seragam militer dan bersenjata boleh dibunuh, karena kita sudah merdeka. Berarti tidak boleh ada bangsa lain dengan kekuatan senjata menginjakkan kaki di negeri ini tanpa seizin kita.
    I Gusti Ngurah Pindha
    Pelaku Sejarah, Anggota DPR RI tahun 1982-1987 (1924 - 1991)
    - +
    +8
  • Abdurahman Faiz Tapi kitalah masa depan kanak-kanak yang harus menjalin airmata negeri
    menjadi cahaya.
    Abdurahman Faiz
    Penulis dari Indonesia
    - +
    +8
  • George Foreman Asset terbesar, termasuk di negeri ini, bukan minyak atau gas. Tapi integritas. Setiap orang mencari itu, dan bertanya, "Siapa yang bisa saya percaya dan dengannya saya bisa berbisnis?"
    George Foreman
    Bokser dari Amerika Serikat (1949 - )
    - +
    +7
  • John F. Kennedy Komunisme tidak akan pernah menjadi kekuatan di negeri yang tidak direcoki oleh perang dan korupsi, atau keduanya.
    John F. Kennedy
    Politikus dan presiden (ke-35) dari Amerika Serikat (1917 - 1963)
    - +
    +7
  • Effendi Simbolon Saya menangis begitu sombongnya pemerintah, tidak berempati pada nasib rakyat, begitu liberalnya negeri kita.
    - +
    +7
  • Pramoedya Ananta Toer Tak mungkin orang dapat mencintai negeri dan bangsanya, kalau orang tak mengenal kertas-kertas tentangnya. Kalau dia tak mengenal sejarahnya. Apalagi kalau tak pernah berbuat sesuatu kebajikan untuknya.
    Pramoedya Ananta Toer
    Penulis dari Indonesia (1925 - 2006)
    - +
    +7
  • Najwa Shihab Bagaimana caranya membentengi negeri, dari pejabat rakus yang tak punya harga diri.
    Najwa Shihab
    Presenter berita, jurnalis dari Indonesia (1977 - )
    - +
    +6
  • George Orwell Orang Inggris tidak senang kecuali mereka sengsara, orang Irlandia tidak berdamai kecuali mereka sedang berperang, dan orang Skotlandia tidak di rumah kecuali mereka berada di luar negeri.
    Asli: The English are not happy unless they are miserable, the Irish are not at peace unless they are at war, and the Scots are not at home unless they are abroad.
    diatribusikan
    George Orwell
    Penulis (ns. dari Eric Blair) dari Inggris (1903 - 1950)
    - +
    +6
  • Della Firayama …buat apa orangtuamu bela-belain kerja keras dari pagi sampai malam sampai kamu jadi sarjana? Lulusan dari universitas negeri terbaik pula! Buatapa, coba? Supaya kamu punya masa depan yang lebih cerah. Supaya bisa berbagi dengan orangtuamu, ikut menanggung kedua adikmu.
    - +
    +6
  • Michael Jackson Berapa banyak korbannya? Dibantai dengan sia-sia di seluruh negeri, Dan berapa banyak perjuangan yang harus dilakukan? Sebelum kita memilih untuk menjalankan rencana keuntungan Semua orang bernyanyi- Setiap hari ciptakan Sejarah Anda, Setiap jalan yang Anda ambil Anda meninggalkan warisan Anda Setiap tentara mati dalam kemuliaannya Setiap legenda menceritakan tentang penaklukan dan kebebasan.
    Asli: How many victims must that be? Slaughtered in vain across the land, And how many strugles must that be? Before we choose to live the profits plan Everybody sing- Every day create your History, Every path you take you're leaving your legacy Every soldier dies in his glory Every legend tells of conquest and liberty.
    Michael Jackson
    Penyanyi dan penulis lagu dari Amerika Serikat (1958 - 2009)
    - +
    +5
  • Charon Delapan tahun di negeri berbeda aku melihat dedaunan berubah ketika musim berganti. Tapi perasaanku tidak pernah berubah. Wajahmu selalu membayangiku dimanapun aku berada.
    Charon
    Penulis dari Indonesia
    - +
    +5
  • Amien Rais Di negeri kita sekarang ini ada sekutu dalam negeri yang bersekongkol dengan kekuatan luar negeri untuk menjadikan Indonesia sebagai sebuah corporate state, sebuah negara yang melayani korporasi-korporasi besar.
    Amien Rais
    Politikus Indonesia (1944 - )
    - +
    +5
  • Pramoedya Ananta Toer Ibuku tinggal di sarang. Ini bukan rumah. Di negeri matahari ini, bahkan sinar matahari dia tidak kebagian!
    Pramoedya Ananta Toer
    Penulis dari Indonesia (1925 - 2006)
    - +
    +4
  • Arumi E. Jadi pegawai negeri itu nggak harus jenius. Tapi pasti harus pintar yang sanggup bersaing lolos tes menjadi pegawai negeri di antara ribuan pelamar lainnya.
    Arumi E.
    Penulis dari Indonesia
    - +
    +4
  • Dahlan Iskan Jika buatan dalam negeri sudah cukup memadai, tentunya perlu didukung.
    Dahlan Iskan
    Politikus dari Indonesia (1951 - )
    - +
    +4
  • Tasniem Fauzia Rais Saya dan Bapak, mendukung penuh niatmu untuk sekolah ke luar negeri karena melihat keberanianmu. Umurmu baru lima belas tahun, baru seumur jagung, tapi sudah memberanikan diri, melawan takutmu, merantau ke negeri orang demi mendapat ilmu. Hal inilah yang menjadi keyakinan saya dan bapak untuk melepasmu. Kami percaya kamu mampu, Nduk. Tolong diingat, barangkali segala sesuatu tidak akan semudah kehidupanmu di sini. Di sana kamu sendiri, apa-apa sendiri, kamu harus terbiasa dengan itu. Tapi, jangan pernah bersedih dan berkecil hati ya, Nduk, terhadap apa pun yang akan kamu hadapi di sana. Berjuanglah, selalu bersama kita, selalu bersama para pemberani. Dan yang pasti, doa kami selalu menyertaimu.
    Tasniem Fauzia Rais
    Penulis, puteri Amien Rais (1986 - )
    - +
    +4
  • Tasniem Fauzia Rais Setinggi apa pun kau terbang, dan ke belahan bumi mana pun engkau berpetualang, suatu saat kembalilah, negeri ini membutuhkanmu.
    Tasniem Fauzia Rais
    Penulis, puteri Amien Rais (1986 - )
    - +
    +4
Semua kata bijak dan ucapan terkenal negeri akan selalu Anda temukan di JagoKata.com (halaman 4)