Kata-kata Bijak: mutlak-mutlakan

  • Bahwa hidup harus tetap berjalan, itu memang mutlak diperjuangkan. Sedikit saja terlena dengan keterpurukan, kita akan terseret arusnya, lalu tenggelam.
  • Kebebasan itu justru hal mutlak dalam pernikahan. Kamu harus memberi ruang gerak bagi pasangannya. Tentu, harus disertai tanggung jawab dan kesetiaan. Dan itu semua datangnya datang dari cinta, saling memberi dan saling menerima, yang kita jaga dan komunikasi.
  • Persamaan teologis antara dua agama tidak akan mungkin ada, kalau diartikan sebagai hak merumuskan kebenaran mutlak Tuhan. Namun persamaan kedudukan dimuka hukum dapat ditegakkan, selama ada yang memberi perlakuan sama.
  • Peraturan dan undang-undang tidak slalu sama dengan keadilan, ia bahkan bisa saja bertentangan denganprinsip keadilan. Undang-undang memiliki relativitasnya sendiri dan tidak mutlak sebagaimana firman Tuhan.
  • Tidak ada kebenaran mutlak, semua kebenaran adalah separo kebenaran. Mereka yang coba memperlakukannya sebagai kebenaran mutlak itulah yang berperan sebagai setan.
  • Hidup tanpa cinta laksana sebuah pohon tanpa bunga dan buah. Cinta tanpa keindahan laksana bunga tanpa keharuman dan laksana buah tanpa biji. Hidup, cinta dan keindahan adalah tiga perkara dalam satu inti, yang berdiri sendiri, mutlak dan tidak bisa dipindahkan atau diubah.
  • Ada jeda, karena kekuatan manusia tidak akan tahan menari tanpa henti; dan setiap orang harus mencapai titik panjangnya sujud mutlak.
  • Bukankah masalah ketuhanan memang rumit? Mungkin sengaja dibuat rumit oleh Tuhan, agar kita tertuntut untuk senantiasa berada dalam upaya pencarian hakikat-Nya, walaupun itu tidak akan pernah tercapai. Upayanya yang penting, bukan tercapainya hasil mutlak.
+5

Kata-kata Bijak 1 s/d 10 dari 62.

  • Achmad Mustafa Bisri
    Achmad Mustafa Bisri
    Penyair dan penulis kolom dari Indonesia 1944-
    ajax-loader
    - +
    +400
    Adalah terlalu berani membawa ayat-ayat dan sunah Rasul SAW untuk kepentingan politik praktis. Itu merupakan pelecehan dan sekaligus membuat umat bingung. Lihatlah, tokoh partai ini menggunakan ayat dan hadis ini untuk mendukung partainya. Apa ini tidak membingungkan masyarakat? Bila kemudian, dengan menggunakan sabda Allah dan Rasul-Nya, masyarakat awam meyakininya sebagai kebenaran mutlak, apa tidak terjadi sikap mutlak-mutlakan antar pendukung partai? Kalau tidak mengerti politik, mbok sudah, rela saja tidak usah berpolitik, daripada membawa-bawa agama. Apakah tokoh-tokoh yang suka membawa-bawa ayat dan hadis itu tidak memikirkan akibatnya di dunia maupun di akhirat kelak? Bagaimana kalau masing-masing pendukung yang awam itu meyakini bahwa mendukung partainya sama dengan mendukung agama dan memperjuangkan partainya sama dengan jihad fi sabilillah?
    Sumber: Lukisan Kaligrafi 15
  • Abdurrahman Wahid
    Abdurrahman Wahid
    Presiden ke-4 Indonesia 1940-2009
    ajax-loader
    - +
    +93
    Bukankah masalah ketuhanan memang rumit? Mungkin sengaja dibuat rumit oleh Tuhan, agar kita tertuntut untuk senantiasa berada dalam upaya pencarian hakikat-Nya, walaupun itu tidak akan pernah tercapai. Upayanya yang penting, bukan tercapainya hasil mutlak.
    Sumber: Tuhan Tidak Perlu Dibela 74
  • Khalil Gibran
    Khalil Gibran
    Penulis dan pelukis dari Lebanon-Amerika 1883-1931
    ajax-loader
    - +
    +79
    Hidup tanpa cinta laksana sebuah pohon tanpa bunga dan buah. Cinta tanpa keindahan laksana bunga tanpa keharuman dan laksana buah tanpa biji. Hidup, cinta dan keindahan adalah tiga perkara dalam satu inti, yang berdiri sendiri, mutlak dan tidak bisa dipindahkan atau diubah.
  • Alice Walker
    Alice Walker
    Penulis dan pengkritik dari Amerika Serikat 1944-
    ajax-loader
    - +
    +35
    Keluarga saya adalah keluarga petani miskin, dan kami hidup di bawah pemisahan yang mutlak.
    Asli: My family was a poor farming family, and we lived under absolute segregation.

  • Raden Adjeng Kartini
    Raden Adjeng Kartini
    Pahlawan Nasional Indonesia, feminis dan guru 1879-1904
    ajax-loader
    - +
    +34
    Sepanjang hemat kami, agama yang paling indah dan paling suci ialah Kasih Sayang. Dan untuk dapat hidup menurut perintah luhur ini, haruskah seorang mutlak menjadi Kristen? Orang Buddha, Brahma, Yahudi, Islam, bahkan orang kafir pun dapat hidup dengan kasih sayang yang murni.
  • Emha Ainun Nadjib
    Emha Ainun Nadjib
    Seorang seniman, budayawan, penyair, serta intelektual asal Indonesia. 1953-
    ajax-loader
    - +
    +29
    Peraturan dan undang-undang tidak slalu sama dengan keadilan, ia bahkan bisa saja bertentangan denganprinsip keadilan. Undang-undang memiliki relativitasnya sendiri dan tidak mutlak sebagaimana firman Tuhan.
    Sumber: Markesot Bertutur
  • Fidel Castro
    Fidel Castro
    Revolusioner dan politisi Kuba 1926-
    ajax-loader
    - +
    +28
    Saya memulai revolusi dengan 82 orang. Jika saya harus melakukannya lagi, dengan keyakinan mutlak saya akan melakukannya bersama 10 atau 15 orang. Jangan persoalkan seberapa kecil diri Anda.
    Asli: Empecé revolución con 82 hombres. Si tuviera que hacerlo de nuevo, lo hago con 10 o 15 y la fe absoluta. No importa lo pequeño que son si usted tiene fe y el plan de acción.
  • Inggrid Sonya
    Inggrid Sonya
    Penulis dari Indonesia 1997-
    ajax-loader
    - +
    +21
    Ibarat sebuah film, hidup adalah sebuah panggung sandiwara. Yang memerlukan tokoh-tokoh terkait untuk menghidupkan film itu. Tokoh yang lebih dari dua adalah hal mutlak untuk sebuah film. Dan jika tokohnya tinggal satu orang, tanpa tokoh pembantu, atau lawan, bisa dikatakan film itu telah berakhir, bukan?.
    Sumber: Revered Back 117
  • Jimmy Carter
    Jimmy Carter
    Negarawan, 39e presiden dari Amerika Serikat 1924-
    ajax-loader
    - +
    +21
    Komitmen kami untuk hak asasi manusia harus mutlak, hukum kita adil, keindahan alam kita dilestarikan; yang kuat tidak harus menganiaya yang lemah dan martabat manusia harus ditingkatkan.
    Asli: Our commitment to human rights must be absolute, our laws fair, our natural beauty preserved; the powerful must not persecute the weak and human dignity must be enhanced.
  • Abdurrahman Wahid
    Abdurrahman Wahid
    Presiden ke-4 Indonesia 1940-2009
    ajax-loader
    - +
    +17
    Persamaan teologis antara dua agama tidak akan mungkin ada, kalau diartikan sebagai hak merumuskan kebenaran mutlak Tuhan. Namun persamaan kedudukan dimuka hukum dapat ditegakkan, selama ada yang memberi perlakuan sama.
    Sumber: Tuhan Tidak Perlu Dibela 84
Kata-kata mutlak-mutlakan - quotes, kata-kata bijak dan kutipan mutlak-mutlakan yang terbaik dan terkenal: 62 ditemukan